Catat ! Inilah 5 Perbedaan Hub dan Switch

40
perbedaan hub dan switch

Bidhuan.id – Apa anda tahu beberapa hal yang menjadi perbedaan hub dan switch? Jika diperhatikan sekilas kedua benda ini memiliki kemiripan, baik dari segi bentuk maupun juga fungsi. Akan tetapi, jika ditelusuri lebih lanjut maka kita akan tahu bahwa kedua benda ini memiliki peran dan fungsi yang cenderung tidak sama.

Memang, salah satu fungsi dari keduanya adalah sebagai penghubung port yang terdapat di komputer. Namun fungsi yang dimiliki oleh hub dan juga switch lebih dari itu. Untuk itulah kami akan memberikan informasi yang penting untuk anda semuanya tentang apa saja perbedaan hub dan switch. Sebelum itu, kami akan memberikan penjelasan tentang defisini dari keduanya.

Pengertian Hub dan Switch

1. Pengertian Hub

Jika ada yang bertanya mengenai definisi hub. Maka anda harus menjawab bahwa ia merupakan perangkat yang memungkinkan anda mengirimkan data dari komputer dengan menggunakan port yang telah disediakan. Hub juga biasanya digunakan sebagai penghubung untuk segmen LAN atau Local Area Network. Port yang dimiliki oleh hub bermacam-macam. Ada yang memiliki 4, 5, dan lebih.

Selain itu, ada dua jenis hub yakni hub aktif dan hub pasif. Hub yang berperan sebagai hub aktif, maka ia memiliki fungsi sebagai repeater. Maksudnya, hub tersebut akan digunakan sebagai penguat sinyal. Sementara untuk hub yang bersifat pasif, ia berperan untuk mengirimkan dan membagi sinyal masuk yang kemudian akan dikirimkan ke seluruh jaringan yang terhubung dengannya.

Baca: Ini Dia Gejala dan Cara Mencegah Sindrom Penglihatan Komputer

2. Pengertian Switch

Switch juga dibagi menjadi dua, yakni switch unmanaged dan switch managed. Bagi anda yang memiliki jaringan dengan jangkau yang tidak jauh alias kecil, maka disarankan anda menggunakan switch unmanaged. Misalnya untuk jaringan di rumah, ruko, warnet, maupun kantor kecil. Tipe yang satu ini terkenal lebih mudah dan praktis sehingga anda tidak perlu melakukan pengaturan tertentu.

Namun, jika jaringan tersebut memiliki jangkauan yang luas, maka anda harus menggunakan switch managed. Dengan tipe switch yang satu ini membuat anda bisa membuat sebuah VLAN atau virtual LAN.

Perbedaan Hub dan Switch

1. Perbedaan hub dan switch pada layer OSI

perbedaan hub dan switch

Seperti yang sudah kami jelaskan bahwa hub dan switch memiliki fungsi yang hampir sama. Namun jika ditelusuri lebih lanjut, maka kita akan mengetahui bahwa kedua benda ini memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Salah satu perbedaan yang menonjol adalah mereka bekerja pada layer OSI yang tidak sama.

Layar OSI atau Open System Interconnection memiliki 7 layer. Hub bekerja pada layer OSI urutan pertama yang mana ia berperan sebagai pengirim dan juga. Maksudnya, hub hanya berperan sebagai pengirim data saja. Sementara itu, switch masih ke dalam layer urutan 2. Artinya switch memiliki kemampuan untuk menambah Mac Address terhadap sebuah paket yang kita sebut sebagai Data Link.

2. Perbedaan hub dan switch terletak pada cara kerjanya

Perbedaan kedua yang harus anda ketahui adalah hub dan juga switch memiliki cara kerja yang berbeda. Sebenarnya ketika memahami bahwa keduanya terletak pada layer OSI tidak sama, maka secara otomatis cara kerjanya pun akan berbeda. Hub hanya berperan sebagai pengirim dan juga penerima sinyal dari komputer yang sebelumnya sudah terhubung ke port melalui kabel.

Di sisi lain, switch merupakan perangkat yang memiliki cara kerja lebih kompleks. Switch bukan hanya bisa digunakan untuk mengirim maupun menerima sinyal. Perangkat ini juga dapat memproses informasi yang terletak pada Data Link. Informasi tersebut berupa Mac Address dari setiap perangkat yang terkoneksi dengannya.

3. Tingkat kehandalan juga menjadi perbedaan hub dan switch

perbedaan hub dan switch

Jika ada pertanyaan mana yang lebih handal antara hub dan switch? Sudah tentu jawabannya yaitu switch. Namun apakah anda tahu mengapa hal tersebut bisa terjadi? Perlu anda tahu bahwa switch menerapkan sebuah sistem berupa seleksi terhadap perangkat yang terkoneksi padanya.

Switch memiliki hak untuk memilih mana saja perangkat yang dapat terhubung dengannya melalui sebuah Mac Address. Namun hub tidak memiliki fungsi yang seperti ini. Maka dari itu, bisa disimpulkan bahwa switch lebih handal jika dibandingkan dengan hub yang hanya menerima dan mengirimkan data melalui dan kepada komputer yang dituju.

4. Perbedaan hub dan switch terletak pada kecepatan transfer data

Seperti yang sudah kami jelaskan bahwa switch memiliki kemampuan untuk memilih mana saja perangkat yang bisa terhubung dengannya. Dengan kelebihan yang dimiliki tersebut sudah pasti membuatnya memiliki kecepatan transfer data yang lebih baik dibandingka dengan hub.

Baca juga: Apa Itu Flowchart? (Pengertian, Tujuan, Fungsi, Simbol, Jenis dan Contoh)

Sementara itu, karena fungsi hub hanya menerima dan juga mengirim sinyal, maka sinyal tersebut akan dibagi-bagi sesuai dengan perangkat yang terhubung padanya. Inilah yang menjadi alasan mengapa kecepatan transfer data yang dimiliki oleh hub cenderung lebih lambat.

5. Sistem pengaturan juga menjadi perbedaan antara hub dan switch

perbedaan hub dan switch

Bagi anda yang ingin menggunakan perangkat dengan pengaturan yang tidak ribet, maka anda bisa menggunakan hub. Namun, jika anda memutuskan menggunakan switch maka anda harus melakukan beberapa pengaturan terlebih dahulu. Pengaturan ini hanya berlaku bagi switch dengan tipe manage maupun smart manage.

Anda bisa menentukan sendiri mana saja perangkat yang anda izinkan terhubung maupun tidak alias anda blokir. Jadi anda memiliki hak untuk melakukan pengaturan terhadap segmen jaringan lokal. Anda bisa membaginya menjadi 2 atau lebih. Inilah yang dinamakan sebagai VLAN atau Virtual Local Area Network.

Demikian informasi seputar apa saja perbedaan hub dan switch. Semoga bermanfaat.