45 Butir-Butir Pancasila (Mulai Sila Pertama Sampai Sila Kelima)

180

Bidhuan.id – Apakah Anda tahu apa saja butir butir pancasila? Pancasila merupakan ideologi dan dasar negara Indonesia. Setiap warga negara Indonesia wajib meyakini bahwa Pancasila merupakan identitas bangsa yang membedakan antara warga Indonesia dengan warga dari negara lainnya. Selain itu, mereka juga berkewajiban mengamalkan setiap nilai yang terkandung di dalam pancasila untuk seluruh kehidupan mereka.

Pancasila berasal dari dua kata yang kesemuanya tersebut merupakan bahasa Sansekerta. Panca yang berarti lima dan Sila yang merupakan dasar. Jadi, pancasila merupakan sebuah dasar negara Indonesia yang berjumlah lima. Ada butir-butir pancasila yang harus diketahui dan diamalkan oleh setiap warga negara Indonesia. Seperti yang kita tahu semuanya bahwa terdapat 5 nilai pancasila, yakni:

  • Ketuhanan yang Maha Esa
  • Kemanusiaan yang adil dan beradab
  • Persatuan Indonesia
  • Kerakyataan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Dengan tujuan untuk mempermudah warga negara Indonesai memahami pancasila dan juga lebih mudah untuk diamalkan, pamerintah telah menyusun sebuah pedoman penghayatan dan juga pengamalan pancasila atau yang disingkat P4 yang kemudian disahkan melalui Tap MPR Nomor II/MPR/1978.

Baca: Respon Ridwan Kamil Ketika Netizen Mentertawakan Status FB-nya Tentang Pancasila

Apa Saja Butir-butir Pancasila?

Dengan adanya ketetapan tersebut, menghasilkan butir pancasila yang berjumlah 45. Angka tersebut merupakan sebuah representasi dari kelima sila yang ada. Ke-45 butir pancasil tersebut terbagi menjadi:

  • Sila pertama yang berjumlah 7 butir
  • Sila kedua yang berjumlah 10 butir
  • Sila ketiga yang berjumlah 7 butir
  • Sila keempat yang berjumlah 10 butir
  • Sila kelima yang berjumlah 11 butir

Di bawah ini akan kami jelaskan apa saja butir-butir pancasila yang ada. Dengan begitu, Anda bisa mengetahuia dan bisa mengamalkan setiap butir yang ada demi terciptanya sebuah negara dengan penduduk yang baik, rukun, dan sejahtera.

1. Butir-butir pancasila sila ke1

Kita tahu bahwa sila pertama berbunyi ‘Ketuhanan yang Maha Esa’. Dari sila pertama ini lahir setidaknya 7 butir, diantaranya:

butir-butir pancasila

  • Bangsa Indonesia telah berkeyakinan, percaya, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Masyarakat Indonesia bertaqwa dan percaya kepada Tuhan berdasarkan agama yang dianut atau diyakininya dengan berdasarkan nilai kemanusiaan yang adil dan juga beradab.
  • Mengembangkan sebuah sikap saling menghormati diantara sesama pemeluk agama dengan tidak saling mencela antara agama yang satu dengan agama yang lainnya.
  • Membina kerukunan dan toleransi diantara pemeluk agama serta kepercayaan pada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Meyakini bahwasanya agama dan juga kepercayaan merupakan hal yang berkaitan dengan hubungan pribadi antara manusia dengan Tuhan.
  • Mengembangkan sebuah sikap hormat-menghormati akan adanya kebebasan di dalam memeluk agama berdasarkan apa yang diyakininya.
  • Tidak memaksa orang lain untuk mengikuti satu agama tertentu.

2. Butir-butir pancasila sila ke-2

Adapun butir-butir yang terkandung di dalam sila ke2, yaitu:

  • Memperlakukan dan juga mengakui manusia berdasarkan harkat serta martabatnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan.
  • Mengakui adanya persamaan hak, kewajiban, dan derajat tanpa harus membedakan suku, agama, ras, budaya, keturunan, jenis kelamin, warna kulit, kedudukan sosial, dan lain sebagianya.
  • Adanya sikap mencintai diantara sesama manusia.
  • Memiliki sikap tenggang rasa dan juga tepa selira.
  • Tidak boleh semena-mena kepada orang lain.
  • Gemar melakukan dan membantu kegiatan sosial.
  • Memiliki keberanian membela keadilan dan kebenaran.
  • Meyakini bahwa bangsa Indonesia merupakan bagian dari semua umat manusia.
  • Memiliki sikap saling menghormati dan juga bekerjasama.

Baca: BPJS Rampok Uang Peserta Jamsostek dan Dilegalkan Undang-Undang

3. Butir-butir pancasila sila ke-3

butir-butir pancasila

Butir-butir yang terkandung dalam sila ke-3 yaitu:

  • Mampu menempatkan kepentingan, keselamatan, persatuan, dan juga kesatuan negara untuk diijadikan kepentingan bersama dan harus berada diatas kepentingan pribadi.
  • Jika diperlukan, maka harus bersedia rela bekorban untuk kepentingan bangsa.
  • Memiliki sikap cinta tanah air.
  • Memiliki kebanggaan bertanah air serta berkebangsaan Indonesia.
  • Ikut membantu dalam ketertiban dunia dengan berdasarkan pada kemerdekaan, perdamaian abadi, serta keadilan sosial.
  • Mengembangkan persatuan dengan berdasarkan Bhineka Tunggal Ika.
  • Ikut memajukan pergaulan demi terciptanya persatuan dan juga kesatuan bangsa.

4. Butir-butir pancasila sila ke-4

Adapun untuk sila keempat memiliki butir-butir pancasila berupa:

  • Sebagai warga Indonesia dan juga warga masyarakat memiliki hak dan kedudukan serta kewajiban yang sama.
  • Dilarang memaksakan kehendak kepada orang lain.
  • Lebih mengutamakan penyelesaian masalah dengan jalan musyawarah demi tercapainya kepentingan bersaama.
  • Musyawarah yang dilakukan harus bertujuan untuk kemufakatan bersama dengan diselimuti semangat kekeluargaan.
  • Saling menghargai dan menjunjung tinggi keputusan yang didapatkan dari hasil musyawarah tersebut.
  • Menerima hasil dari keputusan musyawarah dengan i’tikad yang baik serta rasa tanggung jawab.
  • Mementingkan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi atau kelompok.
  • Musyawarah yang dilakukan tersebut harus berdasarkan hati nurani dan akal sehat.
  • Keputusan yang nantinya diambil harus dapat dipertanggung jawabkan kepada Tuhan, menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan juga keadilan, serta lebih mengutamakan persatuan dan juga kesatuan demi meraih kepentingan bersama.

Baca: Kurs Pajak 31 Desember 2017 (Nilai dan Perubahannya di Indonesia)

5. Butir-butir pancasila sila ke-5

Untuk butir-butir pancasila pada sila ke-5 adalah sebagai berikut:

  • Mampu menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  • Memiliki sikap adil pada sesama.
  • Saling menghormati.
  • Memiliki sikap suka bekerja keras.
  • Memiliki sikap mampu menghargai hasil kerjaan atau karya orang lain yang bermanfaat demi kesejahteraan dan kemajuan bangsa.
  • Mengembangkan sebuah perbuatan yang mencerminkan susana dan sikap kekeluargaan dan juga gotong royong.
  • Tidak menggunakan hak milik pada hal-hal yang berpotensi menimbulkan pemborosan dan juga gaya hidup mewah.
  • Tidak memanfaatkan hak maupun usaha yang dimilikinya dengan tujuan memeras orang lain.
  • Gemar melakukan berbagai kegiatan demi terciptanya keadilan dan kemakmuran yang merata.