Arti Lambang Garuda Pancasila (Lengkap)

98
arti lambang garuda pancasila

Bidhuan.id – Beberapa hari lagi kita akan sama-sama merayakan HUT RI yang ke 74, namun sebelum itu apakah anda sudah tahu arti lambang garuda pancasila? Semua orang Indonesia atau bahka orang luar negeri juga paham bahwa Indonesia memiliki lambang negara berupa burung Garuda. Hal ini seperti apa yang termaktub dalam UUD 1945 dan kemudian dipertegas dengan dikeluarkannya PP No. 66, 1951.

Sementara itu, untuk penulisan secara resmi mengenai lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI termaktub dalam pasal 36 A, dimana isinya berbunyi ‘Lambang Negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyak Bhineka Tunggal Ika’. Lalu sebenarnya apa arti lambang garuda pancasila tersebut?

Arti Lambang Garuda Pancasila

Memahami sebuah arti lambang negara, seperti lambang garuda pancasila merupakan hal yang harus ditanamkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Maka dari itu, informasi mengenai lambang negara tersebut diajarkan di jenjang sekolah melalui pelajaran PKn atau civics education.

Baca: Respon Ridwan Kamil Ketika Netizen Mentertawakan Status FB-nya Tentang Pancasila

Berikut ini akan kami jelaskan secara lengkap seputar apa saja arti lambang garuda pancasila lengkap dengan semua bagian yang berkaitan dengannya. Diharapkan setelah mempelajari informasi ini anda benar-benar paham dan bisa memberitahu orang lain yang membutuhkan informasi ini.

1. Makna burung garuda sebagai lambang pancasila

Mengapa Indonesia harus memilih burung garuda? Padahal ada banyak hewan lainnya yang bahkan lebih perkasa dan lebih hebat dibandingkan garuda. Perlu anda tahu bahwa menurut mitologi kuno, burung garuda merupakan burung yang dijadikan sebagai tunggangan Dewa Wisnu yang memiliki bentuk mirip dengan burung Rajawali. Filosofi penggunaan burung garuda adalah agar supaya Indonesia dapat menjadi negara yang kuat dan besar.

Burung tersebut berwarna keemasan yang melambangkan sebuah kejayaan dan keagungan. Burung tersebut juga memiliki cakar, sayap, paruh, dan juga ekor yang melambangkan sebuah tenaga serta pembangunan. Maknanya, Indonesi akan menjadi sebuah negara yang besar dan maju dan akan terus jaya. Filosofi inilah yang ingin disampaikan kepada semua masyarakat Indonesia.

Sementara itu, jika anda perhatikan bahwa burung garuda tersebut memiliki bulu yang memang dibuat dengan jumlah tertentu. Di bawah ini akan kami uraiakan tentang jumlah bulu yang ada pada masing-masing bagian burung garuda tersebut.

  • Bulu yang berada di bagian sayap memiliki jumlah sebanyak 17 helai. Hal ini merujuk pada tanggal dimana Indonesia merdeka.
  • Bulu yang berada pada ekor jumlahnya 8 helai yang merepresantikan bulan dimana Indonesia merdeka, yakni bulan kedelapan.
  • Bulu yang ada di bawah perisai atau yang terletak di pangkal ekor memiliki jumlah 19 yang menandakan tahun 19.
  • Sementara itu, bulu yang berada di bagian leher berjumlah 45 yang merupakan tahun 45.

2. Arti lambang garuda pancasila menghadap ke kanan

arti lambang garuda pancasila

Lalu mengapa burung garuda tersebut harus menghadap kanan? Mengapa tidak menghadap ke kiri? Pertanyaan ini juga sering dilontarkan, khususnya mereka yang memang penasaran dan mungkin sedang mendapat materi di sekolah berupa lambang negara.

Baca: Video dan Meme Ucapan Selamat Sumpah Pemuda yang Buat Bangga Netizen

Alasan mengapa burung garuda menghadap ke kanan adalah karena ingin menunjukkan bahwa Indonesia akan selalu membela kebenaran. Kita tahu bahwa filosifi kanan merepresentasikan hal-hal positif atau hal-hal yang baik. Sementara itu, kiri memiliki filosofi sesuatu yang buruk. Oleh sebab itulah lambang garuda pancasila menghadap ke kanan.

3. Arti perisai pada lambang garuda pancasila

arti lambang garuda pancasila

Pada lambang garuda tersebut terdapat sebuah perisai yang digantungkan di leher. Sebenarnya, makna yang terkandung dalam burung garuda tidak selalu berkaitan dengan jumlah bulu maupun juga mengapa harus memilih burung garuda, melainkan juga berkaitan dengan perisai yang mengelilingi lehernya.

Perlu anda tahu bahwa sejak dahulu perisai selalu dikenal sebagai tameng di Nusantara yang mana ia digunakan sebagai senjata untuk pertahanan, perjuangan, dan juga perlindungan agar supaya bisa menggapai tujuan. Perisai tersebut juga terdapat garis hitam yang menandakan bahwa negara Indonesia dilintasi garis khatulistiwa serta memiliki iklim tropis.

Tidak sampai di situ, perisai tersebut juga berwarna merah dan putih yang menandakan bendera negara Indonesia. Pada perisai tersebut juga memiliki 5 ruang yang digunakan sebagai dasar pancasila yang akan kami jelaskan selengkapnya di bawah ini.

Baca: Benarkah Persipuramania Gelar Aksi Bakar Bendera? Ini Gambar dan Faktanya.

  • Bintang Tunggal
    • Bintang tunggal sebagai sila pertama yang berarti “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Bintang tersebut memiliki sudut berjumlah 5 dengan background hitam yang menandakan sebuah cahaya rohani untuk seluruh umat manusia, seperti cahaya Sang Pencipta.
  • Rantai Emas
    • Rantai emar merupakan simbol dari sila kedua yang berbunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”.
    • Simbol tersebut memiliki rantai dengan gelang kecil sebagai penyusunnya yang juga berbentuk lingkaran dan persegi. Pada bagian latar belakang berwarna merah.
    • Maksud dari simbol ini adalah agar supaya manusia saling membantu. Bentuk gelang berbentuk persegi merupakan simbol dari pria. Sementara gelang yang berbentuk lingkaran melambangkan wanita.
  • Pohon Beringin
    • Simbol ini menandakan sila ketiga yang berbunyi “Persatuan Indonesia”.
    • Pohon beringin tersebut berakar tunggang yang masuk ke tanah. Pohon tersebut jgua memiliki latar belakang berupa warna putih.
    • Ini menandakan bahwa Indonesia merupakan negara berbentuk kesatuan.
  • Kepala Banteng
    • Maknanya seperti yang ada sila ke-4 yang berbunyi “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Semua permasalahan harus diputuskan secara musyawarah untuk mencapai kesepatakan atau demi kemufakatan bersama.
  • Padi dan Kapas
    • Padi dan Kapas melambangkan sila ke-5 yakni “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”.
    • Masyarakat Indonesia harus menghindari kesenjangan sosial antar sesama rakyat Indonesia.

Demikian penjelasan kami mengenai arti lambang garuda pancasila. Semoga bermanfaat.