6 Prospek Kerja Manajemen yang Banyak Dicari

81
prospek kerja manajemen
prospek kerja manajemen

Bidhuan.id – Apa anda pernah ditanya seputar prospek kerja manajemen? Sekarang tidak sedikit orang tua atau mahasiswa itu sendiri yang bertanya kira-kira seperti apa prospek kerja dari jurusan yang mereka ambil atau dalam hal ini manajemen. Tidak sedikit juga orang yang berpendapat jika jurusan manajemen memiliki prospek kerja yang lebih baik dibandingkan dengan jurusan yang lainnya.

Bahkan mungkin ada beberapa situs yang menerangkan jika ada banyak prospek kerja manajemen yang bisa menjadi peluang. Peluangnya pun tidak sembarangan dan tidak kecil karena peluang kerja jurusan manajemen menunjukkan bahwa jurusan ini memang banyak yang mencarinya. Memang hal yang wajar mengetahui prospek kerja dari jurusan yang kita ambil.

Bahkan seharusnya sebelum mendaftar ke jurusan tersebut, kita sudah menanyakan pada diri kita kira-kira seperti apa peluang kerja yang dimiliki oleh jurusan tersebut. Apakah peluang kerja yang dimilikinya mampu memberikan kepuasan dan keuntungan serta mampu menjadikan kita memiliki kehidupan yang layak? Untuk itulah perlunya pemikiran yang matang dalam memilih jurusan.

Anda memang bisa langsung memilih jurusan karena anda suka atau karena passion anda di sana. Akan tetapi, anda juga tidak bisa mengabaikan masa depan anda karena prospek kerja merupakan hal yang sangat penting yang tidak boleh diabaikan. Untuk itu di bawah ini kami akan memberikan referensi tentang beberapa prospek kerja yang dimiliki oleh jurusan manajemen.

Baca: Hal-hal yang Harus Diperhatikan Bagi Lulusan Apoteker Baru

Apa Saja Materi yang Diterima Di Jurusan Manajemen?

Mereka yang mengambil mata kuliah manajemen sebenarnya akan mendapatkan materi seperti di bawah ini:

  • Materi untuk menyusun rencana, mengorganisasikan, membentuk, serta menyusun struktur organisasi dengan beserta gaya kepemimpinan, staff, dan lain-lain.
  • Tugas serta tanggung jawab dari manajemen fungsional, seperti keuangan, operasional, SDM, pemasaran.
  • Mendapatkan materi tentang penyelesaian masalah yang terjadi pada operasional dan juga manajerial serta bagaimana cara menemukan solusi terbaik.
  • Menyusun perencanaan bisnis
  • Mengumpulkan dan memproses data serta menganalisa berbagai informasi yang ada pada aktivitas penelitian.
  • Memahami tentang konsep, teori, metode, dan lain-lain yang ada kaitannya dengan kemampuan manajerial.

1. Pengajar 

Prospek kerja manajemen yang pertama adalah menjadi guru, dosen, atau tenaga pendidikan. Para lulusan manajemen memiliki peluang yang sangat lebar untuk melanjutkan studinya sampai jenjang S2 atau S3 dan setelah itu dia bisa menjadi seorang dosen dan mengabdikan dirinya di kampus terbaik atau kampus dimana dia pernah meraih gelas S1.

Mereka para lulusan manajemen memang mempunyai prospek kerja yang cukup besar di dunia pendidikan. Hal ini karena banyaknya beasiswa dalam maupun luar negeri. Selain itu, pertumbuhan jurusan ini di berbagai universitas juga cukup bagus sehingga peluang kerjanya memang masih terbuka lebar.

2. Konsultan bisnis

Konsultan bisnis
Konsultan bisnis

Seseorang yang mengambil jurusan manajemen akan berpeluang menjadi konsultan bisnis. Konsultan bisnis merupakan seseorang yang akan memberikan saran, masukan, serta arahan pada perusahaan agar berkembang lebih baik. Saran yang diberikan bisa berkaitan dengan tindakan operasional maupun konseptual.

Konsultan bisnis memiliki kewenangan serta tugas untuk memberikan saran yang berhubungan dengan perencanaan bisnis, peningkatan SDM, analisis kerja, serta penentuan di dalam memberikan prestasi dan juga acuan kerja.

3. Konsultan perbankan

Selain menjadi konsultan bisnis, prospek kerja manajemen juga bisa menjadi seorang konsultan perbankan. Mereka yang merupakan para lulusan terbaik dapat menjadi seorang yang akan memberikan saran dan masukan pada lembaga perbankan. Adapun tugas yang dijalankan oleh para konsultan perbankan yakni memberikan arahan dan saran yang lebih spesifik mengenai perbankan dan juga tentang bagaiamana perkembangan di dunia perbankan tersebut.

Baca juga: Kesan Pertama Apoteker Bekerja di RS Melelahkan, Selanjutnya Jatuh Cinta

4. Manajer atau staff marketing

Jurusan manajemen juga memiliki peluang untuk menjadi seorang staff maupun manajer pemasaran atau marketing. Bidang pemasaran ini menjadi bidang yang memang menuntut banyak skill atau kemampuan dari pelamar. Maka dari itu, tidak heran jika mereka yang hendak melamar jadi bagian marketing harus memiliki sederet kemampuan yang memang bisa diandalkan.

Bayangkan saja jika ada orang yang tidak mempunyai kemampuan marketing dan dia malah tidak bisa menarik atau meyakinkan konsumen. Yang ada produk maupun jasa yang ditawarkan malah sepi peminat. Oleh karena itu, seorang yang hendak melamar bagian marketing harus memastikan bahwa dia memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Selian itu, dia juga harus mempunyai kemampuan dalam meyakinkan konsumen agar mau membeli produk maupun jasa yang ditawarkan.

5. Staff atau manajer SDM

Staff atau manajer SDM
Staff atau manajer SDM

Prospek kerja manajemen yang kelima adalah menjadi seorang staff atau bahkan manajer yang mengurusi sumber daya manusia. Fungsi atau tugas dari seseorang yang menjabat sebagai manajer SDM adalah untuk mengelola SDM yang ada di dalam perusahaan agar mereka memiliki kinerja yang efektif dan efisien.

Biasanya mereka yang menjabat sebagai manajer SDM adalah mengurus hal-hal yang berkiatan dengan penerimaan karyawan baru, kesehatan karyawan, kesejahteraan karyawan, pelatihan karyawan, dan juga hal-hal lainnya yang membantu dalam meningkatkan kinerja karyawan.

6. Staff atau manajer unit produksi

Jika ada perusahaan yang bergerak di bidang produksi barang dan jasa, pasti mereka memerlukan seseorang yang ahli di bidang manajemen agar dapat mengatur seperti apa jalannya serta keberhasilan produksi. Biasanya mereka memiliki tugas untuk mengecek stok bahan baku, proses produksi sampai dengan barang tersebut sudah siap untuk dipasarkan. Maka dari itu jangan heran jika banyak lulusan manajemen yang bekerja sebagai staff maupun manajer pada divisi produksi.