Mecobalamin: Indikasi, Kontraindikasi, Dosis, dan Cara Penyimpanannya

68
Mecobalamin Indikasi, Kontraindikasi, Dosis, dan Cara Penyimpanannya
Mecobalamin Indikasi, Kontraindikasi, Dosis, dan Cara Penyimpanannya

Bidhuan.id – Pernah mengkonsumsi obat Mecobalamin? Obat ini juga dinamakan sebagai Methylcobalamin yang merupakan obat kimia dengan kandungan vitamin B12 di dalamnya. Fungsi Mecobalamin yang paling utama adalah untuk membantu dalam proses pembentukan sel darah merah. Obat ini efektif dalam mengatasi penyakit neuropati perifer dan beberapa jenis anemia.

Perlu anda ketahui bahwa kandungan obat ini berupa vitamin B12 ini juga berperan di dalam menurunkan kadar homosistein. Homosistein adalah salah satu jenis asam amino yang kerap dikaitkan dengan stoke, penyakit jantung, serta alzheimer. Bukan hanya itu saja, kandungan vitamin B12 juga berperan dalam proses pembentukan energi dalam tubuh.

1. Indikasi Mecobalamin

Indikasi Mecobalamin
Indikasi Mecobalamin

Berikut ini beberapa indikasi yang terkandung di dalam obat Mecobalamin:

  • Mecobalamin merupakan obat yang digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan karena kekurangan vitamin B12.
  • Mecobalamin bisa mengobati penyakit anemia megaloblastik.
  • Indikasi obat Mecobalamin yang lainnya yaitu sebagai obat untuk mengatasi penyakit neuropati perifer. Penyakit ini adalah sejenis nyeri maupun kebas yang disebabkan oleh kerusakan pada saraf tepi.

Baca: Obat Bebas (OTC): Jenis, Golongan, dan Contohnya

2. Kontraindikasi

Dikarenakan Mecobalamin adalah bentuk lainnya dari vitamin B12, maka sebenarnya obat ini aman dikonsumsi. Hanya saja, ketika mengkonsumsinya wajib memperhatikan takaran dosis dengan melihat kemasan obat tersebut. Selain itu, bagi seseorang yang memiliki riwayat alergi terhadap obat dengan vitamin B12, disarankan untuk tidak mengkonsumsi obat ini. Informasi selengkapnya bisa anda tanyakan kepada dokter.

3. Takaran Dosis Mecobalamin

Informasi yang tidak kalah penting yang harus anda ketahui sebelum mengkonsumsi obat adalah tentang dosisnya. Dosis yang tepat akan berpengaruh terhadap kefektifan obat ini. Itu artinya, jika anda mengkonsumsi dosis yang salah, kemungkinan obat ini tidak bisa bekerja secara maksimal dan berpotensi malah membahayakan kesehatan anda.

Informasi yang berkenaan dengan dosis Mecobalamin, bisa anda simak penjelasan di bawah ini:

  • Dosis Mecobalamin untuk pengobtan neuropati perifer
    • Dosis oral yang diberikan sebanyak 500 mcg/hari yang terbagi ke dalam 3 dosis
    • Perental: 500 mcg setiap hari injeksi untuk 3 kali injeksi per minggu.
  • Dosis Mecobalamin untuk pengobatan anemia defisiensi B12
    • 500 mcg untuk setiap hari injeksi yang diberikan sebanyak 3 kali dalam seminggu.
    • Sementara untuk dosis pemeliharaannya yaitu diberikan setelah 2 bulan melakukan pengobatan. Anda harus mengurangi dosis tunggal sebanyak 500 mcg untuk setiap 1 sampai dengan 3 bulan.

Lalu bagaimana dosis Mecobalamin untuk anak-anak? Sebenarnya belum ada ketentuan seputar dosis Mecobalamin yang diberikan kepada anak-anak. Jika memang diperlukan, anda bisa konsultasikan hal tersebut dengan dokter agar bisa mendapatkan informasi dosis yang sesuai dengan anak tersebut.

4. Efek Samping

Selain informasi tentang indikasi dan dosis, informasi seputar efek samping juga tidak kalah penting. Anda harus benar-benar paham apa saja efek samping yang kemungkinan bisa ditimbulkan obat ini, terutama bagi anda yang memerlukan obat ini untuk digunakan dalam waktu yang lama.

Beberapa efek samping yang mungkin saja bisa anda alami antara lain:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Sensasi panas

Selain itu, Mecobalamin juga berpotensi mengakibatkan efek samping yang bersifat cukup parah, seperti anafilaktik atau reaksi alergi yang parah. Anda harus segera menghentikan penggunaan Mecobalamin jika anda mengalami beberapa kondisi seperti berikut:

  • Biduran
  • Ruam kulit
  • Sulit bernapas
  • Mengalami pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, maupun tenggorokan

Baca juga: Kalium Diklofenak: Obat Anti Nyeri untuk Sakit Gigi hingga Kram saat Menstruasi

Perlu diperhatikan bahwa tidak semuanya efek samping Mecobalamin yang sudah disebutkan di atas akan dialami oleh setiap orang yang menggunakan obat ini. Mungkin saja ada satu atau beberapa efek samping yang bisa dialami. Bahkan kemungkinan juga tidak mengalami efek samping sama sekali.

Bagi anda yang mengalami efek samping selain yang kami sebutkan di atas, anda harus segera datang ke dokter. Hal ini juga berlaku bagi anda yang mengalami efek samping parah akibat menggunakan Mecobalamin.

5. Cara Menyimpan

Cara Menyimpan Mecobalamin
Cara Menyimpan Mecobalamin

Lalu bagaimana cara menyimpan obat Mecobalamin? Setiap obat pasti sudah menyertakan informasi yang berkenaan dengan bagaimana cara penyimpanannya. Menyimpan obat yang benar akan tetap menjaga kualitas obat tersebut sehingga tetap aman anda konsumsi. Sebaliknya, jika anda menyimpan Mecobalamin maupun obat lainnya sembarangan, kemungkinan obat tersebut kuaitasnya akan menurun.

Di bawah ini beberapa cara menyimpan Mecobalamin yang perlu anda perhatikan:

  • Simpanlah pada tempat yang tidak terkena sinar matahari maupun tempat yang lembab.
  • Anda dilarang untuk menyimpan di kamar mandi atau bahkan membekukan obat tersebut.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan anda jika anda.
  • Jika sudah habis masanya, anda harus segera membuangnya. Namun perlu diingat bahwa jangan membuang obat ini ke toilet atau saluran pembuangan di rumah anda, kecuali sudah ada instruksi dari dokter atau pihak terkait.

Kemungkinan masih terdapat beberapa cara penyimpanan yang benar. Untuk itu, anda bisa melihat tips penyimpanan obat ini di bagian kemasan obat tersebut. Anda juga bisa bertanya kepada dokter maupun pihak pembuangan limbah di tempat anda tentang prosedur pembuangan obat yang sudah habis masanya.

Baca: 20 Obat Migrain Generik dan Tradisional Untuk Mengatasi Sakit Kepala Sebelah

6. Amankah Mecobalamin Untuk Ibu Hamil?

Dengan semua informasi yang sudah kami berikan, pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah Mecobalamin aman digunakan oleh ibu hamil atau menyusui? Sebenarnya masih belum ada penelitian yang benar-benar memadai untuk dijadikan sebagai bukti akan terjadinya resiko menggunakannya bagi ibu hamil serta menyusui. Akan tetapi, semua kemungkinan pastinya bisa muncul kapan saja. Sementara itu, berdasarkan keterangan dari FDA atau Badan Pengawas Obat dan Makanan dari Amerika Serikat, Mecobalamin masih ke dalam obat kategori C.

Maksudnya, obat ini memiliki potensi menimbulkan resiko ketika digunakan dalam kondisi hamil atau menyusui. Jadi, yang harus anda lakukan adalah dengan berkonsultasi kepada dokter. Dokter pasti akan memberikan saran apakah obat ini memang aman digunakan ibu hamil dan ibu menyusui atau tidak.