Askep Nyeri : Pengertian, Tahapan, Fungsi, Dan Tujuan

141
Mengenal lebih jauh tentang askep nyeri
Mengenal lebih jauh tentang askep nyeri

Bidhuan.id – Apa yang anda ketahui tentang askep nyeri? Penjelasan kami kali ini akan membahas mengenai segala hal yang berhubungan dengan askep nyeri yang mana memang informasi ini masih terbilang minim. Selain itu, kami juga akan menjelaskan kepada anda mengenai pengertian dan apa saja tahapan askep nyeri yang perlu anda ketahui.

Askep nyeri merupakan sebuah singkatan dari Asuhan Keperawatan Nyeri. Perlu anda ketahui bahwa asuhan keperawatan itu sendiri merupakan sebuah proses yang berasal dari rangkaian kegiatan yakni berupa praktik langsung yang ditujukan kepada pasien yang terjadi dalam ranah pelayanan kesehatan. Melakukan askep tentu saja harus berdasarkan kaidah atau aturan yang berlaku sehingga tidak bisa seorang perawat atau pihak medis melakukan askep tanpa mengikuti prosedur yang berlaku.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Askep Nyeri

Jika kita merujuk pada pengertian yang telah dijelaskan oleh Ali, beliau menyebutkan bahawasanya keperawatan merupakan sebua metode asuah keperawatan yang bersifat ilmiah, dinamis, sistematis, dan juga dilakukan secara terus menerus serta berkesinambungan di dalam menemukan permasalahan kesehatan yang dialami oleh pasien atau klien.

Proses yang dilakukan secara sistematis tersebut nantinya akan berupa pengkajian, diagnosa, pelaksanaan, dan kemudian dilanjut dengan melakukan penilaian berupa tindakan perawatan. Salah satu alasan mengapa perlu dilakukan asuhan keperawatan atau askep adalah sebagai upaya untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan klien atau pasien.

Sebelum kami membahas lebih lanjtu seputar askep nyeri, kami ingin mengajak anda untuk mencermati inforasi seputar pernyataan ketua PAFI terkait profesi apoteker yang sudah kami bahas beberapa waktu yang lalu.

Askep Nyeri
Askep Nyeri

1. Tujuan askep nyeri

Jika ada pengertian, tentu ada tujuan. Askep nyeri memang memiliki beberapa tujuan utama dan penting yang harus anda pahami dengan betul. Beberapa hal yang berhubungan dengan tujuan dari dilakukannya askep nyeri antara lain seperti di bawah ini:

  • Askep nyeri dapat berguna untuk membantu setiap individu agar bisa lebih mandiri.
  • Askep nyeri bertujuan untuk membuat masyarakat agar supaya lebih peduli dan memperhatikan terhadap kesehatan.
  • Askep nyeri juga bertujuan untuk membantu dalam mengembangkan potensi di dalam memelihara kesehatan agar supaya orang tersebut tidak sampai bergantung kepada orang lain ketika ingin memelihara kesehatannya.
  • Askep nyeri bertujuan untuk membantu setiap individu agar supaya dapat mendapatkan derajat kesehatan yang tidak berbeda alias sama.

2. Fungsi askep nyeri

Mungkin banyak dari anda yang masih belum tahu bahwasanya askep nyeri memiliki beberapa fungsi yang akan kami jelaskan di bawah ini:

Baca: Cabut Gigi Saat Hamil: Penyebab, Bahaya dan Solusi Mengatasinya

  • Askep nyeri berfungsi di dalam memberikan bimbingan dan juga pedoman secara ilmiah dan sistematis untuk tenaga keperawatan agar supaya mereka dapat memecahkan masalah pasien atau klien dengan melalui askep atau asuhan keperawatan.
  • Askep nyeri berfungsi untuk memberikan ciri berupa profesionalisasi mengenai askep yang dilakukan dengan cara melakukan pendekatan terhadapat pemecahan masalah dan juga dilakukan dengan cara komunikasi yang dibangun secara baik dan efektif maupun juga efisien.
  • Selain itu, askep nyeri juga memiliki fungsi yang lainnya yakni untuk memberikan kebebasan kepada pasien atau klien di dalam mendapatkan pelayanan yang terbaik secara optimal sesuai dengan keinginannya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

3. Tahapan askep nyeri

Tahapan askep nyeri
Tahapan askep nyeri

Setelah kami menjelaskan kepada anda mengenai pengertian, fungsi, maupun juga tujuan yang terdapat pada askep nyeri yang juga penting untuk anda pahami.

  • Tahap pertama: Pengkajian
    • Tahap pertama ini di dalamnya berisi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pengumpulan data yang dilakukan secara lengkap dan juga sistematis. Tujuan dari pengumpulan data ini adalah agar nantinya bisa dilakukan pengkajian dan juga analisis sehingga akan ditemukan permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan maupun juga keperawatan yang dialami oleh pasien, baik berupa mental, fisik, atau juga sosial dan bahkan spiritual.
    • Sebenarnya untuk tahapan pengkajian ini masih ada turunannya lagi yang sama-sama memiliki tujuan masing-masing. Tahapan tersebut berupa pengumpulan data, analisis data, dan juga perumusan masalah.
  • Tahap kedua: Diagnosa keperawatan
    • Tahap kedua ini mengenai sebuah pernyataan yang berhubungan dengan respon manusia yang berupa status kesehatan atau juga perubahan pola yang terjadi pada suatu individu maupun juga kelompok. Di sini, perawatan secara akontabilitas bisa memberikan intervensi dan identifikasi untuk menurunkan, menjaga, merubah, maupun juga membatasi status kesehatan klien atau pasien.
    • Ada setidaknya 5 metode perumusan di dalam melakuka diagnosa keperawatan seperti actual, resiko, kemungkinan, wellness, dan juga syndrom.

Baca: Penyebaran Apoteker tidak Merata, Kutai Timur Sangat Membutuhkan

  • Tahap ketiga: Rencana keperawatan
    • Tahap tiga mengenai seluruh tindakan atau keputusan yang dilakukan oleh perawat terhadap pasien atau klien dalam upayanya untuk berpindah dari status kesehatan yang ia miliki saat ini ke status kesehatan yang nantinya akan diuraikan sesuai dengan apa yang diharapkan.
    • Rencana keperawatan ini nantinya juga bisa dijadikan sebagai pedoman tertulis yang digunakan sebagai upaya perawatan pasien. Karna rencana keperawatan tersusun dan terjadi secara terintegrasi, maka setiap perawatan sudah bisa dengan cepat mengidentifikasi dan menentukan tindakan perawatan yang tepat kepada pasien.
  • Tahap keempat: Implementasi keperawatan
    • Merupakan sebuah inisiatif dari sebuah rencana untuk dapat mencapai sebuah tujuan yang lebih spesifik. Tahap ini nantinya akan dimulai pada saat rencana tindakan telah dibuat dan sudah ditujukan kepada nursing orders.
  • Tahap kelima: Evaluasi
    • Tahap dari askep nyeri yang terakhir ini adalah sebuah evaluasi yang di dalamnya memuat tentang kriteria untuk mencapai sebuah proses dan keberhasilan dari tindakan perawatan yang dilakukan.