Obat Alpara: Kegunaan, Komposisi, Dosis, Dan Efek Samping

371
Obat Alpara Kegunaan, Komposisi, Dosis, Dan Efek Samping

Bidhuan.id – Obat Alpara kegunaannya apa? Mungkin tidak semua orang tahu mengenai obat yang satu ini. Padahal, obat ini sebenarnya merupakan salah satu obat yang jadi pilihan utama karena dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu kegunaan dari Alpara adalah sebagai pilihan untuk mengatasi sakit kepala. Sebelum anda mulai menggunakan obat ini, yang harus anda lakukan adalah mengetahui semua hal yang berhubungan dengan obat tersebut.

Meskipun memang obat Alpara termasuk ke dalam obat bebas, namun bukan berarti anda menggunakan obat ini secara sembarangan. Jika anda menggunakannya secara sembarangan, maka sudah tentu anda akan mengalami gangguan yang tidak diinginkan yang hanya akan membahayakan kondisi anda. Alpara merupakan sebuah obat yang diproduksi oleh Molex Ayus yang terkenal juga karena beberapa kelebihannya jika dibandingkan dengan obat yang lainnya.

Di bawah ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai apa saja informasi yang berhubungan dengan obat Alpara, seperti pengguunaan, kandungan, maupun juga hal-hal lainnya yang penting untuk anda perhatikan sebelum anda membeli Alpara.

Obat Alpara Untuk Apa?

Seperti yang sudah kami jelaksan di awal bahwasanya Alpara memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Apa saja kegunaan Alpara? Silahkan anda simak baik-baik penjelasan kami di bawah ini.

  • Mengobati demam
    • Salah satu kegunaan yang terkandung di dalam Alpara adalah sebagai obat untuk mengobati demam yang diakibatkan oleh gejala flu. Seseorang yang mengalami flu biasanya akan mengalami demam. Bisa dikatakan bahwasanya demam merupakan kondisi awal yang akan dialami oleh kebanyakan orang yang akan mengalami flu. Maka dari itu, dengan meminum Alpara maka demam yang anda alami akan bisa reda sehingga tidak sampai membuat anda mengalami flu.
  • Mengobati sakit kepala
    • Selain demam, sakit kepala juga menjadi salah satu kondisi yang sangat menggangu. Bahkan, kegiatan sehari-hari kita bisa tidak terlaksana karena mengalami sakit kepala. Selain itu, sakit kepala juga biasanya akan muncul oleh mereka yang akan menderita flu. Namun anda tidak perlu risau, karena anda bisa menjadikan Alpara sebagai pencegahan untuk mengatasi flu.

Adapun mengenai kemungkinan manfaat lain yang terkandung pada Alpara, maka kami sarankan anda melihat kemasan obat tersebut. Jika anda ingin memperoleh informasi yang lebih detail seputar obat ini, maka anda bisa menanyakannya ke dokter.

Baca: Alpara: Indikasi, Kontraindikasi, Dosis, Dan Efek Samping

1.  Obat batuk Alpara

Obat batuk Alpara
Obat batuk Alpara

Selain berguna di dalam pengobatan demam dan juga sakit kepala yang mengindikasikan bahwa orang tersebut menderita flu, Alpara juga bisa digunakan sebagai obat yang terbukti untuk mengatasi batuk. Sekedar informasi bahwasanya batuk terbagi menjadi dua macam. Batuk kering atau batuk tidak berdahak dan juga batuk berdahak.

Batuk kering merupakan kondisi dimana seseorang ketika batuk tidak mengeluarkan lendir. Sementara untuk batuk berdahak adalah kondisi dimana seseorang mengeluarkan lendir ketika batuk. Batuk juga bisa menjadi salah satu tanda seseoarang menderita flu. Selain itu, masih ada beberapa kondisi lainnya yang mengindikasikan bahwa orang tersebut akan mengalami flu.

Baca: Obat Fasidol: Obat Penurun Panas Demam dan Pereda Nyeri untuk Semua Umur

Gejala lainnya tersebut seperti hidung tersumbat, hidung meler, mata berair, bersin, maupun juga mengalami hidung gatal. Maka dari itu, sebagai tindakan pencegahan agar supaya kondisi yang dialami tidak semakin parah, Alpara harus segera diminumkan secara rutin dengan pemberian dosis yang sesuai. Dengan begitu, maka orang tersebut kondisinnya tidak semakin memburuk yang hanya akan merugikan dirinya.

2. Kontraindikasi Obat Alpara

Kontraindikasi Obat Alpara
Kontraindikasi Obat Alpara

Ada beberapa hal yang berhubungan dengan kontraindikasi dari Alpara yang harus anda perhatikan. Dengan mengetahui informasi seputar kontraindikasi, maka pengobatan menggunakan obat ini tidak sampai memberikan hasil yang negatif untuk kesehatan anda.

Beberapa hal yang berhubungan dengan kontraindikasi dari Alpara antara lain seperti di bawah ini:

  • Untuk seseorang dengan masalah alergi terhadap kandungan di dalam Alpara, disarankan untuk tidak menggunakan obat tersebut kecuali jika dokter memberikan anda instruksi yang berbeda.
  • Alpara juga diketahui bisa menimbulkan kontraindikasi terhadap seseorang yang memiliki riwayat penyakit ginjal. Maka dari itu, sebaiknya beri tahu dokter perihal penyakit yang anda alami tersebut. Dengan begitu, maka nanti dokter bisa memberikan solusi kepada anda demi mencegah terjadinya kontraindikasi obat.
  • Sementara itu, untuk penggunaan Alpara bagi seseorang dengan hipersensitivitas sebaiknya dihindari. Hal ini bermaksud untuk menghindarkan yang bersangkutan dari terkena hal-hal yang malah akan memperburuk kondisinya.
  • Dan yang tidak kalah penting adalah bahwasanya Alpara akan berkontraindikasi dengan pengobatan yang menggunakan MOI atau Monoamin Oksidase Inhibitor. Yang harus anda lakukan adalah dengan menjalani pengobatan yang anda lakukan tersebut sampai benar-benar selesai dan barulah anda mulai menggunakan Alpara.
  • Pasien dengan masalah darah tinggi atau yang juga kita kenal dengan hipertensi juga sebaiknya tidak menggunakan Alpara. Hal ini karena penggunaan obat ini hanya akan memicu terjadinya stroke. Terlebih lagi jika nanti anda sampai menggunakannya secara berlebihan.

Baca: Sakit Kepala Sebelah Kanan: 6 Penyebab dan Nama Obatnya

3. Dosis Alpara tablet dan syrup

Dosis Alpara tablet dan syrup
Dosis Alpara tablet dan syrup

Perlu anda tahu bahwasanya Alpara dijual dalam dua varian, yakni tablet dan juga sirup. Kedua jenis tersebut akan memberikan keuntungan bagi anda karena anda bisa memilih penggunaan obat sirup jika anda termasuk orang yang kesulitan meminum obat tablet. Adapun mengenai dosis dari Alpara akan kami berikan seperti di bawah ini.

  • Dosis Alpara tablet
    • Untuk dosis yang diberikan secara tablet bagi orang dewasa yang menggunakan Alpara adalah 3 kali dalam sehari. Disarankan untuk meminum obat tersebut setelah makan. Tujuannya adalah untuk menghindarkan anda dari mengalami iritasi pada lambung yang bisa saja dialami oleh mereka yang meminum obat tablet.
    • Adapun mengenai penggunaan Alpara terhadap ibu hamil, maka anda harus berkonsultasi dengan dokter. Dokter yang akan memutuskan apakah obat ini dinyatakan aman untuk ibu hamil atau tidak.
    • Sementara dosis Alpara bagi anak-anak adalah sebanyak 3 1/2 tablet ketika anak anda selesai makan.
  • Dosis Alpara syrup
    • Perlu anda tahu bahwa kebanyakan penggunaan Alpara sirup hanya untuk anak-anak. Dosis yang diberikan tersebut adalah sebanyak 3 kali per hari. Setiap dosisnya sebanyak 2 sendok teh.
    • Dosis Alpara harus diberikan ketika kondisi anak sudah mulai menunjukkan tanda-tanda positif. Namun, jika penggunaan Alpara lebih dari 3 hari masih belum juga memberikan kesembuhan kepada anak anda, maka anda harus mulai membawa anak anda ke dokter. Dengan begitu, nanti dokter bisa langsung memberikan instruksi tentang kondisi anak anda tersebut.

Baik penggunaan Alpara tablet maupun sirup, ada hal penting yang harus anda perhatikan. Beberapa hal tersebut antara lain:

Baca juga: 12 Obat Pilek Anak Yang Bagus dan Terbaik dan Cepat Selesaikan Masalah Flu Pada Anak

  • Alpara harus diminum berdasarkan instruksi dari dokter.
  • Jika berniat ingin menambah dosis Alpara, maka sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, dokter bisa memutuskan akan memang diperlukan penambahan dosis atau tidak.
  • Minum Alpara secara rutin dan pada jam yang sama. Hal ini bermaksud untuk membuat Alpara bisa bekerja lebih baik.

4. Alpara harganya berapa?

Setelah anda mengetahui tentang seperti apa fungsi dan juga dosis dari Alpara, maka sekarang anda juga harus tahu tentang berapa harga yang harus anda keluarkan jika ingin membeli obat tersebut. Namun yang harus anda tahu bahwa informasi seputar harga yang akan kami berikan kemungkinan tidak sama dengan harga Alpara di tempat lain.

Namun perkiraan harganya memang tidak jauh dari yang akan kami jelaskan. Mengenai harga dari Alpara dalam kemasan kaplet yakni dos 15 x 10 kaplet adalah Rp. 63.000 setiap dosnya. Untuk obat Alpara yang dijual dalam kemasan sirup sebesar Rp. 7.000 per botol. Harga tersebut memang masih lumayan terjangkau. Namun pastikan anda membawa uang lebih karena dikhawatirkan harga yang anda keluarkan malah lebih mahal.

5. Amankah obat Alpara untuk ibu hamil?

Amankah obat Alpara untuk ibu hamil
Amankah obat Alpara untuk ibu hamil

Pertanyaan yang satu ini memang kerap kali ditanyakan oleh sebagian orang. Hal ini bertujuan agar supaya obat yang diminum tidak menimbulkan dampak negatif terhadap bayi yang dikandung. Untuk Alpara yang akan digunakan atau diberikan kepada ibu hamil, maka kami sarankan agar supaya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

Alasannya adalah karena penggunaan Alpara harus benar-benar dipastikan aman dan tidak menimbulkan efek samping terhadap ibu hamil. Kesimpulannya adalah jika ibu hamil bermaksud ingin menggunakan Alpara, maka disarankan untuk menghubungi dokter. Dokter nanti yang akan memberikan solusi terhadap ibu hamil tersebut apakah memang benar diizinkan untuk meminum obat tersebut atau tidak.

7. Kombinasi obat Alpara

Di bawah ini kami akan menjelaskan kepada anda mengenai kombinasi yang terkandung di dalam obat tersebut karena memang obat ini mengandung beberapa zat aktif di dalamnya.

  • Paracetamol sebanyak 500 mg
    • Paracetamol merupakan zat yang berfungsi untuk menurunkan demam, mengurangi rasa nyeri, maupun juga mengatasi sakit kepala yang terjadi dan biasa dialami oleh orang-orang yang akan maupun sedang menderita flu.
  • Phenylpropanolamine HCL sebanyak 12,5 mg
    • Zat ini berfungsi untuk mengatasi hidung tersumbat. Cara kerjanya adalah dengan menyusutkan bagian pembuluh darah arteri maupun juga vena yang terdapat di bagian hidung maupun juga saluran pernapasan.
  • Chlorpheniramine maleat sebanyak 2 mg
    • Zat ini memiliki peran penting yaitu meredakan gejala yang berhubungan dengan bakteri yang menjadi sebab seseorang menderita flu. Beberapa gejala tersebut seperti bersin-bersin, gatal di bagian hidung, dan juga hidung berair atau hidung beringus.
  • Dextromethorpan HBr sebanyak 15 mg
    • Cara kerja dari zat ini adalah dengan melakukan penekanan terhadap refleks batuk serta mengeluarkan dahak yang berasal dari saluran pernapasan.

8. Efek samping obat Alpara tablet

Efek samping obat Alpara
Efek samping obat Alpara

Ada beberapa efek samping yang mungkin bisa dialami oleh mereka yang menggunakan obat Alpara tablet. Beberapa efek samping tersebut antara lain:

  • Alpara bisa menyebabkan kantuk
  • Mengalami gangguan yang berhubungan dengan saluran pencernaan
  • Retensi urine, gangguan psikomotor, dan juga mulut kering menjadi salah satu efek samping dari Alpara

Sekali lagi kami ingatkan bahwasanya obat Alpara merupakan obat yang bisa anda dapatkan tanpa harus menyertakan resep dokter. Dengan kata lain, obat ini masuk ke dalam obat bebas dan bisa anda dapatkan langsung di apotek. Untuk sediaannya sendiri adalah berbentuk tablet dan juga sirup. Namun kebanyakan yang berbentuk sirup lebih digunakan oleh anak-anak karena memang dosisnya pun juga rendah.