3 Obat Luka Bernanah dan Bengkak untuk Mengatasi Infeksi

214
3 Obat Luka Bernanah dan Bengkak untuk Mengatasi Infeksi
3 Obat Luka Bernanah dan Bengkak untuk Mengatasi Infeksi

Bidhuan.id – Obat luka bernanah memiliki beberapa jenis bentuk obat. Ada yang berupa antibiotik yang mengharuskan penderita untuk mengkonsumsi obatnya, ada juga yang berbentuk salep, atau bahkan ada juga yang perlu mengkonsumsi obat minum dan menggunakan obat salep.

Obat minum akan membantu kesembuhan luka dari dalam, sedangkan obat salep digunakan untuk membantu kesembuhan luka dari luar. Salep sendiri seringkali digunakan karena formulasi dan teksturnya yang ringan. Hal ini membuat obat salep menjadi lebih mudah untuk diserap oleh tubuh demi kesembuhan luka yang muncul ke permukaan kulit.

Munculnya nanah sendiri bisa mengindikasikan terjadinya infeksi pada tubuh kita. Tingkat buruknya infeksi sendiri juga bisa dilihat dari warna nanah yang muncul pada bagian kulit kita. Warna nanah terbagi menjadi tiga yaitu putih, hijau, dan kuning. Warna kuning tidak hanya menunjukkan adanya infeksi yang cukup berat tetapi juga membuat nanah memiliki bau busuk. Kondisi luka yang bernanah ini tentunya akan diikuti oleh kondisi bengkak yang muncul didaerah sekitar luka.

Kali ini, saya ingin membagikan sedikit informasi yang saya miliki mengenai obat luka bernanah. Selain itu, ketahui juga macam -macam salep antibiotik untuk luka yang bagus karena tentu, luka terbuka manapun memiliki resiko untuk mengalami infeksi yang menyebabkan terjadinya nanah.

Obat Salep Luka Bernanah dan Bengkak

Dengan adanya kondisi bagian tubuh yang terluka tentunya kita akan berusaha untuk melakukan berbagai cara untuk kesembuhannya. Dan tentu, hal pertama yang melintas dipikiran kita adalah mencari obat luka bernanah yang ada di apotik.

Tetapi, yang perlu diperhatikan adalah kita harus memastikan bahwa apabila obat yang kita cari itu ternyata memerlukan resep dari dokter, maka kita tidak boleh memaksakan apoteker untuk menjual obat tersebut untuk kita. Untuk membantu Anda mengetahui beberapa jenis obat luka yang bisa ditemukan dengan mudah di apotik, berikut ini adalah beberapa rekomendasi yang bisa saya berikan beserta beberapa informasi penting yang perlu untuk diperhatikan dengan baik.

Futaderm Salep Antibiotik untuk Luka Bernanah

Futaderm Salep Antibiotik untuk Luka Bernanah

Merk salep yang pertama adalah futaderm. Futaderm adalah salep yang bisa digunakan untuk membantu menyembuhkan kondisi luka yang bernanah. Salep ini mengandung zat aktif bernama Sodium Fusidate sebesar 2%.

Jenis salep ini tergolong sebagai salep antibiotik yang akan memerlukan resep dan arahan dokter sebelum penggunaannya. Obat salep Futaderm ini akan bekerja dengan melawan infeksi yang ada pada kulit. Dan dengan cara kerja tersebut maka obat ini akan menekan pertumbuhan bakteri sehingga adanya infeksi dan nanah yang muncul padakulit yang terluka bisa segera pulih.

Di apotik, obat ini akan dapat ditemukan dalam kemasan tube berukuran 10 gram, dan untuk harga salep futaderm di apotik adalah sekitar Rp 125.000,-. Sebelum adanya nanah yang muncul pada bagian tubuh kita yang terluka akan ada baiknya bagi kita untuk mengetahui 4 pilihan salep untuk mengeringkan luka infeksi untuk mencegah infeksi terjadi yang bisa membuat luka menjadi semakin parah.

Salep Kalmicetine untuk Luka Bernanah

Salep Kalmicetine untuk Luka Bernanah

Salep Kalmicetine atau yang juga dikenal sebagai Kalmicetine Dermatolog Oint adalah salah satu jenis salep yang dikemas dalam ukuran 15 gram dan bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp 15.000,-. Obat salep ini mengandung suatu zat aktif bernama Chloramphenicol. Chloramphenicol ini mampu membantu tubuh untuk menyembuhkan adanya infeksi pada luka yang disertai dengan peradangan.

Selain membantu menyembuhkan infeksi dan peradangan, obat ini juga mampu mengurangi kemerahan pada kulit, bengkak, dan juga rasa gatal. Meski harganya bisa terbilang cukup terjangkau, tetapi obat salep ini tergolong kedalam obat antibiotik dimana penggunaannya akan memerlukan rekomendasi dan resep dari dokter yang bersangkutan.

Mungkin akan ada beberapa efek samping yang dirasakan ketika menggunakan obat salep ini pada luka seperti adanya rasa terbakar pada kulit, iritasi, atau bahkan kulit menjadi kering. Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter apabila ada salah satu efek samping tersebut yang dirasakan dalam kurun waktu yang cukup lama. Ada juga beberapa obat salep lainya seperti 15 obat luka sekaligus pengering luka terampuh serta harganya di apotik yang bisa ditemukan sesuai dengan fungsi dan kegunaannya.

Salep Garamycin untuk Luka Bernanah

Salep Garamycin untuk Luka Bernanah

Garamycin salep luka yang juga bisa ditemukan dengan mudah di apotik. Obat salep Garamycin ini dijual dengan kemasan 5 gram dengan harga sekitar Rp 37.000,-. Salep ini mengandung Gentamicin sebagai salah satu zat aktifnya yang bisa membantu menyembuhkan infeksi pada kulit.

Garamycin mampu membantu menyembuhkan kondisi infeksi ringan yang diakibatkan oleh adanya infeksi bakteri dan tidak dapat digunakan apabila penyebab infeksi luka adalah jamur ataupun virus. Karena salep ini hanya mampu mengatasi adanya infeksi ringan pada kulit, maka salep ini hanya bisa membantu kondisi luka bernanah yang ringan yaitu ketika nanah masih berwarna putih dan tidak terlalu banyak.

Meski begitu, hal ini tidak berarti bahwa salep ini bisa digunakan dengan bebas karena masih tergolong kedalam obat – obatan antibiotik. Dan hal ini akan membuat kita memerlukan resep dan rekomendasi penggunaan obat dari dokter. Selain salep ini, ketahui juga Obat Berloson N salep antibiotik golongan kortikosteroid untuk infeksi kulit.

Baca: 3 Merk Obat Salep Kutu Air Paling bagus di Apotik dan Harganya

Itulah informasi yang bisa saya berikan yang berkaitan dengan obat luka bernanah. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk membantu kita untuk lebih tahu mengenai beberapa rekomendasi obat untuk luka yang sudah bernanah dan bengkak.

Selain itu, semoga artikel ini juga bisa membuat kita semua tahu bahwa penggunaan obat secara sembarangan walau obat tersebut memiliki harga yang terjangkau tetap tidak dibenarkan. Penggunaan antibiotik secara sembarangan mampu menyebabkan adanya resistensi tubuh kita terhadap obat – obatan. Dan ketika tubuh kita sudah menjadi resisten terhadap obat, maka dikemudian hari akan sangat sulit bagi kita untuk sembuh dari suatu penyakit tertentu.