Jangan Anggap Remeh Benjolan di Belakang Telinga, Ketahui 7 Penyebabnya!

177

Bidhuan.id – Apa penyebab benjolan di belakang telinga? Benjolan yang ada belakang telinga atau di sebut juga pembengkakan pada kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening itu sendiri terletak pada bagian tubuh antara lain leher, pangkal paha, ketiak panggul dan perut. Nah apa kalian tahu apa itu kelenjar getah bening atau kgb, kelanjar getah bening adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh kita. Penyakit Gondongan terkadang juga dianggap sebagai benjolan.

Tubuh kita memiliki kurang lebih 600 kelenjar getah bening, sebanarya bagian telinga kita terdapat Kelenjar getah bening. kgb itu sendiri akan bereaksi jika tubuh kita terserang penyakit. Benjolan yang ada belakang telinga juga dapat di sebapkan oleh banyak hal ada yang sangat berbahaya dan sebagian juga tidak berbaya akan tetapi, benjolan di belakang telinga perlu waspadai jika anda mengalami keluhan lain.

Beberapa Kemungkinan Penyebab Terjadinya Benjolan di Belakang Telinga

Meski penyebabnya tidak berbahaya akan tetapi segeralah periksa dokter Selain di sebapkan oleh infeksi bakteri dan virus ada beberapa penyakit lain yang menyebapkan terjadinya benjolan di belakang telinga di antaranya :

 1.Perandangan kelenjar getah

ini di sebapakan oleh infeksi luka atau abses gigi kondisi ini biasanya bukan hal yang serius, namun pada beberapa kasus pembekakan kelenjar getah itu sendiri membutuhkan perawatan medis bila beberapa hari tidak kunjung sembuh

2.Kista aterom

Benjolan di belakang telinga juga dapat di sebapkan oleh kista aterom, kista aterom itu sendiri adalah mengandung protein keratin yang berbau busuk. Penyebapnya adalah adalah sumbatan yang terjadi pada saluran kelenjar minyak yang ada di kulit

3.Mastoiditis

Merupakan infeksi yang terjadi pada tulang mastoid, yang sering di sebapkan oleh penjalaran infeksi dari telinga tengah. Gejala biasanya terjadi pembengkakan pada belakang telinga di sertai nyeri, demam selain itu sebelumya akan di sertai keluarnya cairan dalam telinga misalnya di belakang telinga.

5.Lipoma

Lipoma merupakan benjolan lemak yang ada di lapisan kulit dan dapat timbul di bagian seluruh tubuh. Biasanya benjolan ini memiliki tekstur yang lembut,lipoma umunya tidak menimbulkan gejala namun dapat memberikan rasa efek nyeri apabila membengkak

6.Abses

Abses atau benjolan yang berisi nanah muncul ketika tubuh kita melawan kuman penyebap infeksi. Saat  memerangi bakteri tubuh kita, mengirim darah putih untuk ke area tubuh kita yang terinfeksi. Bakteri dan sell darah putih yang mati akan menumpuk dalam bentuk banah sehingga membentuk benjolan di belakang telinga. Abses yang kecil kemungkinam akan mengecil, mengering dan hilang secara alami tanpa di obati. Namun kalau abses yang audah terlalu besar  segera anda obati dengan anti biotik, dan nanahnya perlu di keluarkan dengan bantuan dokter.

7.Kanker

Pastinya anda tidak asing lagi saat mendengar kata kanker, kanker itu sendiri adalah penyakit ketika sel-sel abnormal membelah secara tidak terkendali dan mengahancurkan jaringan tubuh. Benjolan di belakang telinga juga bosa di sebapakan oleh kanker  nasofaring. Kanker nasofaring adalah jenis kanker tenggorakan yang menyerang lapisan nasofaring.

Nah penyakit tersebut juga dapat terjadinya benjolan di belakang telinga. Kanker ini biasanya tidak bergejala pada awalnya, namun seriringya berkembanya waktu penyakit ini dapat muncul di bagian belakang telinga yang di iringi denga gejala nyeri telinga, pilek yang tidak kunjung sembuh, sering mimisan, bercak atau sariawan yang tak

kunjung menghilang dan jika anda mendapati adanya gejala tersebut sebaiknya periksakan diri anda ke dokter untuk penanganan yang lebeh lanjut.

Cara Penanganan Pertama yang Bisa Dilakukan Jika Ada Benjolan di Belakang Telinga

Setelah kita membahas apa saja penyebab terjadinya benjolan di belakang telingga. Nah ada pula cara pengobatan benjolan di belakang telinga dengan obat maupun alami. Untuk pengobatan benjolan di belakang telingga mengunakan obat antara lain, obat antibotik, anti inflamasi, obat tetes telingga yang di resepkan untuk membantu drainase, obat penghilang rasa sakit akan diresepkan untuk menangani benjolan di belakang telinga anda dan juga dengan cara insisi yaitu menyayat kuit untul memberikan jalan agar nananh bisa keluar tetapi dalam melakukan insisi hanya bisa dokter yang bisa melakukan, dengan cara alami antara lain :

  • Kompres dengan air hangat

Kompreslah dengan mengunakan air hangat selama 10 menit dan setiap harinya dan anda bisa ulangi beberapa kali sampai bengkak hilang. Kompres air hangat sangat berguna karena meningkatkan peredaran darah sehingga memberikan efek nyaman

  • Menggunakan kunyit

Sediakanlah bubuk kunyit sebanyak 1 sendok makan serta madu murni sesuai selera anda untuk di campurkan dengan bubuk kunyit tersebut sampai membentuk pasta, setelah itu oleskan kunyit tersebut pada bagian benjolan di belakang telinga anda biarakan selama 10 menit  dan bilaslah dengan mengguanakan air hangat, ulangi 2 kali dalam satu hari.

  • Memakai cukai apel

Pastikan anda menyediakan cukai apel mentah secangkir saja bersama dengan air, celuplah aebuah anduk tipis atau sebuah kain bersih kedalam larutan dan kemudian anda usapkan pada benjolan yang ada di di belakang telingga anda. Usapkanlah selama 5 menit, lakukanlah satu hari 2 kali.

  • Dengan menggunakan buah mengkudu

Buah mengkudu ink sangat terkenal sekali Dengan rasanya yang sangat pahit, tatapi buah ini sangat bermanfaat sekali bagi tubuh kita, buah ini juga di manfaatkan sebagai obat mengatasi benjolan di belakang telinga anda. Dan daging buah ini menyimpan kandungan yang di sebut juga dammancanthel atau obat anti kanker, kandungan ini juga berperan aktif melawan sel-sel kanker serta mengatasi benjolan yang ada di belakang tulang anda. Untuk mengolah buah ini sangatlah mudah cukup anda memeras buah ini 3-4 buah setelah itu anda seduh 2 kali dalam sehari dan rasakan khasiatnya.

Nah, demikian tentang pembahasan tentang benjolan di belakang telinga penyebabnya dan cara mengatasinya secara mengunkan bahan alami atau dengan menggunakan obat-obatan yang di anjurkan dokter. Semoga pembahasan ini bermanfaat untuk anda.