10 Obat Batuk Ibu Hamil yang Aman Digunakan Saat Hamil

1658
10 Obat Batuk Ibu Hamil yang Aman Digunakan Saat Hamil
10 Obat Batuk Ibu Hamil yang Aman Digunakan Saat Hamil

Bidhuan.id – Obat batuk ibu hamil berbeda dengan obat batuk pada umumnya. Ketika hamil, sistem kekebalan tubuh akan mengalami perubahan. Hormon yang juga menyebabkan mual muntah di awal kehamilan berpengaruh pada asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Hal itu terkadang membuat tubuh ibu hamil lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi, salah satunya ialah sakit batuk.

Baca juga : 4 obat batuk kering untuk anak anak dan orang dewasa

Jika dibiarkan begitu saja atau tidak ditangani dengan tepat, batuk bisa saja berlangsung dalam waktu yang lama dan semakin membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Sebab itu perlu untuk memberikan pengobatan yang terbaik.

Obat Batuk Ibu Hamil
Obat Batuk Ibu Hamil

Namun, tidak semua obat batuk aman digunakan untuk ibu hamil dimana ibu tidak hanya memasukkan zat nutrisi untuk dirinya sendiri namun apa saja yang masuk ke dalam tubuh dapat berpengaruh pada janin yang dikandung dan kelangsungan kehamilan tersebut.

Lalu apa saja obat batuk ibu hamil yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi? yuk simak ulasan berikut untuk memahami jenis obat batuk ibu hamil yang aman beserta kandungan di dalamnya, dosis pemakaiannya, dan hal hal penting lainnya yang harus diperhatikan.

Macam Kandungan Obat Batuk yang Aman dan Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Obat batuk ibu hamil yang aman dikonsumsi dan tidak menyebabkan bahaya untuk kehamilan dan janin ialah yang mengandung zat :

  • Ekspektoran atau guaifenesin untuk pengobatan batuk berdahak.
  • Supresan atau dextromethoporan untuk pengobatan batuk kering.
  • Kombinasi anntara guaifenesin dan dextromethropan.
  • Paracetamol atau acetaminophen jika batuk disertai demam.

Sedangkan obat batuk yang sebaiknya dihindar oleh ibu hamil ialah yang mengandung bahan bahan :

  • Codeine, biasa digunakan untuk menyembuhkan batuk kering yang membandel. Obat ini dapat menyebabkan ketergantungan pada janin dalam kandungan.
  • Decongestan pseudoephedrine phenylephrine yang biasa digunakan untuk menyembuhkan batuk yang disertai flu. Obat ini dapat menghambat aliran darah menuju plasenta dan menyebabkan cacat lahir.
  • Ibu profen dan aspirin yang biasa digunakan untuk batuk yang disertai dengan demam, dapat menembus plasenta dan membahayakan janin.

Merk Obat Batuk Ibu Hamil yang Aman

Setelah kita mengetahui apa saja kandungan zat aktif untuk batuk yang aman dan tidak aman untuk ibu hamil, berikut beberapa merk obat batuk ibu hamil yang dijual bebas di pasaran dan aman dikonsumsi tanpa resep dokter.

Ragam Obat Batuk untuk Ibu Hamil
Ragam Obat Batuk untuk Ibu Hamil
  1. Silex
  2. Laserin
  3. Bisoltusin
  4. Flu actifed
  5. Siladex
  6. QnC jelly gamat
  7. Intunal F
  8. Benacol
  9. Mextril
  10. Alco plus DMP

Kandungan dalam merk obat batuk ibu hamil tersebut aman bagi ibu hamil dan janin serta tidak beresiko pada kehamilan, obat hanya fokus bekerja untuk membunuh virus penyebab batuk tanpa mengganggu hormon kehamilan dan mengubah metabolisme tubuh. Dalam kemasan produk obat batuk tersebut sudah dijelaskan dosis penggunaan dan hal yang harus diperhatikan.

Misalnya untuk usia kehamilan tertentu (beberapa merk obat batuk hanya boleh dikonsumsi pada untuk kehamilan di atas 3 bulan), cara minum jika mengkonsumsi suplemen kehamilan, dan aturan pakai lainnya untuk memaksimalkan efektifitas obat.

Efek Samping Obat Batuk Ibu Hamil

Meskipun memiliki kandungan yang aman, setiap obat tentu terdapat efek samping, berikut beberapa efek samping yang mungkin terjadi pada ibu hamil :

Efek Samping Obat Batuk Ibu Hamil
Efek Samping Obat Batuk Ibu Hamil
  • Mengantuk, gangguan tidur, dan tenggorokan terasa kering.
  • Mual dan sakit kepala.
  • Masalah pencernaan dan mulut kering.
  • Penglihatan kabur.
  • Gemetar.
  • Nyeri pada pperut terutama jika obat bekerja untuk batuk berdahak yang membandel.

Efek samping dapat diminimalisir dengan penggunaan sesuai dosis dan jauh lebih baik untuk menggunakan dengan konsultasi pada dokter kandungan terlebih dahulu agar dapat ditentukan dosis yang terbaik dan saran penggunaan lainnya.

Peringatan dan Perhatian Obat Batuk Ibu Hamil

Beberapa merk obat batuk ibu hamil memang dijual bebas di pasaran dan dinyatakan aman untuk ibu hamil, walaupun demikian tetap perhatikan cara penggunaan dan hal penting lainnya sebagai berikut agar batuk dapat sembuh dengan maksimal tanpa mengganggu kehamilan dan janin.

  • Selalu baca aturan pakai sebelum minum obat, baik dosis maupun cara minum. Jika kondisi tidak membaik, segera periksakan diri ke dokter, hindari minum obat batuk dalam jangka waktu lama tanpa resep dokter.
  • Imbangi dengan istirahat cukup pada siang dan malam hari, makan teratur dengan menu sehat dan bergizi, serta minum cukup air putih agar tubuh memiliki energi yang cukup untuk melawan batuk.
  • Segera konsultasi ke dokter jika batuk menyebabkan nafsu makan menurun drastis dan sulit tidur, tubuh mengalami demam lebih dari 38˚C, batuk berdahak dengan warna lendir yang tidak biasa, batuk disertai dengan nyeri dada atau darah.
  • Tetap konsumsi vitamin atau suplemen yang biasa diminum selama kehamilan pada waktu yang berbeda agar kehamilan tetap sehat dan janin tetap mendapatkan asupan zat zat yang terbaik dan bermanfaat untuk tumbuh kembangnya.
  • Hati hati pada ibu hamil yang memiliki penyakit tertentu seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi, jantung, dan riwayat kelahiran prematur atau riwayat kelainan kehamilan lainnya. Dalam masalah ini, penggunaan obat batuk harus disertai dengan konsultasi dan resep dokter.
  • Kehamilan pada trimester pertama atau usia 1 sd 3 bulan merupakan masa dimana ibu hamil mengalami mual dan muntah, pilih obat batuk yang memiliki efek samping minimal atau tidak memiliki efek samping mual yang umumnya dapat diketahui dari kemasan pproduk.
  • Batuk dapat menyebabkan nyeri pada perut terutama jika terjadi pada usia kehamilan trimester ketiga atau usia 7 sd 9 bulan, segera pilih obat batuk yang tidak memiliki efek samping tersebut, jika Anda ragu atau khawatir dapat diawali dengan konsultasi pada dokter.

Baca juga : 4 obat batuk kering dan tenggorokan gatal yang terbukti mujarab