Zypraz, Obat Psikotropik Untuk Kecemasan dan Gangguan Panik

127
Zypraz, Obat Psikotropik Untuk Kecemasan dan Gangguan Panik
Zypraz, Obat Psikotropik Untuk Kecemasan dan Gangguan Panik

Bidhuan.id – Zypraz itu obat apa? Obat zypraz tabler adalah obat untuk mengatasi gangguan kecemasan atau ansietas serta gangguan panik. Di dalam obat ini terkandung zat aktif bernama alprazolam yang masuk ke dalam golongan obat benzodiazepine. Obat yang masuk golongan benzodiazepine memang diperuntukkan untuk pengobatan gangguan panik dan kecemasan.

Dua kondisi ini diakibatkan karena seseorang mengalami tekanan yang berlebihan sehingga menyebabkan depresi. Perlu anda tahu bahwa alprazolam merupakan anti panik dan anti ansietas yang terbukti efektif. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan aktivitas pada zat kimia alami di dalam tubuh yang dinamakan GABA atau asam gamma-aminobutirat.

GABA merupakan zat kimia yang dipakai oleh sel saraf di dalam melakukan komunikasi dengan sel saraf lainnya untuk menghambat aktivitas di dalam otak. Untuk menggunakan Zypraz tablet, anda harus benar-benar paham bagaimana cara mengunakannya dengan benar.

Informasi selengkapnya terkait obat ini dapat anda simak melalui penjelasan yang akan kami berikan di bawah ini:

Baca: 20 Macam Obat Tidur Alami Sebagai Obat Penenang Tanpa Efek Samping

Zypraz, Obat Psikotropik Untuk Kecemasan

Zypraz, Obat Psikotropik Untuk Kecemasan
Zypraz, Obat Psikotropik Untuk Kecemasan

Zypraz termasuk kategori obat keras. Jadi, setiap dosisnya harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai salah menakar dosis karena akibatnya bisa berbahaya untuk kesehatan anda. Di dalamnya mengandung obat alprazolam sebanyak 0,25 mg, 0,5 mg, dan alprazolam 1 mg.

Kemasan obat Zypraz tablet berbentuk strip. Setiap strip terdapat 10 tablet. Obat yang diproduksi oleh Kalbe Farma ini memang sudah dipercaya sebagai obat penenang yang efektif untuk mengobati kecemasan yang berlebihan dan juga gangguan panik.

1. Manfaat Zypraz

Obat ini dibuat untuk mengobati masalah kepanikan yang berlebihan serta gangguan kecemasan. Orang-orang yang mengkonsumsi obat ini adalah mereka yang terkena agorafobia. Agorafobia adalah sejenis ketakutan yang berlebihan yang bermula dari terjebak di tempat umum.

Jika anda ingin tahu manfaat lain dari Zypraz, silahkan anda tanyakan kepada dokter. Mungkin ada manfaat yang masih belum kami sebutkan. Jadi, tidak ada salahnya bertanya  kepada dokter ketika anda mendapatkan obat ini.

2. Dosis Obat

Dosis Obat
Dosis Obat

Di awal telah kami sebutkan bahwa obat ini termasuk obat keras. Jadi, segala bentuk penggunaan dan dosis dari obat ini harus benar-benar diperhatikan. Adapun dosis umum Zypraz adalah sebagai berikut:

  • Pasien ansietas atau gangguan kecemasan: dosis yang diberikan sebanyak 0,25 sampai 0,5 mg. Dosis tersebut diberikan dalam 3 kali sehari. Dosis bisa dinaikkan secara bertahap dengan jarak 3 sampai dengan 4 hari. Dosis maksimalnya sebesar 4 mg per hari yang diberikan dalam dosis terbagi.
  • Pasien yang mengalami gangguan panik: dosis awalnya yaitu 0,5 sampai  dengan 1 mg per hari pada malam hari. Bisa juga sebanyak 0,5 mg untuk penggunaan 3 kali sehari. Dosis bisa dinaikkan hingga 1 mg per hari dalam jarak 3 sampai 4 hari.
  • Pasien lansia dengan kondisi yang lemah serta mengalami gangguan fungsi hati yang berat: dosis yang diberikan 0,5 mg untuk 2 sampai 3 kali sehari. Dosis bisa ditingkatkan jika memang diperlukan.

Informasi lain tentang dosis obat Zypraz bisa tanyakan kepada dokter. Ingat, menaikkan dosis tidak bisa sembarangan. Anda tidak bisa mengubah dosis obat tersebut tanpa sebelumnya mendapatkan persetujuan dokter. Mengubah dosis secara sembarangan hanya akan mengakibatkan permasalahan yang tidak anda inginkan.

3. Efek Samping Zypraz

Secara umum, mengkonsumsi obat akan menimbulkan efek samping bagi penggunanya. Efek samping yang dialami bisa bermacam-macam, tergantung kondisi pasien tersebut. Lalu bagaimana efek samping akibat mengkonsumsi obat psikotropik ini? Terdapat beberapa efek samping yang harus anda ketahui, yakni:

  • Mengantuk
  • Amnesia
  • Pusing
  • Halusinasi
  • Kebingungan
  • Insomnia
  • Sakit kepala
  • Ruam kulit
  • Tremor
  • Retensi urin
  • Penyimpangan menstruasi, dan lain sebagainya

Sama dengan dosis, mungkin masih ada efek samping lainnya dari obat ini yang belum kami sebutkan. Anda bisa melihat pada kemasan obat ini atau bisa juga bertanya kepada apoteker. Untuk informasi lanjut bisa anda tanyakan kepada dokter yang memberikan obat ini kepada anda.

Baca: Obat Dumolid: Kegunaan, Efek Samping, Bahaya dan Harganya

4. Interaksi Obat

Mengkonsumsi Zypraz bersamaan dengan obat-obatan lain bisa menurunkan efektivitas dari obat tersebut. Ada beberapa interaksi obat yang berkaitan dengan penggunaan Zypraz, diantaranya:

  • Efek bisa ditingkatkan oleh alkohol, sistem saraf pusat, barbiturat.
  • Antijamur azole juga dapat mengakibatkan interaksi obat.
  • Fluvoxamine dan Cimetidine berpotensi dapat mengganggu metabolisme obat.

5. Kontraindikasi

Beberapa orang dengan kondisi tertentu tidak disarankan menggunakan Zypraz. Jika tetap dipaksakan, dikhawatirkan malah menimbulkan kontraindikasi obat. Beberapa kondisi tersebut akan kami uraian di bawah ini:

  • Tidak boleh mengkonsumsinya jika terjadi peningkatan terhadap bola mata mendadak atau glaukoma akut sudut sempit.
  • Obat ini bisa mengakibatkan kontraindikasi terhadap pasien dengan insufisiensi paru akut.
  • Pasien yang otot tubuhnya melemah yang disebabkan oleh masalah pada otot dan saraf (miastenia gravis).
  • Anak serta bayi prematur yang sedang masa terapi antijamur.
  • Pasien dengan fobia atau rasa takut berlebihan terhadap suatu hal.
  • Pasien yang mengalami kesulitan dalam membedakan mana yang nyata dan imajinasi. Kondisi ini juga dinamakan obsesi psikosis kronik.

6. Aturan Pakai

  • Selalu gunakan Zypraz sesuai dengan dosis yang sudah anda terima.
  • Konsumsi obat ini secara rutin pada waktu dan jam yang sama. Misalnya, jika obat tersebut anda konsumsi sebanyak 3 kali. Maka disarankan mengkonsumsinya setiap 8 jam.
  • Setelah anda selesai menggunakannya, jangan lupa tutup kembali obat tersebut secara rapat kemudian anda simpan di tempat yang aman.
  • Jangan menambah atau mengurangi dosis ini tanpa sebelumnya berkonsultasi dengan dokter. Mengubah takaran dosis hanya akan mengakibatkan masalah pada kondisi kesehatan anda.
  • Jangan menghentikan penggunaan obat ini secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu kapan anda harus berhenti mengkonsumsinya.

7. Amankah Untuk Ibu Hamil?

Zypraz tergolong obat kategori D. Jadi, berdasarkan keterangan dari FDA bahwa obat ini terdapat bukti positif terhadap janin. Akan tetapi, jika manfaatnya masih bisa ditoleransi meskipun mengakibatkan resiko seperti digunakan dalam kondisi yang mengancam jiwa dan tidak ada obat lainnya, mungkin obat ini masih boleh diberikan. Namun harus berada dalam pengawasan dokter.