Vitrolenta: Indikasi, Dosis, Efek Samping, dan Cara Penyimpanannya

229
Vitrolenta Indikasi, Dosis, Efek Samping, dan Cara Penyimpanannya
Vitrolenta Indikasi, Dosis, Efek Samping, dan Cara Penyimpanannya

Bidhuan.id – Vitrolenta merupakan obat yang berguna untuk mengatasi pendarahan dan kekeruhan terhadap vitreous body. Vitreous body merupakan gel berfungsi sebagai ruangan antara retina dan lensa mata. Sesorang yang mengalami permasalahan ini biasanya diakibatkan oleh faktor usia dan hypertonia.

Selain itu, vitreous body juga bisa disebabkan karena seseorang mulai mengalami gejala katarak sinilis. Kondisi ini bisa dilihat dari lensa mata yang mulai keruh. Seperti yang kita ketahui bahwa mata merupakan bagian terpenting yang ada di dalam tubuh kita. Kondisi mata akan berpengaruh langsung terhadap kegiatan atau aktivitas yang kita lakukan.

Jika mata mulai mengalami masalah, maka bisa berdampak pada aktivitas kita yang terganggu. Selain itu, usia seseorang juga berpengaruh terhadap kesehatan mata. Terlebih lagi jika orang tersebut kurang memperhatikan kesehatan matanya yang berpotensi mengalami masalah yang tidak diharapkan.

Berkaitan dengan masalah pada vitreous body, masalah ini harus segera diobati. Salah satunya menggunakan obat yang bernama Vitrolenta. Obat tetes mata yang satu ini memang sudah dikenal dan mampu digunakan sebagai solusi mengatasi vitreous body. Untuk lebih mengenal tentang Vitrolenta, silahkan anda ikuti penjelasan kami di bawah ini.

Baca: Protagenta (Obat Tetes Mata): Manfaat, Efek Samping, Dosis dan Harga di Apotik

Seputar Obat Vitrolenta

1. Indikasi

Indikasi Vitrolenta
Indikasi Vitrolenta

Sebelumnya sudah kami sebutkan bahwa fungsi atau indikasi Vitrolenta adalah untuk mengobati gangguan pada vitreous body yang berupa pendarahan maupun kekeruhan. Kondisi ini bisa diakibatkan oleh beberapa hal, misalnya faktor usia, menderita gejala awal penyakit katarak sinilis, kemampuan kontraksi otot untuk berkontraksi atau yang dinamakan hypertonia, dan lain sebagainya.

Obat ini merupakan obat tetes mata yang tergolong sebagai obat keras. Obat ini masuk ke dalam kategori Midriatikum yang di dalamnya mengandung zat aktif diantaranya:

  • Sodium Lodide sebanyak 10 mg
  • Potassium Lodide sebanyak 5 mg

Dikarenakan tergolong sebagai obat keras, kemungkinan anda bisa mendapatkan obat ini hanya setelah anda mendapatkan resep dokter. Untuk itu, sebaiknya anda pergi ke dokter dan memeriksakan kondisi anda. Dokter nantinya akan benar-benar mengetahui seperti apa kondisi mata yang anda alami sehingga bisa memberikannya sesuai dengan takaran dosis yang pas.

2. Dosis

Dosis obat yang sesuai kondisi pasien akan berdampak pada seberapa efektif obat ini mampu bekerja. Untuk itu, jangan sampai anda salah menggunakan dosisnya agar pengobatan yang anda jalani mampu memberikan efek yang positif untuk kesembuhan mata anda.

Lalu berapa dosis yang tepat? Dosis umum yang diberikan adalah 1 tetes untuk diberikan sebanyak 1 sampai 3 kali dalam sehari. Dosis tersebut tentunya harus menyesuaikan kondisi anda sehingga sangat penting untuk datang dan berkonsultasi seputar kondisi anda dengan dokter.

Anda juga bisa memberitahu dokter anda jika selama menggunakan Vitrolenta, anda mengalami beberapa masalah. Terutama jika masalah tersebut berkenaan dengan efek samping yang ditimbulkan karena menggunakan Vitrolenta.

3. Efek Samping

Setelah informasi dosis yang telah anda ketahui, maka sekarang anda juga harus tahu apa saja efek samping akibat Vitrolenta. Efek samping tersebut bisa dialami oleh setiap orang yang menggunakan Vitrolenta. Ada juga orang yang terkena efek samping Vitrolenta namun tidak terlalu parah.

Baca juga: 4 Obat Iritasi Mata untuk Mengatasi Mata Merah, Bengkak dan Belekan

Untuk beberapa efek samping yang bisa anda alami selama menggunakan Vitrolenta adalah sebagai berikut:

  • Mata merah
  • Pelebaran pupil atau yang dinamakan sebagai midriasis
  • Iritasi
  • Mengalami gatal pada mata atau pruritus mata

Untuk pengguna jangka panjang, jangan lupa untuk selalu memberikan informasi tentang kondsii terbaru anda kepada dokter. Dengan begitu, dokter bisa mengetahui apakah Vitrolenta yang sekarang anda gunakan tersebut memang memberikan dampak positif atau tidak.

4. Cara Penyimpanan Vitrolenta

Cara Penyimpanan Vitrolenta
Cara Penyimpanan Vitrolenta

Untuk tetap menjaga kualitas obat Vitrolenta, sangat penting memahami cara penyimpanan obat ini. Dengan menyimpan Vitrolenta dengan benar, maka obat ini akan tetap terjaga kualitas dan manfaatnya untuk mengobati masalah mata yang anda alami.

  • Selalu simpan di tempat yang tidak lembab
  • Jangan letakkan pada tempat yang bisa terkena sinar matahari secara langsung
  • Jika sudah selesai anda gunakan, langsung tutup dan pastikan anda menutupnya secara rapat
  • Jangan simpan obat ini di tempat yang bisa dijangkau anak anda dan jangan pula meletakkannya di dekat tempat makan

Informasi lain seputar penyimpanan yang benar dapat anda konsultasikan dengan dokter. Selain itu, keterangan cara penyimpanannya sudah tertera di kemasan obat ini jadi tinggal anda lihat dan ikuti instruksi yang diberikan.

5. Apakah Vitrolenta Aman Untuk Ibu Hamil?

Setiap orang yang menggunakan obat ini bisa bermacam-macam. Penggunanya tidak terbatas usia serta jennis kelaminnya. Wanita hamil pun terkadang harus menggunakan Vitrolenta karena mungkin obat inilah satu-satunya pilihan. Bagaimana jika Vitrolenta digunakan ibu hamil? Apakah tidak akan menimbulkan efek negatif terhadap ibu hamil dan bayinya?

Baca: Jangan Sembarangan Gunakan Obat Tetes Mata, Bisa Buta Permanen

Berdasarkan informasi dari FDA atau Badan Pengawas Obat dan Makanan dari Amerika Serikat, obat yang satu ini masuk ke dalam kategori D. Maksudnya, obat ini telah terbukti memberikan dampak negatif pada manusia. Akan tetapi, jika manfaat yang dimiliki Vitrolenta lebih besar dibandingkan dengan resikonya, kemungkinan obat ini tetap diberikan.

Kondisi yang sama bagi seseorang yang memang harus menggunakan Vitrolenta untuk kondisi yang serius dan mengancam jiwa. Sementara itu, obat-obatan lainnya tidak efektif sehingga pilihan terakhir adalah dengan menggunakan Vitrolenta.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan terkait obat Vitrolenta. Kesimpulannya, obat ini merupakan obat tetes untuk kekeruhan atau pendarahan pada vitreous body. Obat ini tergolong obat keras sehingga untuk bisa menggunakannya harus melalui resep dokter. Semoga informasi ini bermanfaat.