Alpara Obat Apa : Indikasi Kontraindikasi, Dosis, Cara Penggunaan dan Efek Samping

838
Alpara Obat Apa - Indikasi Kontraindikasi Dosis Cara Penggunaan dan Efek Samping
Alpara Obat Apa - Indikasi Kontraindikasi Dosis Cara Penggunaan dan Efek Samping

Bidhuan.id – Alpara obat apa? Membahas obat seakan menjadi sesuatu yang tak ada habisnya sebab obat memiliki begitu banyak varian, manfaat, dan merk. Walaupun bukan bekerja atau terjun langsung di bidang pengobatan, sebagai orang awam kita tetap harus mengetahui apa saja obat obat terbaik atau manfaat beragam jenis obat secara umum agar ketika diri kita atau orang terdekat sakit dapat memberikan pertolongan pertama dengan cepat dan tepat. Perlu anda ketahui bahwa obat alpara untuk mengobati batuk dan flu.

Baca juga : alpara dan molexflu mana yang terbaik mengatasi flu bersin dan demam

Salah satu obat yang dibahas kali ini berhubungan dengan sakit flu dan batuk yang merupakan penyakit ringan namun hampir semua orang pernah terjangkit. Flu dan batuk jika dibiarkan begitu saja tentu menyebabkan rasa tidak nyaman dan beresiko menyebabkan penyakit pada organ tubuh lainnya.

Alpara Obat Flu
Alpara Obat Flu

Anda dapat mengatasi flu dan batuk dengan obat Alpara. Penjelasan berikut akan memberikan pemahaman menyeluruh tentang obat flu dan sakit tenggorokan tersebut, mulai dari Alpara obat apa, bagaimana dosis dan cara penggunaannya, dan hal hal penting yang berkaitan lainnya.

Alpara Obat Apa?

Alpara ialah obat batuk pilek untuk mengobati sakit flu yang disertai dengan gejala batuk kering dan alergi seperti demam, pegal, sakit kepala, kelelahan, menggigil, sakit tenggorokan, bersin, hidung tersumbat, dan hidung yang mengeluarkan cairan atau ingus.

Alpara memiliki kandungan dan manfaat sebagai berikut :

  • Paracetamol 500 mg.

Berperan untuk menurunkan demam, meredakan sakit kepala, mengurangi nyeri yang terjadi karena flu.

  • Phenylpropanolamine HCL 12,5 mg.

Mampu meredakan hidung tersumbat dengan cara menyusutkan pembuluh darah vena dan arteri pada area hidung dan saluran pernafasan.

  • Chlorpheniramine maleat 2 mg.

Berfungsi untuk meredakan gejala terhadap bakteri penyebab flu seperti hidung beringus, bersin bersin, mata berair, dan gatal pada hidung.

  • Dextromethorpan HBr 15 mg.

Bekerja untuk menekan refleks batuk dan mengeluarkan dahak dari saluran pernafasan.

Alpara merupakan golongan obat bebas terbatas dimana obat bisa dikonsumsi tanpa resep dokter namun harus benar benar tepat dalam penggunannya. Sediaan yang dijual di pasaran ialah dalam bentuk tablet dan sirup sehingga dapat dikonsumsi oleh anak anak dan dewasa.

Indikasi dan Kontraindikasi Obat Alpara

Alpara dapat digunakan untuk anak anak dan dewasa yang terjangkit flu dan batuk ringan hingga sedang yang memiliki kondisi tubuh normal atau tidak memiliki riwayat penyakit berbahaya, kekurangan gizi, atau kelainan dalam kekebalan tubuh.

Indikasi dan Kontraindikasi Obat Alpara
Indikasi dan Kontraindikasi Obat Alpara

Sedangkan penggunaan Alpara harus diwaspadai pada :

  • Orang dengan hipertensi (darah tinggi) dan resiko stroke (misalnya orang tua dengan berat badan dan kolestrol lebih dari normal.
  • Gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Orang dengan penyakit mata, asma, kencing manis, jantung, paru paru, penyakit kelamin, dan tiroid (gondok).
  • Orang yang memiliki kesulitan dalam buang air kecil.
  • Anak anak di bawah usia 6 tahun.
  • Ibu hamil dan ibu menyusui.
  • Memiliki alergi terdapat kandungan obat.
  • Orang yang memiliki kebiasaan gaya hidup tidak sehat seperti perokok berat dan peminum alkohol.

Dosis dan Cara Penggunaan Obat Alpara

Dosis Obat Alpara
Dosis Obat Alpara

Dosis terbaik ialah sesuai dengan anjuran dokter, namun dalam kemasan produk telah dituliskan anjuran penggunaannya yaitu :

  • Anak anak 6 sd 12 tahun , 3 kali sehari ½ tablet. Untuk bentuk sirup dapat dikonsumsi 3 kali sehari dengan takaran 2 sendok teh tiap kali minum.
  • Dewasa , 3 kali sehari 1 tablet.

Obat diminum dengan air putih setelah makan. Konsultasi dengan dokter jika tidak terdapat perubahan atau penurunan gejala penyakit flu dan batuk setelah mengkonsumsi obat selama 2 hari.

Efek Samping Obat Alpara

Semua obat umumnya memiliki efek samping sebagai bentuk reaksi untuk membunuh bakteri penyebab penyakit untuk mencapai kesembuhan yang ditargetkan, tidak semua efek samping terjadi, jika obat digunakan seacra tepat disertai upaya menjaga kesehatan tubuh lain seperti meningkatkan nutrisi dan istirahat cukup, efek samping berikut sangat jarang terjadi.

  • Mengantuk, mual, muntal, diare atau sembelit.
  • Detak jantung terasa lebih cepat.
  • Mulut kering.
  • Kerusakan hati dan ginjal jika dikonsumsi berlebihan dan dalam jangka waktu lama.

Bila efek samping terasa sangat mengganggu dan terjadi berkelanjutan, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis.

Peringatan dan Perhatian 

Berikut hal hal yang harus diperhatikan selama mengkonsumsi obat Alpara.

  • Buang sisa Alpara sirup yang tak lagi digunakan sebab jika berada dalam kondisi yang sudah terbuka tidak boleh digunakan dalam jangka waktu lama atau hanya dapat digunakan dalam sekali pengobatan.
  • Gunakan obat Alpara sesuai aturan, hindari minum dengan dosis lebih kecil atau lebih besar dari yang dianjurkan. Minum kurang dari dosis akan membuat efektifitas obat berkurang dan membuat bakteri penyebab flu dan batuk menjadi kebal, sedangkan minum dalam jumlah berlebih membuat kerusakan pada hati atau ginjal serta efek samping yang berlebihan.
  • Hati hati penggunaan pada penderita epilepsi, orang yang beresiko kejang, lansia dengan penyakit dalam, ibu hamil, dan ibu menyusui.
  • Obat ini memiliki efek samping mengantuk sehingga dianjurkan tidak melakukan aktifitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi selama minum obat seperti menngemudi atau mengoperasikan mesin berat.
  • Hindari minum obat dengan teh, susu, atau alkohol.
  • Simpan obat pada suhu ruangan yang sejuk dan terhindari dari panas serta lembab.

Obat batuk dan flu yang beredar di pasaran saat ini mungkin sangat banyak dan memiliki keunggulan masing masing, namun dalam penggunaannya termasuk obat Alpara akan lebih maksimal jika disertai dengan gaya hidup sehat seperti istirahat cukup, menjauhi makanan yang menyebabkan flu dan batuk, tidak merokok dan tidak minum alkohol, mengurangi aktifitas berat, serta menggunakan obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Baca juga : obat alpara kegunaan komposisi efek samping dosis dan harga