Trofeo Persija 2016 digelar 14 Februari Namun Terganjal BOPI

1477
trofeo persija 2016

Trofeo Persija 2016 Digelar 14 Februari Namun Terganjal BOPI. Bidhuaners akan kembali dihibur oleh turnamen segitiga sebagai persiapan menghadapi Indonesian Super Competition (ISC) 2016. Turnamen segitiga yang biasanya digelar di hari jadi klub kebanggaan ibukota ini kini akan digelar pada hari valentine. Satu tim telah diundang yakni, Arema Cronus. Besar kemungkinan siaran langsung akan dipegang oleh Net TV sebagai sponsor Persija saat ini.

Satu tim lagi masih belum ditentukan. Untuk tahun lalu Sriwijaya FC dan Arema Cronus serta tentunya Persija Jakarta sebagai pesertanya. [Baca : Hasil dan Video Pertandingan Trofeo Persija 2015]

Sebelumnya, Jadwal trofeo Persija akan diselenggarakan pada awal Februari namun mengalami pengunduran. Itupun tergantung dari izin BOPI terkait diadakannya Indonesian Super Competition (ISC) 2016. Trofeo Persija digelar juga untuk mempersiapkan ISC 2016 sebagai ajang pemanasan.

“Trofeo rencananya 7-8 Februari. Namun, kami harus masih menunggu keputusan BOPI. Kami sebenarnya banyak yang mengajak main di turnamen, tetapi kan percuma kalau menyiapkan tim hanya untuk turnamen yang tak berkepanjangan,” ucap Ketua Umum Persija, Ferry Paulus dikutip dilaman resmi Persija.

Sementara itu, Arema Cronus telah mendapatkan undangan dari Persija Jakarta untuk mengadakan laga ini.

“Kita akan menghadapi Persija pada tanggal 14 Februari 2016, pas hari Valentine,” tandas Ruddy Widodo, Manajer Tim Arema Cronus seperti dilansir dari Malang Post.

Jika digelar 14 Februari, maka akan bertabrakan dengan jadwal Piala Gubernur Kaltim. [Baca : Pembagian Grup, Regulasi dan Jadwal Piala Gubernur Kaltim 2016]

Persija Jakarta sendiri akan mempersiapkan timnya akhir Januari ini sambil menunggu pelatih asing baru. Kabar terakhir Coach Rene Albert akan merapat.



Ternyata hiburan rakyat gratis ini lagi-lagi tergantung dari BOPI yang merupakan representatif dari pemerintah. Akan lebih lancar perizinannya jika kegiatan ini didukung oleh Presiden Joko Widodo seperti helatan Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman yang artinya membutuhkan loby tingkat tinggi.