6 Warna Dahak yang Berbahaya pada Batuk Berdahak

0
175
6 Warna Dahak yang Berbahaya pada Batuk Berdahak
6 Warna Dahak yang Berbahaya pada Batuk Berdahak

Bidhuan.id – Walaupun dahak bisa dibilang sebagai masalah yang umum, ada beberapa warna dahak yang berbahaya dan patut diwaspadai. Dahak adalah cairan berlendir dan kental yang dihasilkan oleh selaput lendir pada saluran pernapasan manusia. Jika Anda terserang penyakit, warna dahak mampu mengindikasikan penyakit tersebut. Lantas, bagaimana cara mengenalinya? Mulai dari dahak berwarna putih kental, dahak berwarna coklat kemerahan, dahak berwarna hijau kekuningan ataupun dahak hijau. Arti masing-masing warna dahak tersebut apa sih? Ingin tahu jawabannya? Simak ulasan dibawah ini.

Mengenal Penyakit dari 6 Warna Dahak

Berikut informasi mengenai arti dari warna-warna dahak pada batuk berdahak yang berkaitan erat dengan kesehatan tubuh Anda.

  1. Batuk berdahak bening

Salah satu warna dahak yang berbahaya adalah bening dan keruh. Jika warna dahak Anda seperti ini, Anda patut waspada. Pada kasus tertentu, pilek yang disebabkan oleh alergi maupun infeksi virus dapat mengakibatkan dahak berwarna bening yang berlebih.

Hal ini cukup fatal karena merupakan awal terproduksinya lendir berwarna kuning dan hijau. Beberapa penyakit yang menyebabkan terproduksinya dahak berwarna seperti ini adalah bronkitis kronis, postnatal drip, dan gastroesophageal reflux disease. Sebaiknya Anda segera berobat ke dokter jika dahak Anda menghasilkan warna bening yang keruh.

  1. Batuk berdahak putih atau abu-abu

Mengkonsumsi beberapa makanan maupun minuman seperti susu atau makanan yang mengandung susu memang mengakibatkan terproduksinya lendir berwarna putih. Namun, jika Anda tidak mengkonsumsi makanan maupun minuman tersebut dan lendir Anda berwarna putih,ada baiknya melakukan pengecekan pada kondisi kesehatan.

Dihasilkannya dahak berwarna putih atau abu-abu dapat menunjukkan terjadinya infeksi pada saluran pernapasan Anda. Penyebab lain dihasilkannya lendir berwarna tersebut adalah adanya bronkitis kronis maupun virus, alergi akan benda-benda maupun zat-zat tertentu, asma, radang tenggorokan, dan gastroesophageal reflux disease.

Selain itu, merokok dan polusi udara juga dapat menyebabkan lendir Anda berwarna abu-abu.

Baca: Obat Anakonidin: Obat Batuk Sirup Tanpa Alkohol yang Bagus untuk Anak

  1. Batuk berdahak kuning terang

Kabar baik dari dahak berwarna kuning adalah kekebalan tubuh Anda berfungsi dengan baik dalam melawan infeksi virus di dalam tubuh Anda. Namun, dahak berwarna kuning terang tidak selamanya baik karena ada kemungkinan tubuh Anda terkena infeksi, menderita asma, maupun mengalami alergi yang dapat mengakibatkan peradangan pada saluran pernapasan bagian atas.

Selain itu, menghirup udara kering berkali-kali juga dapat menyebabkan dahak Anda berwarna kuning terang.

  1. Batuk berdahak kuning tua

Batuk berdahak warna kuning tua adalah tanda bahwa Anda terinfeksi bakteri, infeksi saluran pernapasan bawah, atau infeksi sinus. Jika Anda merasakan nyeri pada dada, sesak napas, atau batuk, dan disertai dengan dahak berwarna kuning tua, segera periksa ke dokter.

Hal-hal tersebut menandakan gangguan pada kesehatan Anda yang memerlukan penanganan segera.

Baca: 4 Obat Pengencer Dahak untuk Mengobati Batuk Berdahak

  1. Batuk berdahak hijau

Batuk berdahak berwarna hijau disebabkan oleh adanya infeksi jangka panjang atau adanya inflamasi non-infeksi. Warna dahak tersebut biasa dikaitkan dengan enzim yang dikenal dengan nama myeloperoxidases (MPO) dan biasanya muncul karena kerusakan neutrofil dalam sel.

Dahak ini kemudian dikeluarkan oleh sel-sel darah putih pada tubuh Anda. Bronkitis kronis juga ditandai dengan kelelahan, batuk, menggigil, dan disertai dengan hadirnya dahak hijau pada tubuh Anda. Selain itu, dahak berwarna hijau juga merupakan tanda adanya penyakit pneumonia, fibrosis kistik, dan abses paru-paru.

  1. Batuk berdahak coklat

Dahak berwarna coklat biasa dikaitkan dengan perokok. Jika dahak Anda berwarna coklat dan bertekstur kasar, kemungkinan Anda menderita penyakit paru obstruktif kronik. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda harus mengurangi frekuensi merokok karena kebiasaan ini akan memperburuk kesehatan.

Selain itu, menghirup debu dan asap dalam jumlah banyak juga mengakibatkan dahak Anda berwarna coklat karena masuknya debu dan kotoran yang terhirup ke saluran pernafasan. Hal ini juga pelru diwaspadai, karena debu dan kotoran yang terhirup dalam jumlah banyak dan terus-menerus dapat mengakibatkan gangguan dan disfungsi organ pernafasan yang berbahaya.

Jadi, pada dasarnya dahak tidak selalu identik dengan penyakit yang serius. Hanya saja, beberapa warna dahak mampu mengindikasikan beberapa gangguan serius dalam kesehatan dan menandakan perlunya penanganan medis yang cukup serius dan bersifat segera. Apakah Anda termasuk memiliki warna dahak yang berbahaya? Jika iya, segera temui dokter.

Baca: Ambroxol Sirup: Obat Pengencer Dahak/Lendir di Tenggorokan