Berapa Lama Waktu Ideal Mengganti Sikat Gigi? Yuk Cari Tahu

0
377
Berapa Lama Waktu Ideal Mengganti Sikat Gigi
Berapa Lama Waktu Ideal Mengganti Sikat Gigi

Bidhuan.idMenggosok / menyikat gigi merupakan kegiatan yang umum dilakukan oleh semua orang dan dapat dikatakan wajib untuk dilakukan agar gigi selalu bersih. Selain itu, menggosok gigi dengan cara sikat gigi yang benar memberikan banyak manfaat, mulai dari dapat mencegah gigi berlubang, menyegarkan nafas di mulut, serta dapat meningkatkan percaya diri, dll. Namun sayangnya, masih banyak orang yang kurang memperhatikan pentingnya mengganti sikat gigi. Tak peduli apakah anda telah menggunakan merek sikat gigi yang bagus sekalipun. Mengganti sikat gigi merupakan hal yang juga perlu dilakukan secara berkala. Namun, harus seberapa lama sikat gigi diganti? Berikut penjelasan mengenai waktu ideal mengganti sikat gigi.

Kapan waktu yang ideal mengganti sikat gigi?

Salah satu penyebab permasalahan pada gigi dapat diakibatkan oleh sikat gigi yang terlalu lama dipakai atau tidak rutin diganti. Banyak orang yang masih kurang memperhatikan pentingnya mengganti sikat gigi secara rutin atau kapan waktu yang tepat untuk menggantinya. Kebanyakan orang lebih fokus kepada cara sikat gigi yang benar, padahal itu saja tidaklah cukup.

Baca juga: 8 Cara Efektif Memutihkan Gigi Secara Alami yang Harus Kamu Coba

Lalu, kapan waktu yang ideal untuk mengganti sikat gigi?

Sebaiknya, Anda mengganti sikat gigi setiap 3 bulan sekali. Sikat gigi yang sudah rusak tidak akan efektif dalam membersihkan gigi lagi justru dapat merusaknya. Bagi Anda yang memiliki penyakit pada gusi atau mulut disarankan untuk mengganti sikat gigi Anda setiap 1 bulan sekali guna mencegah perkembangbiakan kuman.

Namun, selain itu ada beberapa waktu lain yang disarankan untuk segera mengganti sikat gigi Anda, yaitu:

  • Saat sikat gigi yang Anda gunakan jatuh.

Kuman tidak memerlukan banyak waktu untuk berpindah tempat, ia dapat berpindah dari mana saja. Segera ganti sikat gigi Anda saat jatuh karena besar kemungkinan sikat gigi tersebut sudah berkuman.

  • Saat bristles (bulu-bulu sikat) sudah mulai mengembang atau rusak.

Bulu sikat yang rusak tidak akan nyaman ketika dipakai dan dapat menyebabkan gusi Anda berdarah. Selain itu, bulu sikat juga dapat menjadi tempat berkumpulnya kuman. Oleh karena itu, gantilah sikat gigi Anda saat bulu sikatnya sudah rusak karena tidak efektif lagi untuk membersihkan gigi.

  • Setelah berpergian.

Anda harus mengganti sikat gigi setelah berpergian, karena sikat gigi yang berada dalam wadah tertutup selama lebih dari satu hari akan ditumbuhi oleh bakteri dikarenakan bakteri mudah tumbuh pada lingkungan yang lembab.

Ada baiknya untuk menyimpan sikat gigi dalam keadaan yang kering karena akan mencegah pertumbuhan bakteri. Disarankan saat berpergian gunakanlah wadah yang memiliki lubang untuk menyimpan sikat gigi Anda agar udara dapat segera keluar setelah Anda menggunakan sikat gigi tersebut.

  • Ketika sikat gigi Anda menempel dengan sikat gigi lain.

Segeralah mengganti sikat gigi Anda setelah menempel dengan sikat gigi orang lain. Karena mungkin saja sikat gigi orang lain tersebut mengandung kuman dan kemudian kuman menyebar ke sikat gigi Anda.

Dan sangat disarankan untuk tidak menggunakan sikat gigi yang sama dengan orang lain karena kita tidak tahu apakah orang tersebut mengidap suatu penyakit tertentu. Sehingga bisa saja kita terinfeksi atau tertular penyakit yang sama.

  • Saat Anda sembuh dari sakit.

Terakhir, satu hal lain yang menjadi indikasi harus digantinya sikat gigi yaitu saat seseorang terkena infeksi suatu penyakit. Segeralah mengganti sikat giginya, ketika ia sembuh.

Mengapa sikat gigi perlu diganti secara rutin?

  1. Tidak membersihkan dengan optimal. Tekstur dari sikat gigi yang dipakai cukup lama tidaklah baik lagi atau sudah rusak. Sehingga percuma saja jika Anda menyikat gigi secara rutin namun tidak dapat membersihkan gigi Anda secara optimal.
  2. Banyaknya bakteri yang menumpuk. Penumpukan bakteri dapat terjadi pada sikat gigi Anda. Jika Anda tidak menggantinya secara rutin maka bakteri tersebut dapat masuk ke dalam mulut dan dapat menyebabkan gangguan pada mulut atau gusi Anda.
  3. Peradangan pada gusi. Dengan menggunakan sikat gigi yang sudah rusak cukup lama dapat mengakibatkan gigi jadi mudah terinfeksi virus dan bakteri dalam jangka lama sehingga akan meningkatkan terjadinya resiko peradangan gusi. Peradangan gusi sangatlah berbahaya karena gusi Anda akan sering mengalami pendarahan. Jika pendarahan tersebut terus terjadi maka lama-kelamaan gusi Anda akan membusuk gusi dan memperparah gangguan yang ada dalam mulut.

Oleh karena itu, agar terhindar dari hal-hal diatas gantilah sikat gigi Anda minimal setiap 3 bulan sekali. Selain itu, jangan lupa untuk selalu merawat sikat gigi Anda dengan membersihkannya setiap setelah digunakan, dengan mencucinya menggunakan air atau dapat direndam dengan cairan pencuci mulut antibakteri.



Baca juga: Obat Pereda Sakit Gigi untuk Pengobatan Sakit Gigi di Rumah