Menpora Keukeuh Bersiaplah Tiada laga Timnas, ISL, Piala AFC 2015

1930
surat balasan fifa3

Seperti diketahui bersama FIFA telah membalas surat dari Menpora secara resmi tertanggal 10 April 2015. Menpora baru-baru ini tetep keukeuh alias teguh pendiriannya untuk menjelaskan perkara yang dianggap beliau membela kepentingan dan statuta FIFA.

Namun bila Menpora Keukeuh Bersiaplah Tiada laga Timnas, ISL, Piala AFC 2015. Mengapa? karena jelas jelas di surat FIFA berikut ini apabila ada campur tangan pihak ketiga sesuai statuta FIFA makan Indonesia akan dikenakan sanksi.

surat balasan fifasurat balasan fifa

Seperti dilansir detik.com, Menpora dengan yakinnya untuk terus mempertahankan pendapatnya dengan asumsi memajukan kompetisi yang sehat.

“Bismillah (maju terus). Indonesia ini negara hukum, negara daulat. Kalau pemerintah tidak boleh campur urusan rakyat, siapa yang mengurusi? Selama ini ke mana mereka? Mestinya dibina dong. Berikan kami kompetisi yang sehat, kejujuran dalam berolahraga sepakbola. Masa negara enggak boleh mengurusi rakyat sendiri,” Ujar Menpora, Imam Nahrawi

“Ancaman seperti itu sudah saya dengar tahun 2013. Ya, yang namanya ancaman kita lihat saja nanti,” tutupnya.

Bagi yang belum tahu akibat dari sanksi FIFA berikut adalah dampaknya

Ini dampak apabila FIFA menjatuhkan Sanksi

1. Absen di pentas Internasional

Bukan hanya timnas, klub yang bermain di tingkat internasional tidak diperbolehkan mengikuti turnamen yang berada di bawah naungan FIFA. Imbasnya Persib dan Persipura yang sekarang memimpin klasemen Piala AFC semua laga akan didiskualifikasi.

2. FIFA akan stop bantuan

FIFA akan menghentikan bantuan yang biasanya diberikan kepada Indonesia pada setiap tahunnya kurang lebih sebesar 250 ribu dollar Amerika.

3. Wasit Indonesia dilarang di even internasional.

Dampak lainnya adalah wasit Indonesia tidak bisa memimpin pertandingan di even-even yang ada di bawah naungan FIFA.

4. Pemain Indonesia tidak bisa bermain di luar Negeri

Para pemain Indonesia tidak bisa bermain diluar negeri. Andik Vermansyah sebagai contohnya diharuskan pulang kampung karena tidak diperkenalkan bermain di liga berafiliasi FIFA. Begitu juga sebaliknya, terancam ISL-QNB League 2015 pemain asing tidak akan bisa bermain.

5. Sepi sponsor

Ya itulah dampak terakhir yang akan diterima Indonesia, sponsor akan menjauh dari Indonesia akibat Sanksi FIFA ini. Kontrak sponsor untuk ISL-QNB League bersiaplah dibatalkan.

ARTIKEL TERKAIT