BPOM Bantah Fluor dalam Air Kemasan Berbahaya Untuk Dikonsumsi

0
1229
fluoride bahaya

Baru-baru ramai di media sosial setelah beberapa media online memberitakan bahwa Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berbahaya untuk kesehatan karena kandungan Fluor contohnya untuk kesehatan Gigi pada anak. Selain itu, adapula yang menghubungkan antara fluor dengan kanker. BPOM mengeluarkan surat edaran dan Bantah Fluor dalam Air Kemasan Berbahaya Untuk Dikonsumsi.

Dikutip dari shinysmiledentalclinic.com, Fluor secara alamiah terdapat di semua sumber air, termasuk air laut. Fluor tidak memiliki bentuk bebas di alam, karena zat ini selalu bergabung dengan unsur lain dan membentuk senyawa yang disebut fluoride.

Berikut adalah kutipan dari situs indocropcircles.wordpress.com, yang berjudul “Waspadalah Bahaya Fluoride di Dalam Air Minum Kemasan Yang Memicu Kanker Hingga Rendahkan IQ Anak”.

Setelah 22 tahun melakukan penelitian, Harvard University menemukan betapa bahayanya Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang mengandung Floride atau Florida atau Flouride. Temuan terkini dari Harvard University itu menyatakan bahwa air minum dalam kemasan dengan Fluorida juga dapat mengurangi IQ anak-anak.

Okezone.com juga sempat memberitakan bahwa Air Kemasan Bahayakan Kesehatan Gigi Anak.

MINUM air kemasan merupakan hal biasa. Minum air kemasan sering dianjurkan oleh dokter dan ahli diet karena dapat menghindarkan Anda dari bahaya dehidrasi.
Tapi, beberapa ahli berpendapat bahwa air kemasan mungkin punya risiko. Seperti dilansir Foxnews yang mengutip dari HealthDay News melaporkan, peneliti mengkhawatirkan kesehatan gigi Anda akan bermasalah akibat dari air kemasan.
Produsen air kemasan di Amerika Serikat menyatakan produk mereka “bersih” dan “murni”, tetapi tidak setiap merek mengandung unsur yang sangat penting, fluoride. Senyawa -terbuat dari kombinasi fluor dan mineral batuan yang baik untuk membantu mengurangi risiko rongga gigi.
Ahli gigi khawatir bahwa dengan begitu banyak orang mengonsumsi air kemasan – sekira 8,4 miliar galon per tahun- orang akan mengalami gigi berlubang dan kebersihan gigi buruk.
Menurut Dr Burton Edelstein, Presiden Proyek Kesehatan Gigi Anak di Washington DC menjelaskan bahwa meningkatnya laju kerusakan gigi pada anak-anak ada pada tingkat “mengkhawatirkan.”

Oleh karenanya BPOM memberikan klarifikasi beberapa waktu lalu sebagai berikut

KLARIFIKASI

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA
TENTANG AIR MINERAL YANG DIBERITAKAN TIDAK AMAN DIKONSUMSI
KARENA MENGANDUNG FLUOR

Sehubungan dengan pemberitaan di berbagai media sosial mengenai kandungan fluor dalam produk air mineral, Badan POM memandang perlu memberikan penjelasan sebagai berikut:

  1. Fluor merupakan salah satu zat gizi yang kebutuhannya untuk setiap orang perhari diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan bagi Bangsa Indonesia.
  2. Kandungan fluor dalam Air Mineral diatur dalam dalam SNI 01-3553-2006 tentang Air Minum dalam Kemasan, yang penerapannya bersifat wajib melalui Peraturan  Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 96/M-IND/PER/12/2011. Selain itu kandungan fluor juga diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.
  3. Badan POM melakukan penilaian terhadap keamanan, mutu, dan gizi produk pangan sebelum diedarkan di wilayah Indonesia (pre-market evaluation).
  4. Badan POM secara rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di wilayah Indonesia (post-market control).
  5. Kepada masyarakat dihimbau agar teliti dalam membaca label. Jadilah konsumen cerdas yang tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar di media sosial. Jika ragu-ragu atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, hubungi Contact Center HALO BPOM 500533 atau sms ke 081.21.9999.533 atau email: [email protected]

Demikian penjelasan ini disampaikan untuk dapat dimanfaatkan.

Jakarta, Oktober 2015



Surat edaran terlampir

SHARE