Layaknya Tinta Printer Sekarang Obat pun Bisa di Isi Ulang melalui Aliran Darah

0
812
Refilling drug delivery depots through the blood - PNAS 2014
Refilling drug delivery depots through the blood - PNAS 2014

Bidhuan.id – Jurnal terbaru yang di publikasikan di PNAS pada bulan Juli 2014, menemukan teknik terbaru yang bisa menyimpan polimer dalam bentuk hidrogel pada lokasi tertentu untuk di isi ulang oleh obat baru pada interval tertentu. Penemuan ini memiliki potensi yang bisa dikembangkan untuk berbagai penyakit seperti kanker, penyembuhan luka, peradangan dan lainnya.

Peneliti dari Universitas Harvard ini berhasil membuktikan dalam skala laboratorium dengan menggunakan tikus, efektif dalam mengurangi pertumbuhan sel kanker. Cara kerja sistem ini, hidrogel dengan sistem polisakarida Alginat dan oligodeoxynucleotide (ODN) yang juga mengandung obat anti kanker (doxorubucin) di injeksikan pertama kali ke tempat yang terindikasi kanker. Seperti kita ketahui, hidrogel dengan sistem polimer akan membuat pelepasan obat menjadi lebih lama dan terkendali seiring waktu. Seminggu kemudian, doxorubucin dalam bentuk hidrogel tanpa oligodeoxynucleotide (ODN) diinjeksikan secara intravena atau di bagian seperti kita di infus, proses pengisian kembali ini ketika dibandingkan dengan sistem tanpa injeksi awal di lokasi kanker menghasilkan efek terapi yang signifikan. Karena obat akan menuju ke polimer yang mengandung oligodeoxynucleotide (ODN) yang sebelumnya diinjeksikan, kemudian berinteraksi dan terakumulasi kembali di polimer.

Jurnal yang berjudul ‘Refilling drug delivery depots through the blood‘ akan bermanfaat bagi para klinisi yang selama ini menggunakan sistem obat seperti implant yang tentunya untuk sistem penghantaran yang tidak bisa terdegradasi oleh tubuh perlu pengangkatan dengan operasi. Selain itu, sistem ini bisa mengurangi rasa sakit dalam setiap aplikasinya.

Opini :

Di negara lain sudah jauh memikirkan sistem penghantaran obat seperti ini, bagaimana dengan di Indonesia??

Baca: Jika Terkena DBD, Sebaiknya Gunakan Obat Parasetamol dan Hindari Antibiotik