Jamur Jepang Potensial Untuk Obat Kanker Serviks

0
1843
Jamur Jepang Potensial Untuk Obat Kanker Serviks
Jamur Jepang Potensial Untuk Obat Kanker Serviks

Bidhuan.id – Ternyata bukan hanya melinjo-nya Indonesia yang dipatenisasi orang asing. Giliran bahan asli Jamur dari Jepang yang mungkin bisa di patenisasi oleh peneliti dari Amerika. Peneliti dari Universitas Texas menemukannya senyawa unik dari Jamur shiitake yang hanya tumbuh di Jepang dan bisa membasmi Human Papilloma Virus (HPV) dalam sel kanker serviks atau kanker mulut rahim.

HPV adalah virus yang umum ditemukan, sangat menular, bisa menginfeksi kulit terutama lapisan kulit yang memiliki kelembaban tinggi di tubuh, seperti di leher rahim, mulut dan tenggorokan.

Seperti kita ketahui, saat ini tidak ada obat yang efektif atau suplemen untuk mengobati HPV, yang terdapat di lebih dari 99 persen kasus kanker serviks. Ekstrak yang ditemukan dalam jamur shiitake ini dapat memainkan peran dalam mencegah pertumbuhan HPV. HPV dapat menyebar melalui kontak seksual dan menyebabkan kanker serviks pada wanita serta kanker tenggorokan, anus dan pen**.

Jamur shiitake, secara empiris telah digunakan sebagai bahan obat asli Asia Timur selama berabad-abad lamanya, dan mengandung bahan kimia unik yang disebut Active Hexose Correlated Compound (AHCC), yang merupakan campuran dari asam amino, polisakarida dan mineral.

Dalam studi baru, 10 wanita yang terinfeksi virus HPV diberi ekstrak jamur, sekali sehari selama enam bulan. 8 orang berhasil diobati dan saat ini uji klinis sedang dilakukan dengan jumlah populasi yang lebih besar.

Profesor Judith Smith, dalam situs medicaldaily.com, mengatakan: “Hasil ini sangat menggembirakan. Karena AHCC adalah suplemen gizi tanpa efek samping dan memiliki manfaat modulasi kekebalan lainnya, kami akan berencana menggunakan enam bulan pengobatan dalam fase kami di dua studi klinis untuk menghasilkan data yang konsisten.”

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan AHCC meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan jumlah sel-sel yang membantu tubuh melawan infeksi dan menghambat pertumbuhan tumor.

Opini :

Tingginya kasus kanker serviks di Indonesia saat ini membuat WHO menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penderita kanker serviks terbanyak di dunia. Dari beberapa jenis kanker, kanker serviks juga dikenal sebagai penyebab terbesar kematian.

Penemuan ini memberikan titik terang bagi penderita kanker serviks di Indonesia. Semoga prediksi WHO untuk penderita kanker serviks di Indonesia yang akan terus meningkat hingga 2030 menjadi terus menurun populasi penderitanya.



Baca: Cara Menghilangkan Kutu Air dengan Obat Salep Anti Jamur