Setelah Ditinggal Pemain Bintang, Kini Persib Ditinggal Pelatihnya

899
@m_aji25 14m14 minutes ago Ini Bandung, ini bobotoh, ini #PERSIB ❤ [pic] — https://path.com/p/1Zk4dS

Setelah Ditinggal Pemain Bintang, Kini Persib Ditinggal Pelatihnya. Kondisi sepak bola di Indonesia yang masih carut marut membuat beberapa pemain bintang Persib Bandung harus angkat koper dari Persib Bandung.

Semua pemain asingnya (Vladimir Vujovic, Makan Konate, dan Illija Spasojevic) yang mengantarkan Persib juara harus berkelana ke negeri tetangga untuk melanjutkan karirnya. Bukan hanya pemain asing, pemain lokalnya seperti Firman Utina, Ahmad Jupriyanto, sampai ke Dedi Kusnandar mencoba mengikuti jejak pemain asingnya.

Bukan hanya itu, setelah wakil manajer Persib, Mulyana mundur. Kini pelatih kepala Djadjang Nurjaman harus mundur dari maung Bandung. Tapi mundurnya Djanur atas kehendak manajemen Persib.

Djanur akan menimba ilmu ke Italia bersama Internazionale Milan untuk berguru dalam jangka waktu setahun. Semua biaya ditanggung oleh PT. Persib Bandung Bermartabat sebagai hadiah telah memberikan banyak gelar juara bagi Persib.

Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Glenn Sugita dalam akun twitter pribadinya memaparkan bahwa Persib telah melakukan kerja sama dengan Inter Milan untuk memperkuat pondasi Persib di musim yang akan datang.

“2016 adalan momen untuk membangun kembali pondasi @persib sebagai klub profesional terbaik. Bulan ini (Januari 2016) @persib kerjasama dengan @intermilan akan lakukan pembinaan dan pelatihan pemain dan pelatih,” tulis @glennpersib, Jumat (8/1/2016).

Djanur pun menyambut kesempatan emas ini, selain akan belajar mengenai cara pengelolaan tim U-16 atau U-18 dan U-19, dengan melihat sesi latihan, pertandingan dan turnamen. Agenda lainnya adalah akan mencoba melihat sesi pelatihan dan pertandingan Serie B dan Liga Pro (Inter Milan).

Bahkan berencana untuk mengambil lisensi kepelatihan UEFA dan jika terwujud bisa menjadi pelatih Indonesia pertama yang berlisensi kepelatihan Eropa.



“Kalau kursus kepelatihan UEFA masih belum tentu saya mengambilnya atau mengambil di mana. Tapi kalau memang nanti saya mendapat lisensi di sana (Eropa), mungkin saya pelatih Indonesia yang menangani klub profesional pertama mendapatkannya. Tapi itu kan masih rencana. Saya akan mencoba mencari di sana (Eropa), apakah di Swiss atau tempat lain yang menggunakan bahasa Inggris.” Kata Djanur dikutip dari situs resmi persib.co.id