Kisah Lengkap Martunis Anak Angkat Ronaldo Hingga Dikontrak Sporting Lisbon

20591
martunis

Masih ingatkah kisah inspiratif seorang bocah ketika selamat di tengah lautan selama 21 hari karena peristiwa Tsunami Aceh 2004? Menjadi semakin terkenal karena dirinya selamat dengan mengenakan kaos timnas Portugal bernomor punggung 10 milik Manuel Rui Costa.

Beruntung Martunis kemudian menjadi anak angkat bintang portugal, Cristiano Ronaldo. Atas rekomendasi dirinya akhirnya Martunis diberi kesempatan bermain bersama Sporting Lisbon di tim akademi U-19, Alcochete, tempat Ronaldo berkarir dulu.

Kisah Lengkap dan Profil Martunis Anak Angkat Ronaldo Hingga Dikontrak Sporting Lisbon akan dikupas tuntas di postingan kali ini. Sumber berita dan foto dirangkum dari berbagai pustaka.

1. Kisah 21 Hari Terombang Ambing di Laut

Martunis  lahir di Banda Aceh, 10 Oktober 1997 dan saat ini umur 17 tahun

martunis2

Selama 21 hari Martunis terombang-ambing dilautan akibat tsunami di Aceh pada Desember 2014 yang menewaskan lebih dari 230.000 orang termasuk ibu dan 2 adiknya. Martunis menjadi headline di Portugal setelah selamat ketika mengenakan kaos timnas portugal milik Manuel Rui Costa yang merupakan idolanya.

Dari situs wikipedia diketahui bahwa pada Minggu pagi, 26 Desember 2004, Martunis berencana bermain sepak bola bersama teman-temannya di lapangan sepak bola kampung. Ia bahkan sudah memakai kostum nasional Portugal bajakan yang ia beli di kota Banda Aceh. Tiba-tiba datang gelombang tsunami. Martunis yang saat itu baru duduk di kelas III Sekolah Dasar bersama ibunya, Salwa, kakak laki-laki, Nurul A’la (12 tahun), dan adiknya, Annisa (2 tahun), berupaya menyelamatkan diri dengan menumpang pick up tetangganya. Pada saat itu, bapaknya sedang bekerja ditambak

Saat digulung ombak tsunami, pick up pun tenggelam. Martunis, ibu, dan dua saudaranya tenggelam bersama mobil yang ditumpangi. Lalu, entah bagaimana ceritanya, ia terbawa gelombang dan muncul ke permukaan air. Sebelum terpisah dengan kakak, adik serta ibunya, Martunis sempat menarik lengan adiknya yang minta tolong, namun tangan mungilnya kalah oleh arus tsunami. Ibu, kakak dan adiknya pun hilang terseret arus tsunami, sehingga berpisah selamanya.

Martunis selamat setelah meraih sepotong kayu, lalu terapung-apung. Kemudian ia berpindah ke kasur yang melintas di dekatnya, tapi nahas, kasur itupun tenggelam. Lalu ia memanjat sebatang pohon untuk bertahan hidup. Ia selamat setelah terseret arus tsunami yang kembali lagi ke laut dan terdampar di kawasan rawa-rawa dekat makam Teungku Syiah Kuala. Setelah 21 hari bertahan, penduduk menemukan Martunis pada 15 Januari 2005. Warga menyerahkan dia kepada awak televisi Inggris yang kebetulan meliput di wilayah itu. Dalam sekejap gambar Martunis yang masih mengenakan kaus timnas Portugal, beredar di stasiun televisi Eropa. Video pertamakali ditemukan dapat dilihat disini.

2. Cristiano mengunjungi Aceh pada Juni 2005 dan Martunis menjadi anak angkatnya

Cerita heroik Martunis membuat Cristiano Ronaldo bersimpati dan datang untuk menyaksikan keganasan Tsunami serta bertemu Martunis untuk mengangkatnya menjadi anak angkatnya. Video ketika Cristiano Ronaldo berkunjung klik disini.

3. 2 tahun berselang diundang ke Portugal

Martunis didampingi ayahnya, Sarbini diberi kesempatan untuk menginjak lapangan hijau stadion sepak bola Da Luz, Lisbon, Portugal untuk menyaksikan langsung pertandingan tim nasional Portugal melawan Slovakia dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 2006. Di stadion itu pula sang bocah Ajaib, Martunis (9) duduk bersebelahan dengan sang idola, Rui Costa.

Berikut foto-foto yang berasal dari akun instagram pribadinya

martunis martunismartunis

Klik halaman berikutnya

ARTIKEL TERKAIT