Tidak Ada Pemutihan Kartu dan 1 Miliar Denda WO di Semifinal Piala Presiden

2928
semi final piala presiden

Hasil drawing semifinal Piala Presiden 2015 menempatkan Arema Cronus bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu menjamu Sriwijaya FC. Sedangkan Mitra Kukar FC akan meladeni Persib Bandung di Trenggarong. Ada beberapa hal tentang penegasan aturan di acara pengundian semifinal Piala Presiden.

Tidak Ada Pemutihan Kartu dan 1 Miliar Denda WO di Semifinal Piala Presiden. Mahaka Sport & Entertaintment nampaknya tidak mau kecolongan kembali seperti yang terjadi di perempatfinal lalu ketika Bonek FC mengambil keputusan Walk Out (WO). Di semi final nanti siap-siap denda menanti sebesar 1 miliar bagi tim yang urung melanjutkan pertandingan.

Selain itu, tidak ada pemutihan hukuman akumulasi kartu kuning. Dengan demikan Persib Bandung tidak bisa memainkan 5 pemain intinya yakni Vladimir Vujovic, Achmad Jufriyanto, Hariono, Zulham Zamrun, serta Ilija Spasojevic. Sedangkan di kubu Arema tidak bisa diperkuat Juan Revi dan Ferry Aman Saragih.

Untuk Sriwijaya FC, Patrick Wanggai kemungkinan masih terkena hukuman kartu kuning karena menang WO dengan Bonek FC.

Berikut daftar pemain yang telah mengoleksi satu kartu kuning

  1. Sriwijaya FC : Syaeful Indra Cahya, TA Musafri, Titus Bonai, Fathlul Rahman
  2. Arema Cronus : Kurnia Meiga, Hasim Kipuw, Fabiano Beltrame, Arif Suyono, Samsul Arif, Dendi Santoso,
  3. Persib Bandung : Atep
  4. Mitra Kukar : Rivki Mokodompit, Carlos Raul, Defri Rizki, Hendra Adi Bayauw

Nampaknya partai semifinal nanti kejeniusan pelatih masing-masing tim sangat berperan untuk meracik dan memasang pemain yang dimilikinya.



Kaitannya dengan pertandingan yang banyak ditonton, berikut adalah urutan TV Share dan Rating terbaik sepanjang penyelenggaraan Piala Presiden.

  1. Persib vs Pusamania Borneo FC (perempat final leg kedua), Rating 4.7, Share rate 24.3%
  2. Arema vs Bali United (perempat final leg pertama), Rating 4.1, Share rate 20.1%
  3. Persebaya vs Persib (penyisihan grup), Rating 4, Share rate 20.8%