Jiwa Ksatria Semen Padang dan Logo QNB League yang Masih di Lengan

1393

Ada 2 hal yang unik di pertandingan Semen Padang FC (SPFC) kontra Persipura Jayapura di lanjutan pertandingan Indonesian Championship Torabika 2015 memperebutkan Piala Jenderal Sudirman. Penalti di akhir laga yang menyebabkan kedudukan sama 2-2 membuat kubu SPFC sempat lancarkan protes dan nyaris Walk Out (WO).

Jiwa Ksatria Semen Padang dan Logo QNB League yang Masih di Lengan para pemain SPFC menjadi perhatian Bidhuaners. Netizen pun mulai bersuara dan mulai melaporkan masih adanya logo ISL 2015 dimana saat itu dipermasalahkan oleh pihak Pemerintah hingga keluarnya SK Pembekuan PSSI.

Di menit ke-84 pertandingan terhenti sejenak karena bek Muhamadou Alhadji dianggap menyentuh bola oleh wasit. Pelatih Nil Maizar pun meluapkan ekspresi kecewanya nya di lapangan dengan menarik seluruh pemain di lapangan.

SPFC melancarkan protes
@netmediatama

Patut diapresiasi, SPFC tidak mengikuti langkah Bonek FC di Piala Presiden maupun PSM Makassar di semifinal Piala Habibie. Dengan jiwa ksatria mereka kembali menerima dan melangsungkan pertandingan kembali. Denda sebesar Rp 500 juta mungkin salah satu alasan mengapa harus menerima dengan lapang dada.

Namun, coach Nil Maizar mulai mencurahkan isi hatinya melalui akun pribadinya.


DI tweeps lanjutannya kemudian memberikan fakta dan sindiran bahwa wasit Najamudin perlu diberikan penghargaan.

wasit nil maizar

Selain momen luar biasa dengan meneruskan laga, ada hal yang unik dimana SPFC masih menggunakan kostum di Liga Super Indonesia 2015 dengan logo QNB League.

Kontan Netizen pun mulai protes

‏@A_Rakhman
Semen Padang FC belum bs move on dari QNB League. Jersey yg menceritakannya :-)

@dan_gung
Match di JSC, Patch nya masih pake QNB League. Kelakuan Semen Padang tuh. Pfftt



@Rintho_dnv
Nama turnamennya Jendral Sudirman Cup, patch lengannya masih QNB League, Semen Padang :)))))