Regulasi Perpindahan Pemain Piala Jenderal Sudirman Sulit Terwujud

0
6363
jenderal sudirman cup

Aturan transfer pemain yang dihembuskan pihak penyelenggara turnamen Piala Jenderal Sudirman nampaknya akan menjadi persoalan yang besar. Pasalnya Mahaka dikritik oleh beberapa klub Indonesian Super League (ISL) berkaitan dengan habisnya masa kontrak pemain pada bulan November.

Regulasi Perpindahan Pemain Piala Jenderal Sudirman Sulit Terwujud. Beberapa pemain yang dipersoalkan adalah para pemain yang saat ini telah berpindah dari klub sebelumnya dengan status pinjaman. Berikut kutipan dari beberapa klub ISL yang mempertanyakan regulasi dari Mahaka yang tidak memperbolehkan perpindahan pemain sesama peserta Piala Jenderal Sudirman.

3 pemain Semen Padang yakni Eka Ramdani, Hendra Adi Bayauw, dan Saepuloh Maulana menginginkan kembali memperkuat tim setelah dipinjam Mitra Kukar. Sesuai kesepakatan manajemen Tim Naga Mekes akan mengembalikannya walaupun terasa berat.

“Kami akan pelajar’ dulu kontrak mereka. Ada keinginan untuk mengontrak mereka. Tapi kami juga harus tanya kepada operator, apa bisa mengontrak pemain yang masa kontraknya dengan tim asal sudah berakhir, bisa langsung kami rekrut atau tidak. Kalau tidak bisa, kami akan cari pemain lain,” Ujar manajer Mitra Kukar, Suwanto dikutip detik.com.

Senada dengan manajemen Arema yang mengungkapkan kalau kontrak pemain pada umumnya akan habis di bulan November ini.

“Kontrak pemain kebanyakan akan habis di bulan November. Bagaimana kalau kontrak pemain itu sudah habis, apakah mereka tetap diharuskan memperkuat klub lamanya, sementara dia sudah ingin pindah ke klub lain? Kecuali jika klubnya memang ingin memperpanjang kotrak, sehingga dia tidak bebas pindah,” Ungkap manajer Arema, Ruddy Widodo

Hal ini berkaitan erat pula dengan nasib Zulham Zamrun, dimana kontrak telah berakhir dengan Persipura Jayapura.

“Kedepan saya berencana masih bersama PERSIB, ada rencana juga melawan Malaysia All Star dan turnamen di bulan November. Jadi, saya mungkin masih bersama PERSIB. Saya juga bicara dengan Pak Haji (Umuh Muchtar) katanya jangan ke mana-mana dulu,” kata Zulham dicatut dari situs resmi Persib (21/10/15).

Berbeda dengan Boaz Salosa dan rekannya di Persipura yang kemungkinan akan memilih kembali ke tim yang sempat membesarkannya karena rasa memilikinya yang begitu tinggi.



Jadi secara yuridis, operator Mahaka tidak bisa memberlakukan aturan tidak diperbolehkannya perpindahan pemain antar klub ISL peserta Piala Jenderal Sudirman dikarenakan sudah tidak ada keterikatan kontrak dengan klub asalnya. Tinggal hati nurani pemain sendiri yang menentukan apakah kembali memperpanjang kontrak atau pindah ke klub barunya.