Obat Penurun Panas : Paracetamol, Ibuprofen dan Aspirin

89
Obat Penurun Panas - Paracetamol Ibuprofen dan Aspirin
Obat Penurun Panas - Paracetamol Ibuprofen dan Aspirin

Bidhuan.id – Obat penurun panas memang wajib ada di rumah sobat sebagai penanganan pertama. Panas atau demam yang timbul baik pada anak anak, orang dewasa, maupun pada orang tua seringkali menimbulkan rasa khawatir sehingga ketika panas terjadi seringkali memilih untuk segera meminum obat penurun panas yang dijual bebas di Apotek.

Baca juga ibuprofen atau paracetamol kelebihan dan kekurangan mana yang lebih bagus

Panas tidak selalu bersifat sebagai musuh atau tanda bahaya pada tubuh, terkadang, kondisi panas tubuh yang meningkat ini terjadi dalam rangka sistem metabolisme tubuh yang sedang melawan infeksi yakni sistem kekebalan tubuh sedang bekerja melawan virus, kuman, atau jamur yang masuk ke dalam tubuh.

Obat Penurun Panas
Obat Penurun Panas

Suhu tubuh normal tiap orang berbeda beda, namun secara umum dikatakan normal jika mencapai 37°C. Panas yang mencapai 38°C barulah kondisi yang memerlukan penanganan, sedangkan panas hingga 40°C atau lebih merupakan kondisi berbahaya dan harus segera diberikan bantuan medis sebab beresiko gangguan otak dan kejang kejang.

Saat tubuh panas, obat yang diberikan harus sesuai dengan gejala lain yang menyertai misalnya disertai dengan mual, pilek, batuk, dsb. Sebab itu, dalam mengkonsumsi obat penurun panas harus disesuaikan dengan kebutuhan dan indikasi yang tepat. Berikut obat penurun panas yang terbaik dan dapat dikonsumsi secara bebas tanpa resep dokter dengan tetap memperhatikan aturan pakai dan hal hal penting lainnya.

Obat Penurun Panas Paracetamol

Obat penurun panas ini digunakan sebagai obat untuk menurunkan demam yang paling umum dan paling sering digunakan dalam dunia kesehatan serta masyarakat. Paracetamol tidak hanya mampu menurunkan panas, namun juga sekaligus mampu menurunkan gejala lain seperti nyeri, sakit kepala, sakit gigi, dsb.

Paracetamol
Paracetamol

Paracetamol dijual bebas di Apotek dalam beragam bentuk sediaan mulai dari tablet, sirup, atau lainnya. Dalam penggunaannya, harus disesuaikan dosis dan aturan pakainya, yakni khusus dewasa dan yang diformulasikan khusus untuk anak anak.

  • Cara Kerja

Paracetamol bekerja dengan cara menurunkan produksi zat prostaglandin yang merupakan zat tubuh sebagai reaksi terhadap kerusakan jaringan atau infeksi yang memicu panas tubuh. Paracetamol dapat dikonsumsi oleh dewasa, lansia, anak anak, dan ibu hamil atau ibu menyusui dengan dosis dan aturan yang tepat.

  • Merk Dagang

Beberapa merk obat Paracetamol yang dapat ditemukan di Apotek ialah Panadol, Pamol, Sanmol, Tempra, Cetapain, Eterfix, Naprex, Tamoliv, Pehamol, Nofebril, dsb.

  • Cara Penggunaan

Umumnya, Paracetamol tidak menimbulkan efek samping, namun, hindari mengkonsumsi terllau banyak melebihi dosis agar tidak merusak organ hati dan ginjal. Apabila terlewatkan atau lupa, jangan minum 2 dosis sekaligus namun tetap beri jeda sesuai aturan pakai. Jika terjadi alergi atau panas tak kunjung turun, segera konsultasi dengan dokter untuk mendapat pertolongan medis.

Obat Penurun Panas Ibuprofen

Ibuprofen juga merupakan obat penurun panas yang banyak digunakan dan aman serta dapat mengurangi nyeri dan peradangan. Ibuprofen memiliki cara kerja yang sama dengan Paracetamol, yakni menghambat kerja enzim prostaglandin yang dilepaskan tubuh.

Ibuprofen
Ibuprofen
  • Merk Dagang

Obat penurun panas dengan kandungan Ibuprofen yang tersedia di Apotek dan dapat dibeli tanpa resep dokter ialah Arfen, Brufen, Bufect, Farsifen, Forte, Iprox, Ostarir, Proris, Proris Forte, Prosinal, Prosic, Yarifen, dsb.

  • Cara Penggunaan

Ibuprofen dapat dikonsumsi oleh orang dewasa sesuai dengan dosis dan aturan pakai, Ibuprofen hampir tidak memiliki efek samping selama digunakan dengan benar dan tidak berlebihan. Umumnya memiliki reaksi dalam tubuh dalam 24 jam pertama panas sudah turun atau suhu tubuh kembali normal jika tidak disertai dengan gejala penyakit lain.

Ibuprofen tidak boleh dikonsumsi oleh penderita alergi, asma, penyakt saluran pencernaan, bayi baru lahir, kelainan jantung, gangguan fungsi hati dan ginjal, serta ibu hamil trimester ketiga (7 sd 9 bulan kehamilan) dan ibu menyusui.

Konsultasikan dosis penggunaan untuk anak anak di bawah usia 12 tahun dengan dokter serta hati hati pada penggunaan Ibuprofen untuk usia di atas 65 tahun. Konsumsi Ibuprofen setelah makan dan imbangi dengan banyak minum air putih untuk memaksimalkan efektifitas, jika terjadi reaksi alergi atau panas tak kunjung turun segera hubungi dokter.

Obat Penurun Panas Aspirin

Aspirin ialah obat penurun panas yang umum digunakan ketika panas disertai dengan nyeri atau peradangan. Aspirin dapat dikonsumsi oleh dewasa dan aman digunakan untuk penderita penyakit jantung sebab Aspirin bekerja dengan cara menghambat terjadinya penggumpalan darah akibat infeksi sehingga suhu tubuh menjadi turun atau normal.

Aspirin untuk obat penurun panas

  • Merk Dagang

Aspirin dapat ditemukan dalam berbagai merk dan dijual bebas di Apotek, diantaranya ialah Ascardia, Asiplets, Farmasal, Miniaspi 80, dan Thrombo Aspilets.

  • Cara Penggunaan

Aspirin dapat dikonsumsi sebelum dan setelah makan dan diminum bersamaan dengan air putih. Aspirin memiliki bentuk sediaan berupa tablet, pil, dan kapsul yang harus dikonsumsi dalam keadaan utuh, jangan dipatahkan, dikunyah, atau dihancurkan. Jangan menambah dosis melebih aturan pakai yang tertera dalam kemasan produk.

Konsultaskan dengan dokter jika mengkonsumsi Aspirin dalam kondisi kehamilan, menyusui, memiliki tekanan darah tinggi, gangguan hati dan ginjal, anak anak di bawah usia 16 tahun, memiliki sakit maag dan asma, sedang menggunakan obat lain, dan memiliki riwayat alergi terhadap obat.

Itulah obat penurun panas yang banyak dijumpai dan digunakan masyarakat, terdapat banyak merk dagang yang beredar di pasaran namun semuanya sebenarnya memiliki kandungan yang sama yakni diantara ketiga bahan tersebut. Pilih obat penurun panas sesuai kondisi dan yang paling aman, jika Anda ragu, jauh lebih baik untuk berkonsultasi dengan Apoteker atau dengan dokter.

Baca juga obat paracetamol obat bebas golongan analgesik dan antipiretik

ARTIKEL TERKAIT