Urotractin, Obat Anti Bakteri Sintetik Untuk Infeksi Saluran Kemih dan Prostat

413
Urotractin Obat Anti Bakteri Sintetik Untuk Infeksi Saluran Kemih dan Prostat
Urotractin Obat Anti Bakteri Sintetik Untuk Infeksi Saluran Kemih dan Prostat

Bidhuan.id Obat Urotractin merupakan sebuah obat yang masuk ke dalam anti bakteri sintetik turunan pyrido-pirimidin. Anda bisa mendapatkan Urotractin hanya dengan melalui resep dokter karena obat jenis ini tidak dijual belikan secara bebas di toko obat.

Adapun mengenai fungsi utama dari Urotractin adalah untuk membantu mengatasi beberapa masalah infeksi seperti infeksi saluran kemih yang mana kondisi ini disebabkan oleh bakteri akut maupun juga bakteri kronis.

Infeksi Saluran Kemih
Infeksi Saluran Kemih

Di dalam penggunaannya, anda harus selalu memperhatikan mengenai takaran dosis dari obat Urotractin karena hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kesembuhan yang akan anda dapatkan. Dengan kata lain, jangan sampai anda mengkonsumsi Urotractin tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai dosis yang seharusnya anda konsumsi karena dosis antara anda dan pasien yang lain cenderung berbebda.

Untuk lebih jelasnya, maka pada postingan kali ini kami akan memberikan informasi penting kepada anda sekalian mengenai apa saja indikas, dosis, sampai dengan efek samping yang bisa saja anda rasakan selama anda mengkonsumsi Urotractin.

Mengenal Urotractin

Urotractin termasuk ke dalam jenis obat antibiotik yang mana di dalamnya mengansung sebuah asam pipemidat atau pipemidic acid. Sekedar informasi bahwasanya asam pipemidat termasuk ke dalam golongan kuinolon pada generasi pertama yang mana obat golongan ini memiliki tingkat yang sama dengan flumekuin, rosoksasin, maupun juga asam oksolinik, dan lain sebagainya.

Adapun mengenai beberapa bakteri yang mampu dihambat perkembangannya dengan obat Urotractin antara lain:

  • Bakteri gram-positif: Bakteri golongan ini antara lain seperti Staphylococcus saprophyticus, Coccus, E. faecalis, dan lain-lain.
  • Bakteri gram-negatif: Bakteri yang termasuk ke dalam golongan ini antara lain seperti Klebsiella atau Proteus mirabilis, Enterobacter dan juga Serratia.

1. Indikasi Urotractin

Indikasi Urotractin
Indikasi Urotractin

Di bawah ini kami akan memberikan informasi mengenai apa saja kegunaan atau indikasi dari Urotractin yang harus anda ketahui.

  • Urotractin merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengobati infeksi saluran kemih baik yang bersifat kronis maupun juga yang bersifat akut. Kondisi ini diakibatkan oleh bakteri yang sensitif terhadap asam pipemidat.
  • Urotractin juga digunakan sebagai terapi tambahan terhadap pasien yang menderita adenoma prostat, urgensi kemih, maupun juga bagi pasien yang sedang menggunakan selang kateter untuk jangka waktu yang lama atau panjang.

Jika ingin mengetahui informasi yang lebih lengkap berkaitan dengan indikasi atau kegunaan dari Urotractin, maka kami sarankan agar supaya anda berkonsultasi dengan dokter.

Baca: Obat Urogetix: Antibiotik untuk Penyakit Anyang-anyangan (Infeksi Saluran Kemih)

2. Kontraindikasi Urotractin

  • Kami sarankan agar supaya Urotractin tidak digunakan untuk pasien yang pernah mengalami hipersensitifitas terhadap kandungan yang ada di dalam Urotractin.
  • Selain itu, Urotractin juga harus diberikan secara hati-hati kepada pasien yang pernah mengalami alergi terhadap kandungan yang ada di dalam Urotractin.
  • Sementara itu, bagi ibu hamil atau ibu menyusui yang ingin mengkonsumsi Urotractin, maka kami sarankan agar supaya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena hal ini berguna agar supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diingikan.
  • Dan yang tidak kalah penting adalah Urotractin juga disarankan untuk tidak diberikan kepada pasien yang pernah mengalami epilepsi.

3. Dosis Urotractin

Dosis Urotractin
Dosis Urotractin

Di bawah ini kami akan memberikan informasi mengenai takaran dosis dari Urotractin yang harus anda perhatikan karena seperti penjelasan kami sebelumnya bahwasanya pemberian dosis yang tepat terhadap Urotractin maupun obat lainnya akan sangat berpengaruh terhadap hasil pengobatan yang anda lakukan.

  • Dosis yang digunakan untuk pengobatan infeksi saluran kemih seperti misalnya uretritis, pyelitis, maupun juga cystitis, maka dosis yang harus diberikan adalah sebanyak 1 caplet dan dikonsumsi sebanyak 2 kali dalam sehari. Pemberian dosis ini harus diberikan dalam jangka waktu 7 sampai dengan 10 hari.
  • Dosis yang diberikan untuk pasien yang menderita infeksi saluran kemih kronis adalah sebanyak 1 caplet dan dikonsusmi 2 sampai 4 kali dalam sehari. Dosis tersebut harus diberikan selama kurang lebih 2 minggu maupun juga lebih jika memang diperlukan atau jika dokter anda memberikan saran yang lain.
  • Dan hal yang harus anda perhatikan bahwasanya anda harus mengkonsumsi Urotractin ketika perut anda kosong atau belum kemasukan makanan, kurang lebih 2 sampai dengan 3 jam sebelum maupun sesudah anda makan.

4. Efek Samping Urotractin

  • Perlu anda tahu bahwa Urotractin bisa mengakibatkan kantuk. Dengan kata lain, anda dilarang untuk mengemudikan kendaraan maupun mengoperasikan alat-alat berat.
  • Efek samping yang bisa anda alami ketika menggunakan Urotractin adalah seperti mual dan muntah.
  • Selain itu, penggunaan Urotractin juga bisa mengakibatkan sakit perut maupun juga distensi.
  • Untuk efek samping yang bisa dikatakan lebih parah yakni sembelit atau konstipasi maupun juga bisa mengakibatkan anda mengalami diare.
  • Penggunaan Urotractin juga bisa mengakibatkan terjadinya gangguan terhadap susunan saraf pusat.
  • Kelelahan dan rasa haus juga bisa menjadi salah satu efek samping dari Urotractin yang juga harus anda perhatikan.

5. Peringatan dan Pencegahan Urotractin

  • Urotractin akan menimbulkan efek samping yang lebih parah jika diberikan kepada pasien yang pernah mengalami masalah pada organ hati maupun juga ginjal sehingga kemudian akan mengakibatkan BUN yang merupakan singkatan dari Blood Urea Nitrogen dan juga kreatinin.
  • Efek samping dari Urotractin juga diketahui akan lebih parah terhadap pasien hipersensitifitas seperti angioedema, sianosis, maupun juga bisa menimbulkan hipotensi.
  • Selain itu, anda juga harus memperhatikan bahwasanya penggunaan Urotractin bisa mengakibatkan peningkatan terhadap tekanan intrakranial.

Demikian penjelasan dari kami mengenai Urotractin. Semoga bisa bermanfaat bagi anda.

ARTIKEL TERKAIT