Amlodipin, Obat Penurun Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

360
Amlodipin, Obat Penurun Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
Amlodipin, Obat Penurun Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Bidhuan.id Obat Amlodipin merupakan sebuah obat yang masuk ke dalam kategori antihipertensi digolongkan kepada penghambat kanal kalsium. Obat ini memang banyak direkomendasikan oleh dokter karena khasiatnya yang sudah tidak diragukan lagi setelah Captopril.

Seputar Amlodipin

Amlodipin merupakan sebuah obat penghambat kanal kalsium yang akan bekerja dengan cara menghambat masuknya ion kalsium yang nantinya akan melewati membran sel dan kemudian masuk ke dalam sel otot polos vaskular maupun juga sel otot jantung yang pada akhirnya akan memberikan kontraksi terhadap otot polos vaskular maupun otot jantung.

Hipertensi
Hipertensi

Biasanya Amlodipin akan dikombinasikan dengan obat yang lain untuk membantu mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi. Seperti yang kita tahu bahwa seseorang yang menderita tekanan darah tinggi akan lebih beresiko terkena stroke, serangan jantung, maupun mengalami masalah yang berhubungan dengan ginjal.

Oleh sebab itu, Amlodipin hadir sebagai solusi bagi anda semuanya karena dengan mengkonsumsi Amlodipin, maka anda akan terhindar dari penyakit tekanan darah tinggi sehingga anda juga tidak sampai terkena stroke, serangan jantung, dan penyakit – penyakit yang lainnya.

Baca: Obat Adalat: Obat Golongan Anti-Hipertensi untuk Mengobati Tekanan Darah Tinggi

Di bawah ini akan kami berikan penjelasan yang lebih lengkap mengenai apa itu Amlodipin.

1. Indikasi Amlodipin

Indikasi Amlodipin
Indikasi Amlodipin
  • Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwasanya Amlodipin merupakan sebuah obat yang digunakan untuk membantu mengobati hipertensi yang bisa juga digunakan terapi tunggal maupun dikombinasikan dengan obat yang termasuk antihipertensi golongan lain seperti misalnya deuretik tiazid, ACE inhibitor, maupun juga beta blocker.
  • Amlodipin juga digunakan untuk membantu mengobati iskemia miokardia yang termasuk pengobatan seperti angina pektoris maupun juga asokonstriksi pembuluh darah koroner.
  • Indikasi lain dari obat ini adalah bisa digunakan sebagai obat untuk membantu mengobati penyakit arteri koroner.

2. Kontraindikasi Amlodipin

  • Amlodipin tidak boleh untuk dikonsumsi oleh seseorang yang pernah mengalami gangguan hipersensitifitas.
  • Amlodipin juga tidak dianjurkan untuk diberikan kepada seseorang yang pernah mengalami alergi terhadap kandungan yang ada di dalam Amlodipin.
  • Sementara untuk pasien yang pernah mengalami masalah berupa syok kardiogenik, angina pektoris, atau juga stenosis aorta juga tidak dibolehkan untuk mengkonsusmi obat Amlodipin.
  • Selain itu, bagi pasien yang mengalami tekanan darah rendah yakni kurang dari 90/60 mmHg juga dilarang mengkonsumsi Amlodipin.
  • Untuk ibu hamil dan menyusui, disarankan untuk bertanya kepada dokter mengenai apakah Amlodipin aman dikonsumsi oleh anda karena dikhawatirkan dapat mengganggu janin maupun anda.

3. Dosis Amlodipin

  • Untuk dosis awal yang diberikan adalah sebanyak 2,5 mg satu kali sehari, kemudian dosis tersebut bisa ditingkatkan sebanyak 2 kali lipat yakni menjadi 5 mg per hari.
  • Sementara untuk dosis maksimum yang diperbolehkan untuk dikonsumsi adalah sebanyak 10 mg per hari.
  • Kami menyarankan anda untuk bertanya kepada dokter mengenai dosis yang sesuai kondisi tubuh anda karena pemberian dosis memang harus disesuaikan dengan kondisi tubuh dan seperti apa respon tubuh anda terhadap dosis yang diberikan.

4. Efek Samping Amlodipin

  • Efek samping yang umum terjadi bagi pasien yang mengkonsumsi Amlodipin adalah seperti sakit kepala, kelelahan, pusing, mual, dan lain sebagainya.
  • Amlodipin juga bisa menyebabkan pasien mengantuk. Maka dari itu, anda tidak diperbolehkan untuk mengendarai atau mengoperasikan kendaraan berat selama anda mengkonsumsi Amlodipin.
  • Sementara untuk efek samping yang jarang terjadi adalah seperti kelainan darah, insomnia, depresi, takikardia.
  • Untuk efek samping yang masuk ke dalam efek samping parah atau fatal adalah bisa mengakibatkan anda mengalami impotensi, terutama jika Amlodipin dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama.
  • Dan juga efek samping dari penggunaan Amlodipin yang jarang terjadi adalah anda bisa mengalami penyakit kuning yang jika dibiarkan maka bisa berakibat fatal.

Untuk lebih jelasnya mengenai efek samping Amlodipin yang kemungkinan akan anda alami. Maka kami sarankan agar supaya anda berkonsultasi kepada dokter mengenai efek samping yang mungkin akan anda alami selama mengkonsusmi Amlodipin karena setiap orang cenderung mengalami efek samping yang berbeda.

Baca: Obat Alpara Untuk Mengobati Apa? Indikasi, Dosis, Efek Samping dan Harga

5. Keamanan Amlodipin

  • Amlodipin harus diberikan secara hati – hati kepada seseorang yang pernah mengalami gangguan fungsi hati maupun juga gangguan fungsi ginjal.
  • Amlodipin juga harus hati – hati ketika dikonsumsi oleh orang lanjut usia karena dikhawatirkan bisa mengalami gangguan hipersensitifitas.
  • Amlodipin harus dikonsumsi sesuai dosis yang telah ditentukan oleh dokter. Jika anda sampai menambah maupun mengurangi takaran dosis Amlodipin tanpa sebelumnya berkonsultasi dengan dokter, maka kemungkinan akan berpengaruh terhadap hasil pengobatan yang anda dapatkan dan efek samping dari Amlodipin bisa saja meningkat.
  • Perlu anda tahu bahwasanya obat anti jamur azol dan juga conivaptan bisa menyebabkan peningkatan konsentrasi Amlodipin yang terjadi di dalam plasma.
  • Jika anda mengalami berbagai tanda yang mengindikasikan bahwa seseorang mengalami alergi terhadap kandungan yang ada di dalam Amlodipin, maka anda harus segera menghentikan penggunaan Amlodipin dan segera menghubungi dokter anda.
  • Selain itu obat protease inhibitor seperti misalnya ritonavir diketahui akan mengakibatkan timbulnya efek farmakologi Amlodipin.
  • Dan yang tidak kalah penting adalah jika anda ingin menghentikan penggunaan Amlodipin secara mendadak padahal tidak ada hal – hal atau dampak negatif yang ditimbulkan, maka kami sarankan agar anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena dikhawatirkan bisa menimbulkan berbagai gangguan yang tidak diinginkan.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan berkaitan dengan Amlodipin. Semoga informasi ini bisa semakin menambah wawasan anda.

ARTIKEL TERKAIT