Obat Alpara Untuk Mengobati Apa? Indikasi, Dosis, Efek Samping dan Harga

181
Obat Alpara Untuk Mengobati Apa - Indikasi Dosis Efek Samping dan Harga
Obat Alpara Untuk Mengobati Apa - Indikasi Dosis Efek Samping dan Harga

Bidhuan.id – Obat alpara untuk mengobati apa? Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang paling sering dipertanyakan oleh banyak orang. Karena mulai banyak orang yang ingin untuk menggunakan obat ini. Salah satunya, karena obat  alpara memiliki manfaat yang cukup baik. Penasaran tentang obat alpara untuk mengobati penyakit apa? Simak ulasannya dibawah ini.

Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang sering muncul. Namun, tidak hanya itu karena tidak jarang konsumen menanyakan tentang komposisi alpara lengkap dengan harganya. Dan untuk mengetahui informasi lengkap tentang obat alpara. Bacalah informasi ini dengan lengkap dan tambahkan pengetahuan baru anda.

Komposisi Alpara

Didalam obat ini terkandung 4 buah komposisi zat. Di mana masing-masing kandungan ini akan memberikan efek tertentu untuk masa penyembuhan. Berikut informasinya,

  • Phenylpropanolamine
    • Kandungan ini sangat berguna untuk anda yang mengalami masalah hidung tersumbat atau pilek. Karena obat ini akan menyusutkan pembuluh darah dihidung dan saluran nafas. Sehingga hidung tidak lagi tersumbat dan siap untuk menjalani aktivitas kembali.
  • Dextromethropan
    • Masih bicara tentang kandungan zat yang ada pada alpara, kandungan berikutnya adalah dextromethorphan. Kandungan ini sangat cocok untuk digunakan membuat reflek batuk dan mendorong agar dahak keluar dengan cepat. Namun, untuk penggunaan kandungan ini hanya dapat digunakan dalam jangka waktu pendek.
  • Kandungan Paracetamol dalam Alpara Tablet
    • Tidak hanya dua kandungan di atas, alpara juga memiliki kandungan paracetamol. Di mana kandungan ini berguna sebagai penurun demam dan pereda nyeri. Oleh karenanya, obat ini cocok dan sering digunakan sebagai campuran obat untuk meredakan batuk dan pilek.
  • CTM
    • Seperti yang anda ketahui, bahwa obat ini memiliki kandungan untuk meredakan alergi pada tubuh. Contohnya, gatal-gatal, bersin-bersin, mata berair dan yang lainnya. Tidak heran, jika kandungan ini sering digunakan untuk meredakan gejala flu.

Obat Alpara Untuk Mengobati Penyakit Apa? (Indikasi Obat)

Obat Alpara Untuk Mengobati Penyakit Apa
Obat Alpara Untuk Mengobati Penyakit Apa

Setelah memahami tentang kandungan yang ada pada obat alpara, selanjutnya anda akan mengetahui tentang manfaat dari obat tersebut. Penasaran? Simak informasinya dibawah ini.

  • Redakan Masalah Demam Karena Gejala Flu
    • Biasanya ketika flu menyerang, gejala awal yang paling sering muncul adalah masalah demam. Demam bisa terjadi beberapa hari setelahnya flu mulai menyerang. Namun dengan Alpara masalah ini bisa teratasi dan terkontrol keadaannya.
  • Redakan Sakit Kepala
    • Tidak hanya demam, flu juga sering disertai dengan munculnya sakit kepala tiba-tiba. Namun anda tidak perlu takut ataupun khawatir, karena dengan alpara masalah flu dan sakit kepala akan segera teratasi dengan efektif.
  • Untuk Redakan Gejala Flu
    • Gejala flu yang paling sering muncul didalam tubuh adalah munculnya bersin-bersin dan hidung tersumbat. Oleh karenanya, alpara memiliki beberapa kandungan yang telah disebutkan sebelumnya. Sehingga gejala flu tersebut dapat segera teratasi dan tidak menjadi batuk yang berkepanjangan.

Kontradiksi Penggunaan Obat Alpara Syrup dan Tablet

Jika pertanyaan tentang obat alpara untuk mengobati apa sudah terjawab, selanjutnya penting untuk mengetahui tentang kontradiksi penggunaan obat. Sehingga tidak akan terjadi kesalahan, ketika obat digunakan. Berikut informasinya,

  • Jangan Berikan Pada Orang yang Memiliki Alergi Obat
    • Jika anda memberikan obat ini pada orang yang memiliki alergi kemungkinan banyak hal yang akan terjadi. Contohnya, adanya pembengkakan pada mata. Dan hal yang lainnya. Jika memang hal ini terjadi, sebaiknya hentikan penggunaan obat dan segera periksakan diri ke dokter.
  • Tidak Dianjurkan Untuk Penderita Darah Tinggi
    • Obat ini tidak dianjurkan untuk orang yang mengalami hipertensi. Karena dapat mengakibatkan kemunculan stroke. Utamanya, jika digunakan secara berlebihan. Perlu diperhatikan pula bahwa obat ini tidak boleh digunakan untuk orang yang mengalami obesitas dan lansia.
  • Sedang Menjalani Pengobatan
    • Bagi anda yang sedang menjalani pengobatan dengan MOI (Monoamin Oksidase Inhibitor) sebaiknya jangan gunakan obat ini. Usahakan, untuk menjalani terlebih dhaulu pengobatan hingga selesai. Dan jika ada masalah dengan flu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan terbaik.

Baca: Alpara dan Molexflu: Mana yang Terbaik mengatasi Flu, Bersin dan Demam?

Dosis Penggunaan Obat Alpara Tablet dan Syrup

Dosis Penggunaan Obat Alpara Tablet dan Syrup
Dosis Penggunaan Obat Alpara Tablet dan Syrup

Obat alpara memiliki dua jenis obat, yaitu tablet dan sirup. Dan keduanya memiliki dosis masing-masing ketika akan digunakan. Untuk mengetahui masing-masing dosisnya, simak informasi ini.

  • Penggunaan Obat Alpara Tablet
    • Untuk penggunaannya, bagi orang dewasa anda dapat mengonsumsinya sebanyak 3xsehari. Dan usahakan konsumsi obat setelah makan. Sedangkan untuk penggunaan obat alpara untuk ibu hamil sebaiknya dikosultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
    • Bagi anak-anak, anda dapat memberikannya 3x ½ tablet setelah anak selesai makan.
  • Penggunaan Obat Alpara Syrup
    • Karena obat ini hanya diperuntukkan untuk anak-anak, maka anda diperbolehkan memberikannya sebanyak 3x 2sendok teh sehari. Lakukan hingga anak berangsur membaik. Jika memang dalam 3 hari anak belum membaik. Segera lakukan tindakan dengan membawa anak ke dokter.

Harga Obat Alpara di Apotik

Rasa penasaran anda tentang alpara obat apa, memang sudah terjawab dengan jelas. Namun kini memunculkan pertanyaan berikutnya, yaitu berapa harga obat ini? Untuk anda yang ingin membelinya, dalam bentuk sirup, sebaiknya siapkanlah uang sebesar Rp 13.600/60ml. Sedangkan untuk kemasan tablet, anda dapat membelinya dengan harga Rp 8.000/strip.

Baca: Obat Fasidol  – Obat Penurun Panas Demam dan Pereda Nyeri untuk Semua Umur

Efek Samping Penggunaan Obat Alpara

Bagian ini akan membantu anda mengetahui tentang apa saja efek samping yang mungkin terjadi ketika anda menggunakan obat alpara untuk mengobati batuk dan pilek anda. Apa saja efek samping tersebut? berikut informasinya.

  • Mengantuk, hal inilah yang paling sering terjadi. Karena adanya kandungan parasetamol yang akan membuat anda mengantuk. Hal ini wajar terjadi, karena obat menginginkan anda untuk istirahat lebih banyak. Sehingga masalah batuk dan flu akan hilang dengan segera.
  • Gangguan Pencernaan. Salah satu hal yang paling sering terjadi adalah karena adanya masukkan baru yang tidak dikenal oleh tubuh. Sehingga tubuh berusaha menyesuaikan dengan masukkan tersebut. Dan akhirnya menyebabkan adanya masalah pencernaan.
  • Gangguan psikomotor, efek samping yang satu ini sangat jarang terjadi. Bila pun terjadi, dipastikan karena penggunaan obat yang berlebihan. Oleh karenanya, sangat dianjurkan untuk mengikuti aturan pakai yang telah dijelaskan.

Perhatian Sebelum dan Sesudah Menggunakan Obat Alpara

Berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan baik sebelum dan sesudah menggunakan obat alpara tablet ataupun syrup.

  • Anda dianjurkan tidak menjalankan mesin ataupun berkendara setelah mengonsumsi obat alpara. Karena efek samping yang mengantuk dan gangguan psikomotor yang mungkin terjadi.
  • Jangan mengonsumsi alkohol bila anda telah mengonsumsi obat alpara.
  • Konsultasikan pada dokter terlebih dahulu jika ingin mngonsumsi obat ini. Utamanya untuk anda yang berencana hamil ataupun sedang menyusui. Sehingga dapat mengetahui anjuran penggunaan.
  • Jika selama 3 hari, dirasa obat tidak dapat menyembuhkan masalah flu dan batuk. Sebaiknya segera menghubungi dokter.

Sudah terjawab bukan  tentang kegunaan obat alpara untuk mengobati apa? Selanjutnya anda hanya perlu menggunakannya sesuai kebutuhan tubuh. Dan usahakan agar tidak menggunakannya dalam jangan waktu yang panjang. Karena dapat menganggu sistem imun dan gangguan tubuh yang lainnya.

Baca: Bye Bye Fever Vs Kool Fever, Mana Obat Demam Anak yang Terbaik ?

ARTIKEL TERKAIT