Piroxicam Obat apa ? Indikasi, Kegunaan, Dosis, Efek samping serta Harga

2523
Piroxicam Obat apa - Indikasi Kegunaan Dosis Efek samping serta Harga
Piroxicam Obat apa - Indikasi Kegunaan Dosis Efek samping serta Harga

Bidhuan.id РApa kegunaan obat piroxicam? Piroxicam (Read: piroksikam) merupakan obat yang berguna untuk mengatasi rasa nyeri, pembembengkakan dan peradangan sendi yang diakibatkan oleh penyakit arthritis. Selain itu juga piroxicam untuk asam urat cukup ampuh digunakan. Rasa nyeri tersebut dapat diatasi karena Piroxicam masuk kedalam golongan Nonsteroidal anti inflammatory drug (NSAID), yang memiliki cara kerja menghalangi produksi zat yang menyebabkan peradangan di bagian sendi. Jika ingin mengetahui tentang informasi lengkap mengenai obat ini termasuk harga piroxicam 10 mg dan 20 mg kapsul/tablet, silahkan simak ulasan lengkapnya.

Cara Kerja dan Indikasi Obat Piroxicam

Cara kerja obat Piroxicam adalah dengan cara mengurangi hormon prostaglandin yang menjadi penyebab peradangan dan nyeri di tubuh. Secara tepat obat ini melakukan penghambatan reversibel pada enzim siklooksigenase yang berhubungan dengan sintesis hormon prostaglandin, sehingga pembentukan hormon terhambat atau tidak terjadi sama sekali.

Walaupun dapat mengurangi rasa sakit, namun obat ini tidak dapat mengobati penyakit osteoartritis, karena hanya bersifat mencegah peradangan dan rasa sakit saja.

  • Apa guna obat piroxicam?

Setelah mengetahui cara kerjanya, lalu apa guna obat piroxicam? obat ini ternyata di indikasikan untuk kasus-kasus pasien dengan keluhan seperti ini :

  • Sakit atau nyeri pasca operasi
  • Dismenore atau sakit karena datang bulan (haid)
  • Sebagai pengurang rasa sakit yang diakibatkan oleh radang, kekakuan sendi karena sakit osteoartritis, rheumatoid atrthritis, dan ankylosing spondylitis
  • Nyeri dan peradangan pada sistem anggota gerak (muskuloskeletal).

Sebagai tambahan, Obat ini juga sering diresepkan untuk penderita asam urat dan encok.

  • Kontraindikasi Obat Piroxicam

Tidak semua pasien dapat diresepkan obat ini tentu saja, karena ada beberapa kontraindikasi obat ini antara lain :

  • Memiliki hipersensitif terhadap obat Piroxicam atau salah satu kandungan di dalamnya.
  • Memiliki hipersensitif terhadap obat-obatan golongan OAINS atau pernah mengalami riwayat alergi terhadap aspirin, seperti pembengkakan wajah dan tangan atau angioneurotic edema, astma, hayfever, polip hidung atau gatal-gatal alergi.
  • Memiliki penyakit yang berhubungan dengan saluran cerna seperti ulkus peptikum (tukak lambung atau usus dua belas jari), pendarahan lambung atau perforasi baik salah satu maupun keduanya.
  • Memiliki riwayat penyakit Gastrointestinal seperti radang pada perut maupun usus, sehingga menyebabkan pendarahan seperti kolitis ulserativa, kanker saluran cera, sindrom crohn, divertikulitis (infeksi usus besar atau terjadi peradangan kantung abnormal)
  • Penderita gagal jantung parah
  • Sedang mengonsumsi obat golongan OAINS lain.
  • Sedang mengggunakan anti koagulan untuk mencegah pembekuan darah.
  • Dosis¬†Piroxicam yang dianjurkan

Piroxicam hadir dalam dua bentuk obat yakni tablet dan kapsul, serta dalam dua kadar dosis yakni 10 mg dan 20 mg. Obat ini harus dikonsumsi sesuai dengan resep dokter dan harus melalui konsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda masing-masing.

  • Dosis Piroxicam untuk Dewasa :

20 mg sehari dosis tunggal untuk pengobatan

10-20 mg sehari dosis tunggal untuk pemeliharaan

  • Dosis Obat Piroxicam untuk Anak-anak dibawah 12 tahun :

Tidak boleh digunakan untuk anak-anak dibawah 12 tahun

  • Dosis Lansia diatas 70 tahun :

10-20 mg dosis tunggal atau lebih rendah, silahkan melalui rekomendasi dokter.

Baca: Obat rematik generik ampuh, yang Dapat Dibeli di Apotik

  • Efek Samping Obat Piroxicam

Setelah mengetahui apa fungsi obat piroxicam, sebaiknya anda juga perlu mengetahui efek samping yang bisa terjadi akibat konsumsi obat ini. Karena tidak ada obat-obatan medis yang tidak memiliki efek samping.

Adapun efek samping obat piroxicam yang telah dilaporkan terjadi antara lain :

  • Terjadi efek samping umum seperti diare, sembelit, pusing, kembung, mual, sakit perut dan muntah.
  • Terjadi gejala pencernaan atau sakit maag dengan gejala nyeriperut atau gejala penyakit perut lainnya.
  • Efek samping yang lebih serius seperti terjadi reaksi alergi: terjadi astma, penyempitan salura nafas sehingga mengalami kesulitan bernafas, terjadi ruam pada kulit dan gatal-gatal parah, terjadi pembengkakan bibir, wajah, tenggorokan, lidah. Terjadi radan pembuluh darah, nyeri sendi, demam maupun pembesaran kelenjar getah bening.
  • Terjadi reaksi kulit yang parah seperti ruam parah dengan kondisi kulit kemerahan, pengelupasan dan pembengkakan kulit seperti luka bakar (Nekrolisis epidermal toksik) atau terjadi sindrom Stevens-Johnson dengan gejala demam, lecet atau bisul.
  • Terjadi pendarahan pada gastrointestinal seperti ulserasi atau perforasi, dengan gejala buang air besar berdarah. Feses warna hitam, muntah darah atau muntah dengan warna muntahan hitam terlihat seperti bubuk kopi.
  • Terjadi penyakit ginjal atau gagal ginjal
  • Terjadi gejala fungsi hati yang tidak normal seperti kulit atau putih mata menguning (ikterus), terjadi radang hati (hepatitis) dan hasil tes abnormal atau memburuk.
  • Terjadi penyakit liver atau hati dengan karateristik mudah kelelahan, lemah, hilang nafsu makan, penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab, demam dan sakit perut.
  • Terjadi sakit jantung seperti retensi air, tekanan darah tinggi, maupun gagal jantung. Piroxicam memiliki kecenderungan untuk meningkatkan resiko serangan jantung (infark miokardiak) atau stroke.
  • Terjadi gejala meningitis aseptik seperti leher kaku, sakit kepala parah, demam dan meriyang.
  • Harga obat piroxicam di Apotik (Tablet/kapsul)
  • Harga Piroxicam 10 mg, 1 box 5 strip tiap strips 10 kapsul

Tiap strips Rp. 3.500

  • Harga Piroxicam 20 mg, 1 box 5 strip tiap strips 10 kapsul

Harga tiap strips Rp. 3.800

Setelah mengetahui informasi lengkap mulai dari mengenai apa fungsi obat piroxicam, yang perlu diingat adalah konsumsi obat ini harus dengan rekomendasi dan resep dokter.



Baca: Obat Kolesterol Gemfibrozil – Obat Hiperkolesterolemia Dari Golongan Fibrat