Fluimucil: Kegunaan obat, Dosis, Kontraindikasi, Efek Samping dan Harga

1023
Fluimucil - Kegunaan obat Dosis Kontraindikasi Efek Samping dan Harga
Fluimucil - Kegunaan obat Dosis Kontraindikasi Efek Samping dan Harga

Bidhuan.id – Obat Fluimucil adalah sebuah obat untuk mengatasi gejala alergi yang berhubungan dengan  saluran pernafasan  yang memiliki kandungan bahan aktif berupa N-Acetylcysteine. Obat ini biasanya digunakan untuk terapi mukolitik yang berfungsi sebagai pengencer dahak. Bagi anda yang mengidap penyakit dengan ciri batuk berdahak kental, seperti bronkitis, emisema paru-paru dan penyakit saluran nafas lainnya. Berikut ini akan dijelaskan bentuk, komposisi, harga dan dosis fluimicil yang sebaiknya diberikan berdasarkan usia. Selain itu juga akan ada keterangan lengkap kegunaan obat fluimicil. simak saja artikel ini sampai selesai jika ingin mengenal obat ini lebih jauh.

Bentuk dan komposisi Obat Fluimicil yang ada di apotek

Kandungan aktif didalam obat Fluimicil dinamakan N-acetylcysteine yang merupakan derivat atau turunan alami asam amino cystein. N-acetylcysteine (NAC) memiliki cara kerja sebagai fluidifikasi atau pengencer dahak dengan jalan  memutus ikatan disulfida intra dan inter molekul di dalam agregat glikoprotein yang ada pada dahak manusia, sehingga menjadi gugus sulfhidril bebas pada mukoid atau mukopurulen.

Obat ini diproduksi dalam berbagai bentuk seperti kapsul, sirup kering, tablet effevescent, ampul, sachet granules dan pediatric powder yang memiliki komposisi sebagai berikut :

  • Obat Fluimicil Kapsul 200 mg, tiap kapsul mengandung 200 mg NAC

Harga Rp. 5.900 tiap kapsul

  • Tablet Effervescent 600 mg, tiap tablet mengandung 600 mg NAC

Harga Rp. 136.125 600 mg/ 10 biji

  • Sirup kering 100 mg, tiap 5 ml seukuran sendok takar mengandung 100 mg NAC

Harga Rp. 50.800/ botol 75 ml

  • Sachet granules 200 mg, tiap sachet mengandung 200 mg NAC

Harga Rp. 6.300/ sachet 200 mg

  • Pediatric powder 100 mg, tiap sachet mengandung 100 mg NAC

Harga Rp. 4.200/ katong 100 mg

  • Ampule ukuran 300 mg atau 3 ml, tiap nebules mengandung 100 mg NAC.

Harga Rp. 61.700/ 5 ampule

Dosis Fluimucil yang dianjurkan

  • Dewasa dan anak-anak di atas 14 tahun : 1 kapsul diminum 2-3x sehari (400-600 mg N-acetylcysteine/ hari)
  • Anak-anak umur 6-14 tahun : 1 kapsul diminum 2x sehari (400 mg N-acetylcysteine/ hari)

Dosis fluimicil dalam bentuk kapsul memiliki dosis 200 mg setiap kapsulnya, sehingga sesuaikan dengan bentuk atau sediaan obat lainnya jika anda membeli obat ini dalam bentuk selain kapsul. Selain itu, konsumsi obat ini juga wajib berdasarkan resep dokter.

  • Cara Penggunaan Obat Fluimucil Kapsul

Cara konsumsi obat Fluimucil agar efektif ialah sebagai berikut:

  • Sebaiknya konsumsi obat fluimicil kapsul setelah makan, dengan bantuan air putih suhu normal secukupnya.
  • Tablet effervescent dilarutkan dalam segelas air putih suhu normal ± 240 ml
  • Kinerja mukolitik dari bahan aktif NAC obat ini harus dibantu dengan asupan cairan ke dalam tubuh
  • Lama atau jangka waktu konsumsi obat harus sesuai dengan resep dokter.
  • Kontraindikasi  Fluimucil

Kontraindikasi obat ini tidak boleh digunakan pada orang yang memiliki alergi atau hipersensitif terhadap N-acetylcysteine yang merupakan bahan aktif dalam obat ini. Selain itu, pada bentuk obat granules yang mengandung pemanis didalamnya tidak boleh diberikan kepada pasien yang memiliki intoleransi fruktosa, sindrom malabsorbsi glukosa-galaktosa, dan defisiensi sukrosa.

Sehingga ketika pasien berkonsultasi ke dokter harus memahami apa yang bisa dan tidak bisa di konsumsinya berkaitan dengan obat-obatan.

  • Efek samping obat Fluimicil

Sedangkan efek samping yang dirasakan secara langsung maupun tidak lama setelah mengonsumsi obat ini antara lain :

  • Efek samping yang mungkin terjadi namun sangat jarang kasusnya seperti diare, muntah, panas pada lambung, mual.
  • Pada beberapa kasus yang juga jarang terjadi namun tela di laporkan adalah tejadi pusing, stomatitis, dan telinga berdenging atau tinnitus.
  • Terkadang juga terjadi alergi seperti itching (menimbulkan rasa gatal), urticaria (biduran), cutaneous eruption yang berupa exanthema dan rash, bronkospasme atau kesulitan bernafas, denyut jantung cepat maupun turunnya tekanan darah.
  • Terjadinya hipersensitif terhadap pemberian N-acetylcysteine yang dapat menimbulkan reaksi hipereaktif sistem bronchial asma (hiper responder) hampir mirip dengan kasus bronkospasme.

Nah jika terdapat pasien yang mengalami efek samping seperti yang telah di sebutkan di atas, sebaiknya hentikan penggunaan N-acetylcysteine. Kemudian segera ambil tindakan dengan menghubungi dokter. Dengan begitu dokter yang akan memutuskan tindakan selanjutnya sesuai tingkat keparahan efek samping obat fluimicil.

  • Harga Obat Fluimicil di Apotik

Kisaran harga Fluimicil di apotik dengan ukuran 200 mg adalah Rp. 6.859/ Tablet. Satu stip terdiri atas 10 tablet.

Baca: Obat Anakonidin – Obat Batuk Sirup Tanpa Alkohol yang Bagus untuk Anak

Jika Terjadi Overdosis Obat Fluimicil

Mengonsumsi obat dalam jumlah yang lebih banyak daripada yang seharusnya diberikan baik secara sengaja maupun tidak sengaja dapat dikategorikan sebagai overdosis. Bagi penderita yang mengalami overdosis obat ini biasanya akan terjadi gejala pyrosis (peradangan kronis), stomach atau sakit perut, terjadi nausea atau vomiting dan biasanya diare.

Sejauh ini belum ada kasus yang sangat serius hingga menghilangkan nyawa atau gejala keracunan parah jika overdosis obat fuimicil, walau dengan dosis yang sangat tinggi. Namun bagaimana pun juga tetaplah ikuti resep dan petunjuk dari dokter. Dan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan segera konsultasikan ke dokter anda.

Baca: 4 Obat Pengencer Dahak untuk Mengobati Batuk Berdahak

ARTIKEL TERKAIT