Analsik: Manfaat, Dosis, Efek Samping Obat dan Harga Jual di Apotik

4851
Analsik - Manfaat Dosis Efek Samping Obat dan Harga Jual di Apotik
Analsik - Manfaat Dosis Efek Samping Obat dan Harga Jual di Apotik

Bidhuan.id – Analsik obat apa ? Obat tersebut adalah sejenis obat untuk menghilangkan rasa nyeri dan kram pada organ tubuh pada waktu yang bersamaan. Obat ini masuk dalam golongan obat antiinflamasi non steroid yang mengandung beberapa zat aktif yang masing masing mempunyai peranan yang penting untuk tubuh. Khasiat analsik yang dari dulu dipercaya dapat mengatasi gejala kram, membuat obat yang satu ini mudah didapatkan di apotik-apotik terdekat. Lantas bagaimana dosis obat analsik? Apa saja efek samping analsik yang mungkin terjadi? Berapa juga harga analsik di apotik? berikut dibawah ini adalah jawabannya.

Seputar Obat Analsik

Mungkin banyak yang masih belum mengetahui fungsi analsik yang sangat penting untuk tubuh. Beberapa kandungan obat analsik yang merupakan hasil dari campuran dua zat aktif antara zat diazepam dan zat metampiron yang tidak hanya berperan penting untuk meredakan gejala kram dan nyeri saja, namun juga bisa mengatasi rematik dan sakit kepala juga. Obat yang satu ini juga tergolong dalam obat analgesik – antipiretik.

Komposisi Obat Analsik

Dalam setiap kaplet obat analsik mengandung diazepam sebanyak 2 mg dan metampiron sebanyak 500 mg. Merupakan obat derivate metasulfonat yang mudah sekali larut dalam air sehingga mudah diserap oleh tubuh.

Indikasi Obat Analsik

Obat yang biasa disebut antalgin ini sangat berguna untuk para pasien yang menderita keluhan sebagai berikut :

  1. Para pasien yang mengalami sakit kepala berlebih yang disebabkan oleh psikis murni
  2. Dapat mengibati pasien yang mengalami nyeri neuralgia atau nyeri pada saraf
  3. Pasien sakit pada pinggang
  4. Para pasien lansia yang biasa mengalami nyeri pada tulang otot dan sendi serta penyakit rematik lainnya
  5. Dapat berguna juga untuk mengobati rasa nyeri yang muncul pasca operasi, namun harus dikombinasi dengan tranquilizer
  6. Dapat mengobati pasien yang menderita kolik biler serta kolik ginjal
  7. Serta para pasien dengan gejala kram dan nyeri yang muncul pada waku bersamaan

Dosis Analsik

Pemberian obat analgesic untuk para penderita yang megalami gejala seperti indikasi di atas, maka dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini 1 kali saja dalam satu hari. Dan tunggu bagaimana efeknya terhadap tubuh anda. Apabila masih terasa nyeri, maka konsumsi 1 tablet lagi dengan catatan di beri jarak dari obat yang pertama selama 6 sampai 8 jam. Dan dibatasi tidak boleh melebihi 4 tablet dalam sehari.

Cara Kerja Obat Analsik

Minum analsik pada saat anda gejala seperti yang tertera pada indikasi, akan mampu meredakan dan mengobati dalam kurun waktu 1 hingga  jam. Karena cara kerja obat ini yang memang terdiri dari komposisi zat analsik yang mudah larut sehingga cepat juga masuk ke dalam pencernaan dan diserap oleh tubuh.

Sistem kerjanya dapat mempengaruhi hipotalamus sehingga suhu tubuh dapat teratur dan demam akan reda. Selain itu diazepam juga dapat merelaksasi otot sebagai obat antisietas. Konsentrasi puncak pada obat akan tercapai pada menit ke 15 – 19. Waktu paruh kerja obat bervariasi antara 20 – 70 jam, sedangkan zat desmetil diazepam menempuh waktu paruh selama 30 – 100 jam di dalam tubuh.

Efek Samping Obat Analsik

Untuk pemakaian analsik secara berlebih, akan menimbulkan beberapa efek samping pada tubuh anda seperti :

  1. Akan mengalami kantuk yang berlebih, pusing serta akan mudah lelah dan mengalami kelelahan yang berlebih
  2. Pasien juga akan menderita hipotensi, tremor hingga perubahan yang terjadi pada libido
  3. Jarang terjadinya hipersensitivitas pada reaksi kulit pasien, serta agranulositosis pada sel darah putih
  4. Bahkan yang lebih parahnya lagi pasien bisa sampai mengalami depresi serta diplopia

Kontra Indikasi obat analsik

Walaupun aman jika dikonsumsi sesuai dosis, namun pemakaian obat analsik ini tidak diperuntukkan untuk pasien yang mengalami gejala berikut :

  1. Para pasien yang mempunyai hipersensitifitas terhadap beberapa komponen obat tertentu seperti diazepam dan metampiron
  2. Pasien yang mempunyai tekanan darah yang rendah, bahkan tidak mencapai 100 mmHg
  3. Pasien dengan riwayat penyakit depresi pernafasan serta memiliki riwayat glaucoma sudut sempit
  4. Pasien yang menderita plumoner akut
  5. Pasien bayi yang umurnya dibawah 1 bulan dan yang berat badannya tidak mencapai 5Kg
  6. Pasien wanita yang sedang hamil dan menyusui

Baca: 6 Obat Penenang Alami sebagai Pengganti Obat penenang di apotik

Peringatan Dan Perhatian

Namun perlu berhati-hati juga untuk para penderita yang mengalami gangguan fungsi ginjal dan hati, gangguan kelainan darah, orang orang yang sedang bekerja mejalankan mesin atau sedang menaiki kendaraan pada saat mengonsumsi obat karena akan berakibat fatal. Bisa menyebabkan gejala yang dialami semakin memburuk. Sebaiknya periksakan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi analsik untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan.

  • Harga Obat analsik dan Kemasan yang Tersedia

Untuk obat yang satu ini dijual dengan resep Dokter di berbagai apotik terdekat dengan harga sekitar Rp15.000 per strip isi 10 kaplet.

Beberapa uraian di atas tentang obat analsik yang biasa disebut analgin semoga bisa bermanfaat untuk menambah wawasan anda mengenai kegunaan serta dosis yang harus diminum agar hasilnya maksimal. Semoga lekas sembuh.

Baca: Alganax (Obat Penenang) – Komposisi, Dosis, Efek Samping, Tempat Jual dan Harga

ARTIKEL TERKAIT