Bactoderm Mupirocin Cream: Obat Salep Antibakteri untuk Atasi Infeksi Akut

0
797
Bactoderm Mupirocin Cream Obat Salep Antibakteri untuk Atasi Infeksi Akut
Bactoderm Mupirocin Cream Obat Salep Antibakteri untuk Atasi Infeksi Akut

Bidhuan.id – Bactoderm Mupirocin Cream adalah obat topikal yang dapat digunakan untuk mengatasi infeksi pada kulit yang disebabkan oleh bakteri. Salah satu cara mengatasi infeksi pada kulit yang efektif memang dengan menggunakan obat-obatan topikal. Lantas, apa saja kegunaan obat Salep Bactoderm Mupirocin ini? Amankah Bactoderm untuk bayi? Berapa dosis penggunaan obat salep antibiotik ini? Efek samping apa saja yang dapat timbul dikulit setelah menggunakan Salep Bactoderm? Untuk menemukan jawabannya, silahkan simak terus ulasan dibawah ini.

Infeksi pada kulit mungkin dapat dikatakan sebagai salah satu penyakit yang sudah sangat umum terjadi pada siapa saja. Hanya saja terkadang sebagian orang mungkin masih belum mengetahui bagaimana cara menangani infeksi yang terjadi pada kulit tersebut. Dan salah satu obat yang dapat dicoba selain Salep Antibiotik Trifamycetin adalah obat salep Bactoderm Mupirocin ini. Salep yang satu ini juga dikenal sebagai obat infeksi akut.

Farmakologi Obat Salep Bactoderm Mupirocin

Obat Bactoderm atau salep Bactoderm adalah obat topikal yang mengandung Mupirocin. Mupirocin sendiri adalah salah satu jenis antibakteri topikal yang aktif dalam melawn organisme, khususnya yang dapat menyebabkan infeksi kulit. Selain itu, Mupirocin juga diketahui aktif dalam melawan organisme dari gram-gram negatif.

Namun salep Bactoderm ini merupakan jenis obat resep yang hanya dapat dibeli menggunakan resep dokter. Untuk itu penggunaannya sendiri sebaiknya tidak sembarangan dan akan lebih baik jika dibawah pengawasan dokter. Agar tidak salah sebelum menggunakan obat ini, berikut ini adalah informasi obat salep Bactoderm Mupirocin yang dapat diketahui.

Informasi Obat Bactoderm Mupriocin :

  • Indikasi Obat Bactoderm Mupirocin (Obat Infeksi Akut)

Salep Bactoderm memiliki indikasi untuk mengatasi infeksi kulit akut primer ataupun sekunder. Beberapa diantaranya seperti :

  • Pyoderma
  • Impetigo
  • Folliculitis
  • Furunkulosis
  • Luka terinfeksi
  • Abses
  • Trauma
  • Luka bakar
  • Luka pasca operasi
  • Dll
  • Kontra Indikasi Obat Bactoderm Mupirocin

Kontra indikasi dari salep Bactoderm Mupirocin adalah tidak diberikan pada penderita yang memiliki alergi atau hipersensitif terhadap kandungan obat yakni Mupirocin atau polietilen glikol.

  • Kandungan Obat Bactoderm Mupirocin

Dalam setiap gram salep Bactoderm mengandung :

  1. ………………………. 20 mg

Kadar Mupirocin yang terdapat di dalam salep ini yakni 2%, berwarna putih, larut di dalam air, serta menggunakan bahan dasar polietilen glikol.

  • Dosis Obat Salep Bactoderm Mupirocin

Adapun dosis penggunaan yang dianjurkan antara lain seperti :

  • Anak-anak dan dewasa : dioleskan secukupnya (sesuai kebutuhan) pada daerah kulit yang terinfeksi hingga 3 kali sehari hingga kurang lebih 10 hari.

Sebaiknya penggunaan obat tidak dihentikan sebelum durasi jangka waktu penggunaan obat yang ditentukan oleh dokter. Sebelum diolesi dengan obat, sebaiknya area kulit yang terinfeksi dibersihkan terlebih dahulu.

  • Efek Samping Salep Bactoderm Mupirocin

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi ketika menggunakan salep Bactoderm Mupirocin adalah :

  • Area kulit terasa perih
  • Kulit terasa gatal-gatal
  • Kemerahan
  • Panas
  • Sensasi seperti terbakar

Baca: Obat Infeksi Jamur Griseofulvin: Kegunaan, Dosis, Efek Samping dan Harga

Peringatan dan Perhatian

Sebelum menggunakan salep Bactoderm Mupirocin ada baiknya mengetahui beberapa hal berikut ini :

  1. Untuk ibu hamil dan menyusui, penggunaan salep Bactoderm Mupirocin ini sebaiknya dibawah pengawasan/anjuran dokter.
  2. Saat pertama digunakan, biasanya akan menyebabkan rasa perih di kulit.
  3. Jika setelah tiga hingga lima hari penggunaan obat tidak memberikan hasil, maka segera temui dokter.
  4. Pastikan penggunaan obat sesuai dengan anjuran dan jangka waktu yang telah ditentukan oleh dokter.
  5. Obat ini merupakan obat luar/topikal, untuk itu sebaiknya jangan sampai tertelan dan hindari dari area-area sensitif.
  6. Untuk pertanyaan diawal, Amankah Salep Bactoderm untuk bayi? Jawabannya adalah aman, asalkan penggunaannya dibawah pengawasan dokter.

Demikian di atas tadi adalah ulasan megenai informasi Salep Bactoderm Mupirocin yang telah kita ketahui bersama. Semoga informasi salah satu obat salep Antibakteri untuk mengatasi infeksi akut di atas dapat menjadi sumber referensi yang membantu sekaligus bermanfaat untuk Bidhuaners semuanya.



Baca: Acyclovir Salep: Obat Topikal Antivirus untuk Mengatasi Infeksi Herpes