Obat Bebas (OTC): Jenis, Golongan, dan Contohnya

0
1116
Obat Bebas (OTC) Jenis, Golongan, dan Contohnya
Obat Bebas (OTC) Jenis, Golongan, dan Contohnya

Bidhuan.id – Obat OTC (Over the Counter) atau yang dikenal juga dengan sebutan obat bebas, adalah jenis obat-obatan yang boleh digunakan tanpa menggunakan resep dokter. Jenis obat-obatan ini biasanya mudah ditemukan di toko obat atau apotik bahkan di warung. Lantas, apakah pengertian obat OTC atau obat bebas ini lebih lengkap lagi? Apa saja contoh obat bebas terbatas P1-P6? Apa saja macam-macam obat keras? Mari kita temukan semua jawabannya pada ulasan berikut ini.

Saat kita terkena penyakit ringan maka memang dibenarkan atau diperbolehkan melakukan pengobatan sendiri. Salah satunya yakni menggunakan jenis obat bebas atau obat OTC ini. Namun tentu saja sebelum menggunakan berbagai macam jenis obat bebas atau obat OTC, sebaiknya Bidhuaners semua juga mengetahui terlebih dahulu jenis, golongan dan ketentuannya.

Obat OTC atau Obat Bebas

Perlu diketahui terlebih dahulu sebelumnya bahwa obat OTC atau obat bebas sendiri terbagi menjadi dua golongan yang berbeda, yakni obat bebas dan obat bebas terbatas. Bagi Bidhuaners yang ingin mengetahui informasi detailnya, maka berikut ini adalah penjelasan obat bebas dan obat bebas terbatas, daftar obat OTC, hingga daftar obat keras.

Contoh, Daftar dan Pengertian Obat OTC :

  • Obat Bebas (Obat OTC)

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, bahwa obat bebas atau obat OTC terbagi menjadi dua golongan yang berbeda. Yakni obat bebas dan obat bebas terbatas.

Obat bebas adalah jenis obat yang dapat dibeli dengan bebas dimanapun tanpa resep dokter. Mulai dari toko obat, apotik, hingga di warung-warung. Jenis obat bebas sendiri biasanya ditandai dengan adanya lingkaran berwarna hijau dengan tepian garis yang hitam. Dan pada umumnya jenis obat ini hanya dapat digunakan untuk mengobati gejala-gejala penyakit ringan saja.

  • Obat Bebas Terbatas

Tidak berbeda jauh dengan obat bebas, obat bebas terbatas adalah jenis obat-obatan yang juga dapat dibeli dengan bebas tanpa harus menggunakan resep dokter. Namun terdapat perbedaan pada tanda jenis obat ini, dimana lingkaran yang dimiliki oleh jenis obat bebas terbatas biasanya berwarna biru dengan tepian garis berwarna hitam.

Selain itu, jenis obat bebas terbatas juga masuk pada kategori jenis obat-obatan keras yang dibedakan kembali menjadi beberapa golongan dengan tanda bertuliskan P1 hingga P6.

Baca: Penjelasan dan Peraturan tentang Daftar Obat Wajib Apotek (DOWA)

Dimana masing-masing jenisnya memiliki peringatan tersendiri dengan penjelasan sebagai berikut :

  • P1 : Awas! Obat Keras! Baca Aturan Pakainya.
  • P2 : Awas! Obat Keras! Hanya untuk Berkumur.
  • P3 : Awas! Obat Keras! Hanya untuk Bagian Luar Tubuh.
  • P4 : Awas! Obat Keras! Hanya untuk Dibakar.
  • P5 : Awas! Obat Keras! Tidak Boleh Ditelan.
  • P6 : Awas! Obat Keras! Obat Wasir, Jangan Ditelan.
  • Contoh Obat Bebas (Daftar Obat OTC)

Beberapa jenis contoh obat bebas yang mudah kita temukan di pasaran antara lain seperti :

  • Minyak Kayu Putih
  • Paracetamol
  • Promag
  • Biogesic
  • Multivitamin Syrup
  • Vitacimin Tablet Hisap
  • Rivanol Oplosing
  • Panadol Tablet
  • Vitamin C Tablet
  • Remasal, dll
  • Contoh Obat Bebas Terbatas P1-P6 (Macam-Macam Obat Keras)

Adapun daftar obat keras yang dibedakan menurut golongan dari P1 hingga P6 antara lain adalah :

  • Contoh obat bebas terbatas P1 : Ultraflu, Decolgen, Antimo, Konvermex, Fatigon, Paramex, dll.
  • Contoh obat bebas terbatas P2 : Enkasari, Listerine, Alphadine, Biosepton, dll.
  • Contoh obat bebas terbatas P3 : Neo Ultrasiline, Betadine, Tintucra Jodii, dll.
  • Contoh obat bebas terbatas P4 : Sigaret Astma
  • Contoh obat bebas terbatas P5 : Sulfanilamide steril, Bufacetin, Bravoderm, dll.
  • Contoh obat bebas terbatas P6 : Laxarec, Anusol Suppositoria, Molexdine, dll.

Demikian di atas tadi adalah sedikit ulasan mengenai jenis-jenis hingga contoh obat OTC atau obat bebas yang mudah kita temukan dalam keseharian. Dapat mengetahui informasi detail obat sebelum akhirnya digunakan, tentu akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Bidhuaners semua. Semoga informasi obat-obatan di atas dapat menjadi sumber referensi yang membantu dan bermanfaat.



Baca: Waspada! Bahaya 8 Jenis Obat Bebas