Obat Albiotin (Clindamycin HCl): Kegunaan, Dosis, Efek Samping dan Harga

8379
Obat Albiotin (Clindamycin HCl) Kegunaan, Dosis, Efek Samping dan Harga
Obat Albiotin (Clindamycin HCl) Kegunaan, Dosis, Efek Samping dan Harga

Bidhuan.id – Obat Albiotin (Clindamycin HCl) adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri Anaerob. Obat ini sendiri merupakan obat paten sehingga harganya terbilang tidak murah. Dengan fungsi obat sebagai pembunuh bakteri, apakah ada efek samping dan bahaya dari obat ini? Peringatan apa saja yag perlu diperhatikan sebelum mengkonsumsi obat Albiotin ini? Berapa harga Albiotin di apotik? Berikut ini pembahasan lengkapnya:

Kegunaan Obat Albiotin

Fungsi utama dari Albiotin (Clindamycin HCl) adalah untuk membunuh bakteri terutama bakteri anaerob. Obat ini akan bekerja terhadap bakteri seperti turunan dari bakteri Streptococcus, dan Pneumococus Staphylococcus yang sangat peka terhadap Klindamycin. Untuk informasi mengenai kegunaan obat ini lebih lanjut, Anda dapat melihat di bagian indikasi.

  • Komposisi

Setiap tablet obat ini mengandung bahan aktif clindamycin HCl 300 mg.

  • Indikasi

Dokter akan memberikan obat ini kepada pasien yang memiliki indikasi di bawah ini:

  • Infeksi serius karena bakteri anaerob, seperti strain Staphilococcus, Pneumococci, dan
  • Infeksi yang disebabkan oleh β-hemolitik Streptokokus
  • Dosis Obat Albiotin

Dosis obat Albiotin ini tergantung pada rentang usia dan tingkat keparahan infeksi yang terjadi.

Berikut ini dosis untuk masing-masing tingkat usia dan keparahan infeksi yang pada umumnya diberikan oleh Dokter:

  • Dosis untuk Dewasa
  • Pada infeksi serius dosisnya 150-300 mg diminum setiap 6 jam.
  • Pada infeksi yang lebih parah dosisnya 300-450 mg diminum setiap 6 jam.
  • Dosis untuk Anak-Anak
  • Pada infeksi serius dosisnya 8-16 mg/kg/hari dan dibagi menjadi 3 atau 4 dosis yang sama.
  • Pada infeksi yang lebih parah, dosisnya 16-20 mg/kg/hari dibagi menjadi 3 atau 4 dosis yang sama.
  • Cara Pemakaian Obat Albiotin

Untuk pemakaian obat ini, sebaiknya pasien memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Pasien harus selalu mengikuti label pada obat dan/atau resep dokter
  2. Obat ini bisa dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau setelah makan
  3. Waktu konsumsi obat setiap 6 jam.
  • Cara Penyimpanan Obat

Obat ini sebaiknya pada tempat sejuk dan kering dengan suhu kurang lebih 300 C. Hindarkan obat ini dari cahaya langsung dan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

  • Cara Kerja Obat

Obat ini bekerja sebagai antimikroba dalam tubuh. Obat ini memiliki spektrum yang sama dengan linkomisin namun kerjanya lebih kuat terutama pada organisme (mikroba) yang sensitif.

Kandungan aktif clindamycin yang ada pada obat ini mampu menghambat sintesa protein pada bakteri sehingga bakteri tidak bisa hidup.

  • Efek Samping Obat Albiotin

Karena tergolong sebagai salah satu obat keras yang bekerja terhadap bakteri dalam tubuh, obat ini mempunyai beberapa efek samping bagi tubuh.

Berikut ini efek samping Albiotin yang mungkin terjadi:

  1. Perut terasa tidak enak
  2. Diare
  3. Kolitis
  4. Mual
  5. Perut nyeri atau kram
  6. Demam

Apabila efek samping tersebut terus terjadi, sebaiknya hubungi dokter. Selain itu, perlu juga diingat bahwa efek samping obat ini bisa berlangsung beberapa minggu, meskipun konsumsi obat ini telah dihentikan.

  • Kontra Indikasi

Obat ini sebaiknya tidak diberikan kepada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap golongan clindamycin dan lincomycin.

Baca: Obat Antibiotik Thiamycin: Kegunaan, Dosis, Efek Samping dan Harga

Peringatan dan Perhatian

Bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit kolitis, pertumbuhan jamur yang berlebihan, penyakit hati dan/atau ginjal, superinfeksi,  serta sedang hamil.

  • Kemasan dan Harga Obat Albiotik

Obat ini dikemas dalam kardus berisi 3 strip berisi 10 kapsul 300 mg. Obat yang diproduksi oleh PT Kalbe Farma ini dapat dibeli dengan harga Rp 77.000 per strip di apotek. Namun perlu diingat bahwa obat ini harus dibeli dengan resep dokter.

Obat Albiotin (Clindamycin HCl) tergolong sebagai obat keras, jadi jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai mengonsumsinya.

Sebenarnya, selain dapat digunakan untuk mengobati infeksi, kandungan Clindamycin yang ada dalam obat ini bisa juga digunakan sebagai obat lain. Misalnya saja albiotin untuk jerawat, selain itu juga untuk obat sakit gigi. Nah, untuk pembahasan lebih lanjut mengenai kegunaan lain obat ini tunggu update selanjutnya ya Bidhuners!



Baca: Antibiotik Tetrasiklin: Jenis Antibiotik Spektrum Luas untuk Atasi Berbagai Infeksi