Obat Sakit Gigi Cataflam: Cara Kerja, Dosis, Efek Samping dan Harga

26806
Obat Sakit Gigi Cataflam Cara Kerja, Dosis, Efek Samping dan Harga
Obat Sakit Gigi Cataflam Cara Kerja, Dosis, Efek Samping dan Harga

Bidhuan.idObat Cataflam, Obat apa itu? Bagi Anda yang pernah mengalami sakit gigi pasti mengenal obat yang satu ini. Yup! Obat Sakit Gigi Cataflam merupakan salah satu obat sakit gigi yang banyak digunakan oleh masyarakat. Obat sakit gigi resep Dokter ini dikenal dapat menghilangkan rasa sakit dan nyeri pada gigi dengan cepat, yakni hanya dalam waktu  sekitar 10 sampai 30 menit saja. Selain untuk mengobati sakit gigi, ternyata masih banyak loh kegunaan Obat ini, apa saja itu? Bagaimana cara Kerja obat Cataflam ini? Berapa Dosis yang dibutuhkan serta efek samping apa saja yang dapat ditimbulkan obat ini? Berapa harga Obat Sakit Gigi Cataflam di Apotik? Untuk informasi lebih lanjut, simaklah pembahasannya berikut ini.

Obat Cataflam

Banyak orang mengenal Obat cataflam sebagai obat untuk mengobati sakit gigi. Namun nyatanya, cataflam adalah obat pereda rasa nyeri , obat bengkak gusi dan sakit gigi hanyalah merupakan salah satu kondisi yang dapat diatasi olehnya. Obat ini tidak dapat Anda beli bebas di apotek karena cataflam tergolong kategori obat yang tidak bebas, artinya Anda harus menggunakan resep dokter saat membelinya.

  • Indikasi

Berikut beberapa kondisi lain yang berindikasi dapat diatasi oleh cataflam, yaitu:

  1. Mengurangi rasa nyeri pada sendi, tulang, dan otot seperti keseleo, tedinitis, bursitis, dislokasi, dan lainnya.
  2. Mengatasi nyeri pada sakit kepala, migrain, sakit punggung, osteoarthrosis, nyeri perut, asam urat, rematik, dan nyeri kronis pada kanker.
  3. Dapat membantu mengurangi rasa nyeri atau kram saat menstruasi.
  4. Selain rasa nyeri, cataflam juga dapat mengobati inflamasi atau radang.
  5. Digunakan dalam mengendalikan rasa sakit serta peradangan untuk pasien pasca operasi atau pencabutan gigi.
  • Komposisi

Obat Sakit Gigi cataflam tersedia di apotek dalam bentuk tablet yang terdiri dari dua pilihan, yaitu:

5 x 10 tablet 25 mg

5 x 10 tablet 50 mg

Setiap satu tablet obat cataflam terkandung kalium diklofenak didalamnya dengan komposisi sebagai berikut:

Kalium diklofenak 25 mg / tablet

Kalium diklofenak 50 mg / tablet

  • Cara Kerja Obat Cataflam

Diklofenak merupakan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID) yang terdapat dalam dua bentuk, yaitu kalium diklofenak dan natrium diklofenak. Keduanya terbukti dapat meredakan rasa sakit dan nyeri dengan cepat.

Didalam tubuh, zat aktif kalium diklofenak yang terdapat pada cataflam akan menghambat kerja dari enzim siklooksigenase (COX). Enzim COX merupakan enzim yang berfungsi membantu pembentukan zat prostaglandin ketika terdapat luka.

Nah, zat prostaglandin inilah yang menimbulkan reaksi rasa sakit dan perandangan seperti demam, nyeri, dan bengkak. Oleh karena itu, dengan menghambat kerja enzim COX, produksi prostaglandin pun akan menurun sehingga rasa sakit dan peradangan akan berkurang.

  • Dosis Cataflam

Untuk meminimalisir resiko terjadinya efek samping dari cataflam, pastikan Anda mengonsumsinya dengan dosis yang tepat dan aman serta mengetahui cara pemakaiannya dengan baik.

Dosis Cataflam untuk mengobati sakit gigi:

  1. Dewasa : 100 – 150 mg/ hari yang dibagi 2 – 3 kali dosis. Misalnya, tablet 50 mg dikonsumsi 2 – 3 kali sehari.

  2. Anak diatas usia 14 tahun : 75 – 100 mg / hari yang dibagi 2 – 3 kali dosis. Misalnya, tablet 25 mg dikonsumsi 3 – 4 kali sehari.

Dosis untuk mengobati gangguan penyakit lainnya:

  1. Untuk menghilangkan rheumatoid arthritis, dosis yang dianjurkan yaitu antara 150 sampai 200 mg / hari yang mana setara dengan tablet 50 mg diminum sebanyak tiga atau empat kali sehari.

  2. Untuk mengobati dismenore primer atau nyeri karena haid, dosis yang direkomendasikan yaitu tablet cataflam 50 mg diminum tiga kali sehari.

  3. Untuk menghilangkan osteoarthritis, dosis yang disarankan adalah 100-150 mg / hari yangmana setara dengan tablet 50 mg dikonsumsi dua atau tiga kali dalam sehari.

  • Cara Pemakaian Obat Sakit Gigi Cataflam

Konsumsilah obat ini saat bersamaan dengan makan atau boleh juga saat setelah makan. Namun, tidak disarankan untuk dihancurkan terlebih dahulu melainkan tablet harus Anda telan utuh dengan air.

Usahakan untuk selalu meminum obat ini pada jam yang sama setiap hari agar kita dapat mendapatkan interval antar dosis yang sama. Dan yang terakhir, Anda dilarang untuk menggandakan dosis yang sudah ditetapkan.

  • Cara Penyimpanan

Obat ini wajib disimpan pada suhu 30o C dan terlindungi dari sinar matahari, serta jauhkanlah dari jangkauan anak – anak maupun binatang peliharaan.

  • Efek Samping Obat Sakit Gigi Cataflam

Sama halnya dengan obat – obatan lainnya cataflam juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Untuk efek samping yang tergolong ringan dan umum yang disebabkan oleh pemakaian obat ini, yaitu seperti mengantuk, pusing, gatal, hidung tersumbat, keringat berlebih, dan sakit kepala.

Sedangkan, untuk efek samping yang tergolong berat akibat penggunaan obat cataflam antara lain, sebagai berikut :

  1. Reaksi alergi, seperti pembengkakan, kulit kemerahan, dan sesak nafas.
  2. Untuk pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan anemia.
  3. Dapat mengganggu siklus menstruasi normal.
  4. Ganggguan pada saluran pencernaan berupa mual, muntah, kembung, diare, sembelit, nyeri pada perut, dan dyspepsia.
  5. Pendarahan pada lambung yang ditandai dengan feses berwarna hitam serta batuk atau muntah darah.
  6. Gangguan pada ginjal yang ditandai dengan produksi urine yang sedikit bahkan tidak kencing sama sekali dan pembengkakan pada pergelangan kaki
  7. Gangguan terhadap organ hati yang ditandai dengan nafsu makan berkurang, ulu hati terasa sakit, urine berwarna gelap, dan sakit kuning yangmana ini semua dapat terjadi dalam pemakaian jangka panjang.
  8. Dari segi kesehatan mental dapat menyebabkan mudah cemas dan marah, serta mimpi buruk.

Baca juga: 4 Manfaat Pasta Gigi untuk Wajah yang Jarang Diketahui!

Peringatan dan Perhatian

Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengonsumsi obat cataflam, yaitu :

  1. Tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak – anak dibawah umur 14 tahun
  2. Disarankan untuk tidak diberikan kepada wanita hamil pada 3 bulan akhir kehamilannya
  3. Tidak disarankan untuk penggunaan pada orang yang lanjut usia
  4. Dilarang mengemudi setelah mengonsumsi obat ini sebab dikhawatirkan akan membahayakan karena cataflam dapat menimbulkan beberapa efek, seperti mengantuk, kelelahan, dan pusing.
  5. Anda tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi cataflam bersamaan dengan meloxicam, aspirin, dan ibuprofen sebab dapat memperburuk efek samping yang telah ditimbulkan oleh cataflam.

Sementara itu, dikarenakan beberapa efek samping yang ditimbulkan, obat cataflam tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh beberapa orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu karena dikhawatirkan akan berpotensi mengganggu atau memperburuk kerja organ – organ yang ada, seperti:

  1. Penderita sariawan.
  2. Orang yang memiliki gangguan pada fungsi hati, luka lambung, serta kelainan pendarahan.
  3. Pasien demam berdarah dikarenakan penggunaan obat ini dapat menginduksi terjadinya kebocoran kapiler dan gagal jantung.
  4. Orang yang akan atau telah menjalani operasi bypass jantung.
  5. Penderita maag akut atau ulkus saluran cerna
  6. Orang yang pernah mengalami pendarahan atau peradangan pada usus atau lambung.
  7. Pasien yang memiliki alergi terhadap diklofenak, aspirin, atau obat – obatan jenis NSAID lainnya, seperti celecoxib atau ibuprofen.
  8. Pasien yang mengalami penekanan pada sumsum tulang belakang.
  9. Orang yang mempunyai riwayat polips pada hidung.
  • Harga Obat Cataflam di Apotik

Adapun harga obat cataflam ini adalah sekitar Rp 270.000 untuk 50 tablet dosis 50 mg. Sedangkan untuk harga satuannya adalah Rp 7000 / tablet.

Berikut itulah Informasi mengenai Obat Sakit Gigi Cataflam: Cara Kerja, Dosis, Efek Samping dan Harga. Semoga bisa bermanfaat untuk anda khususnya yang sedang mencari info terkait Obat sakit gigi yang terbilang cepat dan ampuh untuk digunakan.



Baca juga: Obat Pereda Sakit Gigi untuk Pengobatan Sakit Gigi di Rumah