Lodia Obat Diare: Obat Golongan Agonis Opioid Reseptor untuk Atasi Diare Akut dan Kronis

0
9160
Lodia Obat Diare Obat Golongan Agonis Opioid Reseptor untuk Atasi Diare Akut dan Kronis
Lodia Obat Diare Obat Golongan Agonis Opioid Reseptor untuk Atasi Diare Akut dan Kronis

Bidhuan.id – Lodia obat diare adalah jenis obat-obatan yang memang digunakan untuk mengobati diare atau sering buang air besar. Sering buang air besar atau yang dikenal juga dengan diare memang harus segera diatasi dan sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja. Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi diare yakni dengan menggunakan obat diare yang tepat salah satunya obat Lodia ini. Lalu, apa saja indikasi dari obat diare Lodia? Seberapa banyak dosis yang dibutuhkan? Untuk informasi lengkapnya, silahkan simak ulasan berikut ini.

Diarrhea atau yang lebih dikenal dengan sebutan diare adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri di dalam pencernaan. Kondisi tersebut membuat tinja atau kotoran menjadi sangat lembek atau bahkan menjadi cair. Selain itu, durasi buang air besar pun biasanya menjadi lebih sering hingga paling sedikit 3 kali dalam rentang waktu 24 jam. Dan salah satu cara mengatasinya yakni menggunakan Lodia obat diare.

Farmakologi Lodia Obat Diare

cara paling efektif untuk mengatasi diare dengan obat diare lodia
cara paling efektif untuk mengatasi diare dengan obat diare lodia

Lodia adalah jenis obat yang dapat digunakan untuk mengatasi diare akut. Obat oral ini masuk pada golongan obat agonis opioid reseptor yang memiliki sistem mekanisme kerja dengan mengurangi aktivitas pleksus myenteric pada usus besar hingga dapat memperlambat ritme kontraksi yang terjadi di usus.

Baca juga: Pilihan Obat Herbal Diare yang Terbukti Ampuh

Namun perlu diketahui juga sebelumnya, bahwa pengobatan dengan Lodia sendiri hanya bersifat simptomatik atau dapat dikatakan juga sebagai pengobatan tambahan yang dilakukan pada terapi rehidrasi. Sistematis kerjanya sendiri mirip dengan morfin yang dapat menenangkan usus dan melambatkan ritme kontraksi pada usus.

Dengan begitu, zat yang masuk ke usus akan tinggal lebih lama sehingga menyediakan waktu yang lebih banyak juga untuk penyerapan air dari kotoran yang membuat kotoran atau tinja menjadi lebih padat. Untuk selengkapnya, berikut ini adalah informasi mengenai Lodia obat diare yang dapat kita ketahui bersama.

Informasi Lodia Obat Diare :

  • Indikasi Obat Diare Lodia

Obat diare Lodia dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis diare yang antara lain seperti :

  1. Diare kronis yang di akibatkan oleh reseksi usus
  2. Diare ringan
  3. Diare akut nonspesifik
  4. Diare kronis sekunder pada penyakit radang usus
  5. Sindrom iritas usus

Selain itu, Lodia juga dapat digunakan untuk mengurangi jumlah kotoran atau tinja pada pasien dengan ileostomy.

  • Kontra Indikasi Lodia

Adapun beberapa kontra indikasi yang harus diperhatikan ketika menggunakan obat diare Lodia antara lain seperti :

  1. Sebaiknya tidak diberikan pada penderita yang memiliki alergi terhadap kandungan obat ini.
  2. Sebaiknya tidak diberikan pada penderita yang memiliki riwayat disentri akut yang disertai beberapa tanda seperti demam tinggi, tinja bercampur darah, ulcerative colitis akut, enterocolitis bakter yang disebabkan oleh beberapa organisme yang berpotensi menembus dinding usus, dan untuk penderita kolitis pseudomembran terkait dengan penggunaan jenis antibiotik spektrum luas.
  3. Sebaiknya tidak digunakan untuk mengobati infeksi C. difficile.
  4. Jangan menggunakan obat ini jika terjadi kejang perut.
  5. Sebaiknya tidak digunakan pada anak dengan usia dibawah 3 tahun, kekurangan gizi, sakit sistemik, dan dehidrasi.
  • Efek Samping Obat Diare Lodia

Setiap jenis obat-ibatan tentu akan selalu memiliki efek samping. Tidak terkecuali pada obat diare seperti Lodia. Adapun beberapa efek samping yang umum terjadi antara lain seperti :

  1. Sembelit
  2. Kram perut
  3. Kantuk
  4. Mual
  5. Mulut kering
  6. Muntah
  7. Pusing

Sedangkan untuk efek samping yang jarang terjadi setelah penggunaan obat Lodia ini biasanya meliputi :

  1. ileus paralitik
  2. megakolon toksik
  3. anafilaksis atau reaksi alergi
  4. sindro, stevens-johnson
  5. retensi urin
  6. eritema multiforme
  7. nekrolisis epidermal toksik
  • Dosis Obat Diare Lodia

Sedangkan untuk dosis penggunaan obat diare Lodia yang tepat adalah :

  1. Dosis umum : 6 – 8 mg perhari, dosis maksimum hingga 16 mg perhari
  2. Dosis akut pada dewasa : dosis awal sebanyak 4 mg, kemudian dapat ditambah 2 mg setiap habis buang air besar. Lama penggunaan maksimum yakni 5 hari.
  3. Dosis kronis pada dewasa : dosis awal 4 hingga 8 mg, kemudian ditambah 2 mg setiap habis buang air besar. Dosis maksimal hingga 16 mg perhari.
  4. Anak-anak dengan usia 4 hingga 8 tahun : 1 mg sebanyak 3 – 4 mg perhari, maksimum hingga 3 hari.
  5. Anak anak dengan usia 9 hingga 12 tahun : 2 mg sebanyak 4 kali sehari, maksimum hingga 5 hari.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan obat diare Lodia ini adalah :

  1. Sebaiknya banyak minum ketika menggunakan obat diare Lodia
  2. Pada sebaigian kasus, efek obat baru dapat dirasakan setelah 48 jam.
  3. Obat ini dapat menyebabkan kantuk, kelelahan, dan pusing. Untuk itu, sebaiknya tidak mengemudi ketika mengkonsumsi Lodia.
  4. Hati-hati untuk penderita gangguan hati.
  5. Lodia juga tidak dianjurkan digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

Demikian di atas tadi adalah informasi mengenai Lodia obat diare yang telah kita ketahui bersama. Semoga informasi obat-obatan di atas dapat menjadi referensi yang membantu sekaligus bermanfaat untuk Anda semuanya.



Baca juga: Obat Entrostop: Komposisi, Efek Samping, Dosis dan Harganya