Pembengkakan Jantung: Penyebab, Gejala, Ciri Jantung Bengkak, Pencegahan dan Terapi Penyembuhan

1355
Pembengkakan Jantung - Penyebab Gejala Ciri Jantung Bengkak Pencegahan dan Terapi Penyembuhan
Pembengkakan Jantung - Penyebab Gejala Ciri Jantung Bengkak Pencegahan dan Terapi Penyembuhan

Bidhuan.id – Pembengkakan Jantung adalah tanda dari suatu penyakit, dan lebih dikenal sebagai istilah kardiomegali. Kardiomegali dapat dikenali dengan hasil tes pencitraan X-Ray pada bagian dada sehingga memperlihatkan pembengkakan jantung. Apakah anda ingin mengetahui apa penyebab pembengkakan pada jantung manusia ? bagaimana ciri jantung bengkak? dan apakah pembengkakan jantung bisa diobati? Jika bisa, terapi penyembuhan penyakit pembengkakan jantung itu seperti apa? Jika penasaran, simak jawabannya pada ulasan dibawah ini.

 

Jenis Pembengkakan Jantung (Kardiomegali)

Pembengkakan jantung atau dalam istilah medis dinamakan dengan Kardiomegali (Cardiomegaly) yakni suatu kondisi jantung yang memiliki ukuran lebih besar dari ukuran jantung normal pada umumnya. Hal ini hanya dapat dikenali jika melakukan rontgen dada. Hal ini terjadi akibat respon terhadap kerusakan otot jantung. Terdapat dua jenis pembengkakan jantung berdasarkan otot jantung yang mengalami pembengkakan, yakni kardiomegali hipetrofi dan kardiomiopati dilatasi.

Kardiomegali hipertrofi terjadi jika otot ventrikel kiri bagian jantung mengalami penebalan (hipertrofi). Jenis kardiomegali jenis ini paling sering disebabkan oleh tekanan darah tinggi atau hipertensi yang dialami seseorang. Sehingga menyebabkan penebalan pada ventrikel kiri jantung. 

Kardiomiopati Dilatasi merupakan pembengkakan jantung yang menyebabkan dilatasi atau penipisan dan peregangan daerah dinding ventrikel kanan dan kiri. Sehingga menghasilkan penampakan jantung yang membesar.

Kemampuan jantung dalam memompa darah lebih baik pada kondisi hipertrofi dibandingkan dilatasi. Pada awal gejala pembengkakan jantung, masih dapat memompa darah dengan normal. Namun, semua sama-sama memiiki resiko yang berbahaya jika dibiarkan terus menerus, karena akan menyebabkan gagal jantung dan berakibat kematian.

Gejala Pembengkakan Jantung

Gejala-gejala Pembengkakan jantung yang terjadi pada seorang penderita biasanya akan mengacu pada gagal jantung kongestif yang akan muncul dan menandakan jantung yang mengalami pembengkakan sudah harus segera diatasi. Karena pada awal ketika jantung bengkak terjadi, biasanya tidak menimbulkan gejala apapun.

Berikut gejala gagal jantung kongestif yang dapat dikenali antara lain :

  • Kelelahan atau kecapaian setelah aktifitas ringan
  • Terjadi pembengkakan tangan dan kaki
  • Terjadi sesak nafas atau nafas tersengal saat aktifitas atau ketika berbaring, jika anda tidak memiliki riwayat penyakit atsma maka hal ini perlu diwaspadai.
  • Terkadang merasakan rasa tidak nyaman pada dada atau nyeri dada yang seringkali hilang timbul
  • Berat badan bertambah karena pembengkakan anggota tubuh
  • Mengalami Palpitasi atau jantung berdebar-debar dan detak jantung tak beraturan
  • Merasakan sakit kepala atau pusing karena tekanan darah tinggi
  • Susah tidur kaena rasa nyeri di dada dan sesak nafas
  • Sering mengalami ual dan nafsu makan berkurang

Faktor Penyebab Pembengkakan Pada Jantung Manusia

Lantas, apa sajakah penyebab pembengkakan pada jantung manusia? Berikut ini adalah penyebabnya

  1. Hipertensi atau Darah Tinggi
  2. Hipertensi Pulmonal
  3. Terjadi obesitas (kelebihan berat badan)
  4. Kurang aktivitas fisik seperti berolahraga sehinga menyebabkan aliran darah kurang lancar.
  5. Penyakit otot jantung atau kardiomiopati, merupakan penyakit jantung yang disebabkan oleh kelainan genetik.
  6. Faktor umur, semakin bertambah usia, semakin berkurang elastisitas jantung.
  7. Miokarditis, merupakan infeksi jantung yang disebabkan oleh virus, sehingga menyebabkan peradangan.
  8. Rusaknya katup jantung dapat menjadi pemicu terjadinya pembengkakan jantung karena demam rematik sehingga menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dan tidak stabil.
  9. Anemia atau kekurangan darah merah ternyata dapat mengakibatkan denyut jantung tak beraturan, dan menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa jantung
  10. Amiloidosis, salah satu jenis penyakit langka yang menyebabkan protein tidak normal menyebar dalam darah dan terdeposit dalam jantung, sehingga menyebabkan permasalahan jantung.
  11. Gangguan tiroid seperti hipotiroidisme dan hipertiroidisme dapat menjadi faktor penyebab pembengkakan jantung.

Pencegahan dan Pengobatan yang dapat dilakukan

Jika pembengkakan jantung yang anda alami belum tergolong parah sebaiknya mulailah dengan merubah pola hidup anda seperti :

  • Berhentilah merokok
  • Turunkan berat badan yang berlebihan
  • Membatasi jumlah asupan garam
  • Kendalikan diabetes jika ada
  • Lakukan pengecekan tekanan darah secara teratur
  • Menghindari konsumsi kafein dan alkohol
  • Waktu Istirahat yang cukup (8 jam tiap malam)
  • Melakukan olah raga ringan sesuai anjuran dokter

Baca: Duduk Dalam Posisi Sama Berjam – Jam Tingkatkan Resiko Penyakit Jantung

Terapi penyembuhan penyakit pembengkakan jantung

Jika pembengkakan jantung sudah memasuki tahap serius, biasanya dokter akan melakukan pengobatan dan perawatan berupa :

  • Pemberian ACE Inhibitor (Angiotensin converting enzyme) merupakan inhibitor yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kemampuan jantung memompa darah
  • Pemberian ARB (Angiostensin receptor Blocker), alternatif yang diberikan dokter jika pasien mengalami alergi jika diberkan ACE inhibitor, fungsinya sama saja dengan ACE inhibitor.
  • Pemberian Beta Blocker yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah serta meningkatkan fungsi jantung
  • Obat Digoxin yakni obat yang bisa membantu meningkatkan fungsi pemompaan jantung
  • Diberikan antikoagulan yang berfungsi untuk mengurangi resiko penggumpalan darah, karena jika terjadi akan menyebabkan stroke atau serangan jantung.
  • Pemberian Diuretik yang merupakan obat pembengkakan jantung berfungsi sebagai penurun kadar natrium dan air dalam tubuh, sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan beban jantung.

Setelah mengetahui apa itu pembengkakan jantung, faktor penyebab dan gejalanya, serta cara mencegah dan pengobatannya, dapat memberikan sedikit gambaran tentang kelainan penyakit satu ini. Semua dapat dicegah dengan memperbaiki pola hidup untuk lebih aktif dan sehat. Semoga bermanfaat.
Baca: Dikira Masuk Angin Ternyata Gejala Serangan Jantung Awal

ARTIKEL TERKAIT