Tempe: Cara Membuat Tempe Homemade lebih sedap dan mantap

120
Cara Membuat Tempe Homemade lebih sedap dan mantap
Cara Membuat Tempe Homemade lebih sedap dan mantap

Bidhuan.idMau tau resep mantap membuat tempe ? Tempe merupakan makanan khas dari hasil fermentasi kacang kedelai yang telah dicampurkan dengan beberapa jenis dari kapang. Fungsi kapang sendiri didalam tempe adalah untuk merekatkan dan membentuk tempe menjadi padat.

Tempe mempunyai warna putih cantik dengan bulu bulu halus disekelilingnya yang terjadi akibat dari fermentasi. Tempe yang belum dimasak mempunyai rasa sedikit asam dengan dominasi kedelai. Tekstur dari tempe juga tidak mulus karena terdapat banyak kandungan biji kacang kedelai, namun justru itu yang membuat kenikmatan tempe menjadi tiada tara karena ketika digigit akan terasa biji dari kedelai tersebut.

Baca  : Resep Cireng dan Cara Membuat Cireng sehat HOMEMADE

Tempe mempunyai banyak kandungan gizi yang baik untuk tubuh sekaligus sebagai antioksidan yang baik karena tempe memiliki banyak nutrisi yaitu asam lemak, vitamin A, vitamin B, vitamin E, vitamin D, vitamin K, mineral.

Manfaat Tempe

Selain itu tempe juga dapat mencegah terjadinya gizi buruk pada balita dan anak anak. Tempe mempunyai banyak manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti mencegah terjadinya:

  • Diare
  • Penyakit jantung
  • Diabetes mellitus
  • Kanker
  • hipertensi

Tips memilih tempe yang nikmat

Tempe yang baru saja jadi biasanya masih terasa hangat, empuk dan pada saat seperti inilah lebih terasa enak untuk dikonsumsi. Tempe yang mempunyai cita rasa lezat ditentukan berdasarkan cara penyimpanannya. Apabila disimpan dengan cara yang benar dan tepat, biasanya tempe akan mempunyai rasa nikmat dan mampu bertahan lama.Untuk mengolah tempe bisa sesuai dengan selera masing masing, mulai dari diolah menjadi tempe goreng sampai steak tempe.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih tempe yang baik agar dapat diolah menjadi makanan yang nikmat :

  • Pada saat memilih tempe, usahakan untuk memilih tempe yang mempunyai bulatan kacang kedelai dengan ukuran yang sama besar
  • Tempe yang bagus adalah apabila dipegang oleh tangan akan terasa hangat, namun bukan panas karena tempe yang dipegang panas menandakan bahwa tempe tersebut akan cepat busuk
  • Warna tempe sebaiknya pilihlah yang tidak terlalu putih, namun warnanya lebih cenderung seperti kedelai rebus
  • Pilihlah tempe yang mempunyai wangi khas kedelai
  • Tempe yang baik akan tetap utuh dan tidak mudah hancur
  • Setelah membeli tempe, sebaiknya simpanlah dalam wadah kedap udara dan simpanlah dalam lemari pendingin. Apabila tempe yang baru saja dibeli masih terasa hangat, sebaiknya diamkan sebentar sampai hawa panasnya hilang barulah disimpan dalam lemari pendingin
  • Tempe yang disimpan didalam lemari pendingin biasanya akan mampu bertahan sampai 3 hari
  • Untuk mengolah tempe menjadi tempe goreng nikmat bisa dengan menambahkan bawang putih yang telah digeprek, kemudian direndam bersamaan dengan air

 1. Cara membuat tempe enak

CARA MEMBUAT TEMPE ENAK
CARA MEMBUAT TEMPE ENAK

Membuat tempe bukan sekedar memfermentasikan kedelai semata, namun tergolong gampang gampang susah karena apabila gagal biasanya hasilnya akan tidak berbentuk atau bahkan tidak berjamur secara sempurna sehingga wujud kedelai dapat tercerai burai atau bahkan terpisah pisah dan tidak menyatu.

Cara membuat tempe enak dan anti gagal adalah sebagai berikut :

Bahan bahan :

  • 5 kg kedelai putih
  • 5 gram bibit tempe atau ragi tempe
  • Air besih

 Alat yang diperlukan :

  • Panci
  • Kompor
  • Tampah
  • Ember plastic
  • Plastik pembungkus
  • Kertas
  • Daun pisang

Cara membuat tempe :

  1. Sebelum memulai membuat tempe, sebaiknya persiapkan dahulu peralatan dan bahan bahannya
  2. Kemudian pilihlah kedelai yang terbaik dengan cara memilah milah secara manual dengan mengambil yang bagus dan membuang yang kurang bagus
  3. Setelah didapatkan kedelai yang baik, segera cuci bersihlah dengan menggunakan air besih
  4. Lanjutkan dengan merebus kedelai selama kurang lebih 30 menit, kemudian angkat dan dinginkan. Jangan pindahkan kedelai dalam tempat lain, tetapi biarkan saja dalam tempat tersebut bersama dengan air rebusannya
  5. Tambahkan 10 ml asam laktat/liter air perebus selama kurang lebih 12 jam agar mendapatkan tempe dengan kualitas terbaik. Point ini perlu dilakukan agar tempe memperoleh pH =5
  6. Kemudian cuci dan buanglah kulit kedelai, lalu rebuslah kembali dengan menggunakan air bersih selama kurang lebih 90 menit. Setelah itu angkat dan tiriskan
  7. Setelah kedelai ditiriskan dan dinginkan barulah taburkan ragi tempe, kemudian aduk aduk sampai merata dengan hati hati
  8. Lanjutkan dengan membungkus kedelai dengan menggunakan plastik transparan, kertas atau bahkan daun pisang. Apabila memilih untuk menggunakan plastik transparan sebaiknya berilah lubang kecil dengan cara menusuk nusuk plastik dengan menggunakan lidi secara merata agar mendapatkan ventilasi pada saat melakukan fermentasi
  9. Simpan kedelai selama kurang lebih 23-30 jam sampai peragian tempe berjalan dengan sempurna
  10. Setelah tempe jadi, barulah tempe siap untuk diolah ataupun dipasarkan

2.  Cara membuat tempe tanpa ragi

CARA MEMBUAT TEMPE TANPA RAGI
CARA MEMBUAT TEMPE TANPA RAGI

Ragi dalam tempe sebenarnya adalah mikroskopis dari organisme yang bersel tunggal dan masuk dalam klasifikasi keluarga jamur. Sel ragi ini berkembang biak dengan sangat cepat melalui proses permulaan sebagai tonjolan kecil yang memanjang disepanjang dinding dari sel sel induk. Pada saat sel ragi berada pada sumber makanan berlimpah biasanya membentuk populasi besar sehingga berkumpul menjadi satu, sehingga terbentuk rantai yang berada disepanjang sel tersebut.

Baca : Resep Sosis Bakar: Mantapnya sosis bakar siap disantap

Masa tunas dari sel tersebut adalah dua jam dan dalam perkembangannya tidak membutuhkan oksigen untuk dapat menghasilkan energi. Untuk membuat tempe yang tidak harus menggunakan ragi bisa dengan memakai cara cara berikut ini :

Bahan bahan

  • 350 gram ampas kedelai atau tahu
  • 3 sendok teh tepung tempe
  • Plastic pembungkus yang sebelumnya telah diberi lubang kecil

Cara membuat :

  1. Irislah tepung tempe secara tipis tipis sebanyak beberapa lembar saja, kemudian jemur sampai menjadi kering dan haluskan
  2. Peras ampas kedelai atau tahu sampai tidak ada air yang keluar
  3. Kemudian kukus ampas kedelai atau tahu selama kurang lebih 30 menit dan dinginkan
  4. Setelah dingin, ratakan ampas kedelai atau tahu didalam talam, kemudian taburkan 2 sendok teh tepung tempe dan aduk aduk sampai rata
  5. Taburkan kembali sisa sisa tepung tempe yang ada dan aduk aduk lagi sampai rata
  6. Kemudian masukkan ke dalam beberapa bagian plastik
  7. Setelah itu simpanlah tempe selama 24 jam didalam tempat hangat dan kering
  8. Pada saat penyimpanan jangan lupa untuk menutup dengan menggunakan talam ataupun plastik agar tidak secara langsung bersentuhan dengan udara bebas
  9. Setelah tempe jadi sebaiknya bukalah tutup tempe dan angin anginkan selama kurang lebih 12 jam sampai keluar serabut putih didalamnya

3.  Cara membuat tempe yang benar

CARA MEMBUAT TEMPE YANG BENAR
CARA MEMBUAT TEMPE YANG BENAR

Pembuatan tempe umumnya menggunakan kapang atau jamur dengan jenis Rhizopus sp yang membentuk benang benang hifa dengan fungsi untuk merekatkan biji biji kedelai. Keberadaan jamur tersebut dalam pembuatan tempe mampu menghidrolisis senyawa kompleks yang terdapat pada kedelai, kemudian dirubah menjadi senyawa sederhana agar dapat dicerna oleh manusia secara mudah.

Baca : Resep Donat Kentang: Yuks bikin donat kentang istimewa

Untuk membuat tempe yang benar dan berkualitas, usahakan untuk memilih biji kedelai yang berkualitas dengan sanitasi yang baik dan kemurnian bibit jamur yang dipergunakan. Cara membuat tempe yang benar adalah sebagai berikut :

Alat yang dipergunakan :

  • Baskom
  • Saringan
  • Panci besar atau dandang
  • Kipas angin besar
  • Spatula atau sendok kayu
  • Tampah
  • Kompor
  • Daun pisang atau plastik transparan

Cara membuat :

  1. Pencucian biji kedelai

Tahap awal dalam pembuatan tempe adalah mencuci biji kedelai dengan air bersih, kemudian rendamlah selama beberapa waktu. Proses pencucian dan perendaman ini dipergunakan untuk membersihkan kedelai sekaligus menyeleksi biji kedelai yang bagus dan tidak yang ditandai dengan tenggelamnya biji kedelai didalam air.

Apabila biji kedelai tidak tenggelam atau justru mengambang berarti biji kedelai tersebut dalam keadan kurang baik. Kemudian ambillah biji kedelai dengan kualitas baik dan buanglah yang tidak berkualitas baik. Setelah itu biji dengan kualitas baik diangkat dan ditiriskan.

  1. Perebusan pertama kali

Pada proses perebusan sebaiknya pergunakan air bersih dari sumur, bukan dengan air PDAM karena biasanya air tersebut sudah mengandung kaporit. Proses perebusan ini memakan waktu kurang lebih sekitar 4 – 4,5 jam.

  1. Perendaman untuk membuat kulit kedelai lepas

Setelah kedelai direbus untuk pertama kalinya segera ganti air rebusan tersebut dengan air yang baru dan bersih. Kemudian diamkan selama semalaman sampai keesokan harinya biji kedelai tersebut mengambang dan mengelupas dengan sendirinya. Kemudian buang biji kedelai tersebut dan ambillah kedelainya, lalu tiriskan

  1. Perebusan tahap kedua

Perebusan kali kedua ini untuk membuat bakteri yang menempel pada saat proses perendaman semalaman dapat mati. Pada perebusan kali ini tidak harus memakan waktu lama, namun hanya sampai air mendidih saja. Kemudian tiriskan biji kedelai dan letakkan dalam tampah besar, lalu dinginkan selama kurang lebih 15 – 30 menit.

  1. Peragian

Point peragian dalam pembuatan tempe sangatlah penting dan harus dilakukan secara cermat. Proses ini diberikan ketika kedelai sudah mulai mengering namun masih dalam keadaan hangat, sehingga jamur dapat tumbuh dengan baik. Kemudian ragi ditebarkan sebanyak 2-3% dari jumlah kedelai pada permukaan secara merata sempurna.

  1. Pembungkusan

Pada proses pembungkusan bisa dengan menggunakan daun pisang, plastik transparan, daun jati atau lainnya yang sesuai dengan keinginan. Setelah kedelai dibungkus sebaiknya berikan lubang kecil untuk supply oksigen bagi jamur dalam memperlancar proses fermentasi

  1. Pemeraman

Setelah kedelai dibungkus lanjutkan pada proses pemeraman dengan cara memasukkan bungkusan kedelai ke dalam kotak kayu yang tertutup dengan rapat. Kemudian susunlah bungkusan kedelai pada kotak kayu sampai penuh. Setelah itu sebelum kotak kayu ditutup sebaiknya berikan kain tebal atau karung goni sebagai lapisan penutup kayu.

Kemudian bungkusan tersebut dimasukkan dalam kotak kayu supaya proses fermentasi berhasil dengan baik. Prose pemeraman ini memakan waktu kurang lebih selama 24 jam. Kemudian setelah selesai diamkan tempe dan letakkan pada lantai yang mempunyai suhu ruangan segar. Selanjutnya adalah mendiamkan tempe kembali selama 1 hari dan keesokan harinya tempe sudah bisa diolah menjadi masakan atau dijual.

Demikianlah cara membuat tempe yang buatan sendiri yang pastinya sedap, nikmat dan mantap. Selamat mencoba.

ARTIKEL TERKAIT