Alasan dan Kronologis Laga Persipura vs Pahang FA Batal Hingga Sanksi AFC

1808
pahang FA

Laga AFC Cup antara Persipura Jayapura melawan Pahang FA dipastikan batal yang rencananya akan digelar 26 Mei 2015 di Stadion Mandala, Jayapura. Tim Pahang FA telah berada di Malaysia kembali setelah tertahan dan menginap di Bandara Soekarno Hatta tadi malam karena 3 pemain dan 1 official tidak diberikan VISA.

Alasan dan Kronologis Laga Persipura vs Pahang FA Batal Hingga Sanksi AFC. Begini Kondisi Pahang FA Semalam di Bandara yang didapat dari akun facebook Harimau Malaya.

Pahang FA tidur di bandara
Pemain Pahang terpaksa tidur di airport selepas pihak PSSI dan pengurusan Persipura gagal bantu sediakan VISA. CEO pasukan Pahang, Fahrizal Hassan begitu kecewa dengan layanan PSSI dan mereka akan buat aduan rasmi kepada AFC.
Mereka kini sudah tiba di tanah air dan Pahang bakal diberi kemenangan percuma jika AFC mendapati PSSI bersalah

Dari status CEO Pahang FA, Fahrizal Hasan mengabarkan tim dan official telah berada kembali di Malaysia

Piala AFC Gagal digelar
Alhamdulillah pasukan selamat sampai di KLIA dan kini dlm perjalanan pulang ke Kuantan. AFC akan siasat dan ambil tindakan selanjutnya.

Dari status Persipura Jayapura pun membenarkan bahwa laga Piala AFC nanti batal digelar

Dan siap-siap Persipura akan dikenai Sanksi oleh AFC,


Tidak lama dari kejadian ini, AFC kemudian mengirimkan surat via email  kepada Sekjen PSSI, Azwan Karim

email afc

“Kami sangat memperhatikan isu mengenai gagalnya diberikan VISA Pahang FA karena merupakan tanggung jawab dari PSSI dan Persipura Jayapura. Mohon diperhatikan bahwa akan adanya sanksi disiplin untuk Persipura Jayapura karena kegagalan dalam menyediakan VISA untuk klub away.”

Berikut adalah regulasi dari AFC, disini ada keganjilan karena tim Pahang FA seharusnya telah mengurus VISA sebulan sebelum pertandingan seperti yang tertulis di aturan AFC Cup.

afc2

Di poin 41.1 dijelaskan bahwa tim away harus mengurusi VISA sebulan sebelum pertandingan. Memang di poin berikutnya tim home (Persipura) dan member AFC (PSSI) harus membantu dan menjamin penyediaan VISA nya. Karena di Indonesia terdapat BOPI, maka rekomendasi BOPI yang diperlukan.

Sebelumnya diberitakan bahwa BOPI tidak memberikan rekomendasi, padahal BOPI telah membuat suratnya 2 hari yang lalu, pertanyaannya mengapa tidak disiapkan oleh Pahang FA, Persipura dan BOPI sebulan sebelum digelarnya pertandingan seperti tertulis diaturan AFC.

surat bopisurat bopi

Jelas tertanggal 22 Mei 2015, BOPI telah mengirimkan surat rekomendasi untuk mendapatkan VISA ke-3 pemain dan 1 Official. Jadi kesimpulan sementara, ada apa ini? Apakah pihak Imigrasi terjadi kelalaian? yang pasti karena tidak ada koordinasi antara Persipura, PSSI, BOPI, dan Official Pahang FA lah sehingga para pemain dan official tim harus bermalam di bandara. Jika mereka sigap tentunya hal ini tidak akan terjadi.

Dan harap dicatat kejadian ini baru pertama kali terjadi di Piala AFC bagi Persipura Jayapura selama 2 tahun terakhir ini. Baru kali ini dari tim Malaysia yang memiliki masalah seperti ini.

Dari situs bolanasional.co, menurut Syaifudin Alamsyah, Deputy Sekjen PSS berikut adalah kronologisnya

1. PSSI tgl 21 sudah rekomen visa ke Imigrasi
2. Imigrasi menolak karena PSSI dibekukan administrasi oleh Menpora.
3. Imigrasi sarankan Persipura minta rekomendasi BOPI dan Tim Transisi bentukan Kemenpora
4. Tgl 22 Mei Persipura minta rekom BOPI, tapi Ketum BOPI tidak ada di kantor. Hari jumat itu gagal dapat tandatangan rekomendasi dari Ketum BOPI.
5. Sabtu Tgl 23 Mei jam 13.00 siang, BOPI baru kirim fax ke Persipura tapi cacat hukum krn tanpa tanda tangan Ketum BOPI.  Baru jam 15.00 Persipura dapet rekomendasi  bertandatangan setelah dikirim ulang.
6. Karena waktu yg sangat mepet. Imigrasi tidak keburu. Gagal mendapatkan Visa.



Jadi kesimpulannya akhirnya, adanya kisruh PSSI dengan Menpora adalah akar permasalahannya.