Sindiran La Nyalla Pasca Kunjungan FIFA dan Putusan PT TUN

1231
la nyalla

Baru-baru ini, delegasi FIFA dan AFC hadir mengunjungi Indonesia untuk membantu menyelesaikan kisruh sepakbola di Indonesia. Selain itu, PSSI kembali memenangkan gugatan banding pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara terkait SK Menpora Nomor 01307 tentang pembekuan PSSI. Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti mulai curhatkan unek-uneknya melalui akun twitter pribadinya.

Sindiran La Nyalla Pasca Kunjungan FIFA dan Putusan PT TUN dikutip dari akun @LaNyallaMM1. Tidak disebutkan untuk siapa komentarnya ditujukan, tetapi beberapa tweepnya berbau kritikan kepada pihak yang berselisih paham dengannya.

Saran saya tdk usah bicara tata kelola sepakbola baik kpd masyarakat luas kalo hadiah piala kemerdekaan masih dibayar dgn APBN (uang rakyat)

Banyak mentions yg masuk ke saya bertanya knp saya & menpora tidak berdamai? Jawaban saya niat damai itu bukan hanya ada pada satu pihak.

Kompetisi ISL tidak akan pernah bisa di selenggarakan selama ada pihak penguasa yg melarang kepolisian mengeluarkan izin pertandingan.

Menyelenggarakan pertandingan bola distadion jelas butuh izin keramaian kepolisian karena sepakbola adalah olahraga populer yg byk penonton

PSSI lahir sebelum negara ini merdeka. Kalau dikatakan tdk berprestasi dan selalu kalah, tidak bisa dibanggakan, mari kita benahi bersama.

Dampak pembekuan PSSI sehingga tdk ada kompetisi jelas merugikan suporter, penjual kaos, sablon, pedagang dstadion dan masih banyak lainnya.

Terkadang menjadi lucu melihat ulah pihak yg coba menghambat piala presiden karena logo PSSI. Setelah sukses pada klaim itu hasil kerjanya.

Delegasi FIFA/AFC ke Indonesia karena di undang PSSI. Kalau ada pihak yg klaim itu atas undangan mereka ya monggo saja. Silahkan dinilai

Kalau PSSI masih terus disanksi FIFA hingga desember 2015. Maka Asian Games 2018 bisa jadi tidak ada sepak bola.

Bisa juga negara peserta Asian games mengusulkan tuan rumah dipindahkan bila sepakbola tidak dipertandingkan karena PSSI masih dsanksi FIFA.

Kalau dulu PSSI dibekukan karena alasan legalitas dua klub bermasalah tapi saat ini alasannya kembali berubah karena ada mafia bola. Hehehe

Siapapun orangnya sekalipun dia rakyat jelata jelas tidak ada yg bisa melarang dia mencalonkan diri jadi pemimpin di organisasi manapun.

Sudah berkali – kali saya tegaskan. Bukan pertama kalinya bahwa persebaya asli itu hanya Persebaya surabaya yg ada di ISL tdk ada 1927.

InsyaAllah nanti pasti akan terbukti kebenarannya. Allah mboten sare

Lebih mudah melakukan sesuatu dengan benar daripada menjelaskan mengapa kita tidak bisa melakukannya dengan benar.

Pada tanggal 5 November 2015, PSSI menang untuk kedua kalinya dimana sebelumnya pada sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Juni 2015 lalu, kebijakan Menpora membekukan PSSI dianulir karena dianggap tidak sesuai aturan yang berlaku. Kemudian La Nyalla pun mulai memposting perihal putusan ini.

la nyalla



“Ini bukan kemenangan PSSI tapi kemenangan masyarakat bola semuanya. Kita harapkan dgn putusan PT TUN ini PSSI & kompetisi bisa aktif lagi.” tulisnya dalam status twitter terakhirnya pada 5 November 2015.