Alasan Petisi Cabut SK Pembekuan PSSI Masih Sepi Peminat

2002
kisruh kemenpora pssi

Berbeda dengan petisi-petisi sebelumnya, seperti petisi BPJS TK, ketika sudah tersebar oleh situs media online nasional maka dengan cepat ratusan ribu orang menanda tangani nya. Namun kali ini berbeda, petisi Cabut SK Pembekuan PSSI yang telah dibuat 2 hari lalu dan telah diliput situs bola.net, republika, harianterbit, indopos, dan media lainnya hanya baru mencapai 728 tanda tangan.

Alasan Petisi Cabut SK Pembekuan PSSI Masih Sepi Peminat. Dari 1000 tanda tangan yang ditargetkan, sampai saat ini belum tercapai. Berikut adalah isi petisi yang dibuat oleh Ade Chandra

Saya hanya suporter dan penikmat sepakbola Indonesia yang hanya ingin melihat hiburan itu dikembalikan seperti semula dan pada tempatnya. Karena dengan sepakbola lah kami bisa terhibur.

Anda (Menpora) lihatlah banyak korban yang harus dikorbankan atas perilaku anda, dan anda tidak melihat itu semua, dan anda hanya melihat satu kelompok saja.

Karena mengacu pada salah satu keputusan PTUN, Menpora wajib mencabut SK sanksi administratif terhadap PSSI yang telah diterbitkan. Maka otomatis Menpora dalam hal ini harus menghormati keputusan tersebut.

Maka dari itu, mari kita sama-sama membangun sepakbola Indonesia yang lebih baik dengan cara yang benar.

Karena kami (Pecinta Sepakbola Indonesia) sudah sangat rindu akan atmosfer tribun untuk menikmati sepakbola Indonesia sesungguhnya

https://www.change.org/p/untuk-menpora-cabut-sk-pembekuan-pssi

Situs Bola.net mengabarkan bahwa coach Rahmad Darmawan merupakan salah satu yang menanda tangani petisi ini. Sedangkan Republika memberitakan bahwa Menpora akan mengajukan banding sedangkan PSSI mencoba menggugat balik.

Mungkin para penikmat bola di tanah air sudah kebal dan bosan mengenai kisruh sepakbola antara PSSI dan Menpora sehingga beranggapan jika menandatangani petisi ini pun tidak akan ada perbaikan atau solusi yang berarti. Bagaimana menurut bidhuaners?

ARTIKEL TERKAIT