Ini Isi Sanksi FIFA untuk PSSI dan Komentar Pro Kontra Netizen Hiasi Sosmed

4747
sanksi fifa

FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI (suspension) melalui surat tertangal 30 Mei 2015 yang ditandatangi langsung oleh Sekjen FIFA, Jerome Vackle. Sejarah baru dicatat Indonesia, entah kabar baik atau buruk bagi perkembangan sepak bola Indonesia yang pasti memunculkan banyak komentar dari Netizen.

Ini Isi Sanksi FIFA untuk PSSI dan Komentar Pro Kontra Netizen Hiasi Sosmed. Sebelumnya berikut adalah penampakan surat resmi dari FIFA.

surat sanksi FIFAsurat sanksi FIFA

Dalam suratnya tertulis kronologis dan alasan mengapa FIFA sampai harus memberikan suspensi kepada PSSI. Berikut adalah intisari dari surat sanksi FIFA.

18 Februari 2015, PSSI menginformasikan kepada FIFA bahwa ISL ditunda karena adanya BOPI yang jelas telah melanggar statuta FIFA.

4 April 2015, ISL berjalan tetapi 12 April kembali terhenti setelah BOPI memberika surat peringatan (8 April) kepada PSSI tentang sanksi PSSI karena dianggap memasukan 2 klub Persebaya dan Arema yang menurut BOPI tidak direkomendasikan ikut kompetisi.

18 April 2015, La Nyalla Matalliti terpilih sebagai ketua PSSI dalam kongres PSSI.

22 April 2015, Menpora menerbitkan SK Pembekuan PSSI

4 Mei 2015, FIFA memperingatkan PSSI untuk membereskan segala permasalahan karena telah melanggar statuta dan diberi batas waktu 29 Mei 2015.

22 Mei 2015, FIFA kembali mengingatkan Kemenpora tentang deadline keputusan FIFA.

30 Mei 2015, dari kronologis tersebut FIFA menjatuhkan sanksi (suspension) kepada PSSI sehingga efeknya adalah sebagai berikut

1. Klub dan tim nasional dilarang untuk mengikuti ajang internasional baik kalender AFC maupun FIFA.

2. Tidak bisa mengikuti program pengembangan, pelatihan, kursus oleh AFC maupun FIFA selama masa sanksi.

3. Pengecualian, timnas U-23 Sea Games masih bisa berlaga di Singapura.

4 syarat sanksi bisa dicabut jika

1. Komite Eksekutif PSSI yang terpilih mampu mengelola urusan PSSI secara independen dan tanpa pengaruh dari pihak ketiga, termasuk Menteri (atau lembaganya).

2. Tanggung jawab untuk tim nasional Indonesia wewenangnya dikembalikan kepada PSSI.

3. Tanggung jawab semua kompetisi PSSI dikembalikan wewenangnya kepada PSSI atau Liga yang berada di bawahnya.

4. Semua klub yang mendapatkan lisensi dari PSSI diperbolehkan bermain di kompetisi PSSI.

Kami ucapkan terima kasih dan meminta Anda untuk mengirimkan keputusan ini kepada pihak terkait dan berharap bahwa masalah ini dapat diselesaikan secepatnya sehingga suspensi dapat dicabut.

Berikut adalah komentar dari Netizen

@KRMTRoySuryo (akun pribadi mantan Menpora Roy Suryo)
Tweeps, Ini Sejarah kelam & Mimpi buruk tidak hanya bagi Sepakbola Indonesia, namun juga Dunia OR umumnya
Tweeps, Saya secara pribadi sebagai pihak yg sudah berusaha mempersatukan KPSI-PSSI 2th lalu sangat Upset #SanksiFIFA

@FalseNineFC:
Sanksi FIFA akhirnya terjadi, selamat tinggal Liga Inggris, Liga Champions. Sampai ketemu lagi :(

@_Satrio23
byk negara kena sangsi tp berdampak positive bagi negara tsb

@AremaPadang
Alhamdulillah sanksi FIFA turun dan semoga impian pak @imam_nahrawi agar INDONESIA bisa ikut Piala Dunia 2025 bs terwujud. Amin :))

@Tri_Oktavianto
segi positif dari sanksi FIFA adalah sanksinya itu ga dikasih tenggat waktu, kalau PSSI sudah berjalan lancar maka sanksi dicabut.

Akhirnya sepakbola Indonesia memasuki babak baru dengan pertama kali dalam sejarah yakni FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI. Menilik isi suratnya, sebenarnya FIFA masih berada di pihak PSSI, sanksi diberikan untuk melindungi PSSI dari pihak ketiga yang melanggar statuta FIFA.

Poin penting lainnya, kompetisi domestik masih bisa berjalan asalkan dibawah pengawasan PSSI. Jadi perlu ditekankan, sanksi ini dijatuhkan karena FIFA ingin PSSI tetap pada statutanya.



Mari kita lihat apa langkah Kemenpora dan Presiden Jokowi yang terang-terangan akan bertanggung jawab jika FIFA beri sanksi untuk Indonesia.

SHARE