Begini Curhatan Kemenpora dari Revisi SK Menpora Sampai Sanggahan Fitnah

1268
kisruh kemenpora pssi

Pasca keputusan sela PTUN yang menyatakan SK Menpora No.01307 Tahun 2015 tentang pengenaan sanksi administrasi berupa kegiatan keolahragaan PSSI tidak berlaku dan pertemuan dengan Wapres Jusuf Kalla (JK). Melalui akun twitter @Kemenporaid mengungkap tentang revisi SK, dan update keadaan sebenarnya serta harapan dari Kemenpora.

Begini Curhatan Kemenpora dari Revisi SK Menpora Sampai Sanggahan Fitnah di informasikan melalui media sosial.

curahatan kemenpora
Sebuah titik temu dari keinginan duduk bersama sudah terwujud, antara pihak2 yang berkepentingan dgn tata kelola sepakbola kita.

PSSI menerima kenyataan bhw kinerja mereka harus dipantau oleh pemerintah spt esensi SK Menpora RI No. 01307 yg harus direvisi.

Kisruh tata kelola sepakbola nasional kini memasuki tahap ‘d√©tente’ (meredanya ketegangan) hubungan pihak yang bermasalah.

Walau SK Menpora RI No. 01307 sudah dibatalkan PTUN dan akan direvisi, belum bebas dari akibat negatif dari badan olahraga dunia.

Bentuk revisi SK Menpora RI No. 01307 akan jadi landasan terbaik yg memenuhi keinginan semua pihak pemangku kepentingan sepakbola

Secara moral SK Menpora RI No. 01307 SUDAH BENAR bahwa PSSI harus terbuka dipantau kinerja dan mereka menerima hal itu dgn baik.

Selanjutnya, kita semua pemangku kepentingan sepakbola nasional akan melakukan SINKRONISASI sesuai komunikasi yang akan dilakukan

Sinkronisasi adalah semua pihak menyesuaikan sikap sesuai pembicaraan dan keputusan hukum yang akan diambil kelak.

Kita HARUS hormati PTUN, kedaulatan hukum RI, peran FIFA dan kepentingan bangsa dan negara dalam tata kelola sepakbola Indonesia.

Semua pihak, sobat muda semua, pahami dan dukung proses yg kini sedang berlangsung utk perbaikan tata kelola sepakbola kita.

Saling menghujat atas dasar egoisme TIDAK AKAN menyelesaikan permasalahan tata kelola sepakbola kita.

Sepakbola di Indonesia adalah MILIK RAKYAT INDONESIA. Bukan milik Menpora RI, PSSI atau FIFA. Mereka hanya pengelola, pengatur!

Kita yakin TIDAK ADA maksud Menpora RI menghambat kemajuan sepakbola nasional. SK Menpora RI No. 01307 adalah untuk perbaikan.

Masalah yg ditangani Kemenpora RI BUKAN hanya sepakbola. Tapi olahraga, kepemudaan. Jangan habiskan energi untuk satu masalah.

#PSSIBaru adalah PSSI yang terbuka dan dimonitor oleh pemerintah sebagai pengelola keolahragaan nasional.

Masalah ini menjadi pelajaran BERHARGA bagi kita semua, bahwa semua pihak HARUS terbuka. TAK. BOLEH ada yang ditutup untuk publik

Semoga masalah tata kelola sepakbola selesai dengan baik. Kita songsong 70 tahun negeri kita dengan prestasi nyata.

Kita sudah tertinggal jauh dengan negera lain dalam prestasi sepakbola. TUGAS MULIA kita bersama untuk melakukan itu.

Tugas meraih prestasi sepakbola yang beradab dan terbaik adalah tugas kita semua. Bukan hanya Menpora RI dan PSSI.

Ibu Pertiwi sudah lama menangis melihat prestasi sepakbola kita. Jangan buat menangis lagi dengan ego dan pertikaian lagi.

FITNAH bila menuduh Kemenpora RI campur tangan thp PSSI dgn hancurkan sepakbola kita. Menpora RI tak mendapat apapun dr itu.

Kinerja Kemenpora RI dinilai baik bukan dengan membuat tata kelola sepakbola kita makin buruk. Ini harus dipahami.

Kemenpora RI HANYA INGIN PSSI jadi lebih baik dan profesional walau dalam pelaksanaannya kadang TIDAK MEMUASKAN semua pihak.

Waktu kita sudah banyak terbuang untuk sebuah masalah yang seharusnya bisa dilakukan dengan mudah dan baik.

Semua pihak, sobat muda semua, mari beri sumbangan pemikiran. Bukan hujatan kpd Menpora dan PSSI. Itu TAK AKAN SELESAIKAN masalah.



Semoga benar seperti yang diungkapkan pihak Kemenpora, bahwa PSSI telah menerima keputusan revisi SK Menpora. Menurut Kemenpora, sekarang masih dalam tahap peredaan ketegangan, artinya mengakui bahwa masih ada ketegangan walau telah mereda.

SHARE