Giliran Operator ISL PT Liga Indonesia Kompak Dukung PSSI tolak Menpora

1452
liga indonesia

Setelah 18 klub ISL-QNB League 2015 kompak untuk tetap ikut kompetisi di bawah naungan PSSI. Kali ini giliran operator liga yakni PT. Liga Indonesia memberikan surat pernyataan dengan nomor surat 418/V/2015 tentang penolakan mengelola kompetisi di bawah Kemenpora.

Giliran Operator ISL PT Liga Indonesia Kompak Dukung PSSI tolak Menpora melalui surat keputusan PT. LI yang terdiri dari 4 butir keputusan. Berikut adalah keempat keputusan yang dikeluarkan oleh PT. LI.

1. Bahwa kompetisi ISL 2015 merupakan kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan statuta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia di mana Liga ditunjuk sebagai operator kompetisi ISL dan Divisi Utama berdasarkan keputusan Kongres Luar Biasa PSSI tahun 2013. Dalam kaitannya dengan implementasi kompetisi terdapat aspek disiplin dan perangkat pertandingan yang merupakan kewenangan PSSI. Berdasarkan hal tersebut maka Liga tak bisa menjalankan kompetisi tanpa persetujuan PSSI.

2. Bahwa aspek legal status Liga adalah perseroan terbatas yang sahamnya dimiliki oleh klub peserta ISL dan PSSI sehingga seluruh keputusan yang dijalankan oleh Liga secara hukum tunduk kepada rapat umum pemegang saham Liga termasuk program kompetisi ISL 2015.

3. Bahwa terhadap lanjutan ISL yang diminta untuk digulirkan kembali pada 9 Mei 2015, Liga menjelaskan secara teknis hal itu tidak bisa dipenuhi karena pelaksanaan training center (TC) tim nasional under-23 yang dipersiapkan untuk mengikuti SEA Games yang akan dimulai pada tanggal 13 Mei.

4. Bahwa Liga menyampaikan kesediaan untuk memberikan penjelasan lebih rinci terkait status dari implementasi kompetisi kepada seluruh pihak sebagai bagian dari upaya mendapatkan solusi dari permasalahan sepakbola Indonesia.

Saat ini sudah semakin jelas, baik PSSI, PT. liga, dan 18 klub ISL dalam satu kubu untuk menentang keputusan Menpora.



Hanya satu kemungkinan yang bisa terjadi, yakni Tim Transisi yang nanti dibentuk akan membangun liga dengan operator liga baru dan mulai dari nol dengan mencari perangkat pertandingan termasuk klub yang mau ikut kompetisi dibawah tim transisi. Dan pada akhirnya FIFA akan mencap Breakaway League sekaligus memberikan sanksi untuk sepakbola Indonesia.