PSSI Ajak Suporter Demo Minta Presiden Untuk Reshuffle Menpora

3081
jakmania demo

Pasca penghentian seluruh kompetisi di bawah naungan PSSI, kelompok suporter Persija Jakarta, The Jakmania akan melakukan demo ke Istana Negara pada hari Selasa, (5/5) meminta Presiden Jokowi untuk atasi masalah dengan melakukan pergantian Menpora, Imam Nahrawi. Melalui akun resmi twitter PSSI, mengajak untuk berdemo bersama the Jakmania.

PSSI Ajak Suporter Demo Minta Presiden Untuk Reshuffle Menpora. Dari situs resmi PT. Liga Indonesia, The Jakmania Ancam Demo Minta Presiden Untuk Reshuffle Menpora. Ketua The Jakmania, Richard Ahmad membenarkan akan melakukan demonstrasi turun ke jalan pada Selasa mendatang.

”Kami akan aksi turun ke jalan pada hari Selasa (5/5) ke Istana Negara. Kami meminta kepada presiden untuk turun tangan menyelesaikan masalah ini. Persija kami menjadi korban, pembinaan sepak bola menjadi korban,” kata Richard.

Dengan dasar demi kemajuan Sepakbola, The Jakmania meminta Presiden Jokowi untuk segera turun tangan

”Tindakan turun tangan presiden yang paling bisa cepat dilakukan adalah tentunya me-resfhulle Menpora, karena itu solusi yang paling efektif dan cepat. Ini semua demi sepak bola Indonesia,”tutup Richard.

Namun beberapa komentar Netizen malah menyayangkan aksi nanti dan seharusnya melakukan demo terhadap PSSI

Setelah akun resmi PSSI mengajak berdemo, berikut adalah komentar Netizen
@rizarif79
ya sporter2 berhati dangkal mungkin yg mo gabung,aneh2 z,ga menghargai pemain yg lom d gaji!

@BERDIKARIA
lah…. ngapain juga demo ke Istana Negara, kan PSSI anggota FIFA… Presidennya di SUWISSSSSS…

@Ari_Madridistas
@reformPSSI seharusnya suporter demo sama PSSI ngapain sama pak menpora,yg menghentikan liga kan PSSI,suporter S̤̈̊υ̲̣ϑαh pada cerdas!!!

Saat ini PSSI malah mengancam jika klub di bawah naungan PSSI mengikuti Liga yang dibentuk Menpora, maka akan diberikan sanksi sebagaimana PSSI akan dikenakan sanksi oleh FIFA karena adanya breakeaway leaguea.



Semakin suram nasib l sepakbola di Indonesia, lalu bagaimana klub Indonesia yang akan mengikuti Piala AFC dan Liga Champion Asia 2016 jika tidak ada kompetisi di 2015? Kemudian bagi pihak Kemenpora, apakah akan menanggung kerugian sponsor dan klub atas pembekuan PSSI yang menyebabkan kompetisi berhenti? Seperti 2 mata uang, suporter sejati sebenarnya hanya ingin kompetisi terus berlangsung tanpa ada urusan politisasi.