Galanesia : Liga Tandingan ISL akankah muncul kembali?

0
1474

Seiring dengan muncul isu #bekukanPSSI kembali liga tandingan Indonesia Super Liga mencuat ke permukaan. Apa dan siapa yang terlibat dalam Galanesia (Liga Sepakbola Nasional Indonesia) akan dibahas tuntas di postingan kali ini.

Sejarah

Direktur LSM Semprit (Sepakbola Menuju Prestasi Tertinggi), Ari Wibowo yang juga pengusaha properti mantan manager PSIS (Liga Super Indonesia, 2008/2009) dan CEO Atjeh United (Liga Primer Indonesia, 2011) membentuk Komite Pembentukan Federasi Sepak Bola Indonesia (KPFSI).

Ari-Wibowo-Galanesia
sempritbola.com

Menurutnya bukan untuk membentuk federasi tandingan, melainkan membuat opsi lain guna menuju sepakbola Indonesia yang lebih bermartabat dan berprestasi. KPFSI nanti akan memutar Liga Sepakbola Nasional Indonesia (Galanesia) yang tidak berafiliasi ke FIFA dan AFC termasuk PSSI.

galanesia
sempritbola.com

18 November 2014, resmi mendirikan sebuah perusahaan PT.Liga Sepakbola Nasional Indonesia  (Galanesia).

Konsep Liga Galanesia

Liga Sepakbola Nasional  direncanakan bergulir 2016, mengikuti konsep India Super League (ISL) dan di India klub tersebut diisi oleh bintang dunia yang telah meredup dan direstui federasi Sepakbola Indianya  (AIFF).

liga primer indonesia

Ari Wibowo menegaskan konsepnya berbeda dengan Liga Primer Indonesia (LPI) yang di gagas Aripin Panigoro lalu dimana kental aroma politik BOTTOM DOWN. Di Galanesia disusun oleh komunitas pecinta sepakbola nasional dan kelompok suporter peduli prestasi secara BOTTOM UP. Membuat konsep kompetisi yang bagus untuk dipresentasikan kepada pemerintah, meminta restu, baru kemudian dicarikan penyandang dananya.

Syarat Peserta Liga Galanesia

Ada 4 poin utama,

1. Klub harus berhome base di sebuah kota dengan populasi penduduk diatas 1.000.000, dengam tingkat konsumtif yang bagus.

2. Kota tersebut harus mampu dijangkau dari bandara terdekat dalam waktu tempuh maksimal 3 jam, dan penerbangan yang tersedia adalah penerbangan reguler (terjadwal rutin).

3. Di kota tersebut harus terdapat stadion sepakbola yang layak (verify) dengan kapasitas tempat duduk minimal 15.000. Dan klub punya draft kontrak pemakaian stadion tersebut selama 1 musim.

4. Klub harus mendapat dikungan dari Muspida setempat

Klub yang Akan Berpartisipasi

Diisukan akan ada 12 tim yang terlibat yaitu Ke-12 klub tersebut, adalah Persebaya 1927, Matador FC Jakarta, Semarang United, Persita Muda Kendal, Bandung FC, Real Malang, Bali Devata Royal, Freeport Papua, Dortmund Atjeh, 8.Dourtmund Atjeh, Ken Arok FC Bojonegoro, Kapuas Wolves Kalimantan, Bremen Makassar, dan Trans Mitra Manado. Walau dari Matador FC membantahnya.



Sumber sempritbola.com dan tribunews.com