Mengatasi VPS Suspen Karena Load Average Melebihi Batas Maksimum

2501

Apa jadinya jika seorang pemula yang baru berhasil menggunakan VPS (Virtual Private Server) tiba-tiba mendapatkan email bahwa status VPS Suspended gara-garanya load average yang terlalu tinggi melebihi batas yang diperkenankan VPSDime. Itulah admin bidhuan yang sempat shock ketika beberapa jam bidhuan.id tiba-tiba tidak bisa diakses.

Mengatasi VPS Suspen Karena Load Average Melebihi Batas Maksimum akan sedikit dibahas dengan gaya layaknya seorang pemula alias bakal posting link yang berkaitan dengan Load Average. Jujur baru kali ini mendengar apa itu load average dan juga baru menyadari bahwa bukan hanya menggunakan VPS tapi perawatan server juga harus dikuasai.

suspen vps

Postingan kali ini sedikit berbeda karena ingin bergaya curhatan sang admin bidhuan, mudah-mudahan para master bisa kasih masukan juga :) Setelah menerima email diatas langsung buka tiket support dan ungkapkan unek-uneknya. Hebatnya beberapa menit kemudian dibalas dan direspon cepat dengan orang yang berbeda tapi tetap menghasilkan solusi.

Disini customer supportnya menyarankan untuk mempelajari artikel apa itu load average tentunya dalam bahasa Inggris. Bisa dikatakan kenapa disuspen ternyata overload menggunakan beban server. Untuk mengetahui kinerja VPS ternyata bisa menggunakan perintah TOP di ssh rootnya.

vps suspen

Sayang bidhuan tidak terpikir untuk screen capture ketika bermasalah. Di VPS pemakaian CPU terbagi menjadi 3 bagian. Load pemakaian 1 menit, 5 menit dan 15 menit. Di provider VPSDime memiliki aturan pemakaian maksimum 2. Ketika mencapai 2 ada email peringatan untuk memperhatikan kinerja VPS nya. Di gambar di atas merupakan hasil dari aplikasi TOP yang menggambarkan kondisi sudah membaik dengan 0.54, 0.83, dan 0.93.

suspen vps

Di panel VPSDime terdapat monitoring penggunaan VPSnya. Jika ingin lebih detil apa yang menyebabkan tingginya load ke server VPS maka harus menggunakan perintah TOP. Tips bagaimana membaca dan mengawasi kinerja VPS dengan TOP bisa membaca artikel disini.

Ternyata masalah nya adalah dari optimasi WordPress yang terlalu memberatkan server. Banyak hal yang harus diatur diantaranya

  1. Optimasi Theme
  2. Pilih Plugin Tepat
  3. Pengaturan Cache
  4. Optimasi database MySQL
  5. Optimasi Gambar dan CDN
  6. Minimalkan Ukuran Gambar
  7. Aktifkan Cloudflare
  8. Pencegahan Hotlink 


Artikel lengkapnya dapat di baca di sini. Sebetulnya dari 8 langkah ini baru 1 yang dilakukan dan terbukti berhasil mengatasi masalah overload server yakni pengaturan cache dengan install plug ini WP Super Cache. Artinya ternyata menggunakan VPS itu sama saja dengan penggunaan hosting lainnya seperti self hosting yang dibatasi oleh load server penggunaan CPU nya. So bidhuaners jangan takut gunakan VPS, yuk kita belajar bareng jangan lupa pake VPSDime disini artikelnya.