Analisa Foto Bom Sarinah Adalah Rekayasa Layaknya Ketoprak Humor

2776
bom sarinah

Saat ini beredar secara viral di media sosial Analisa Foto Bom Sarinah Adalah Rekayasa Layaknya Ketoprak Humor. Setelah bidhuan membahas fakta bom sarinah melalui analisa video CCTV dari kepolisian, kali ini mencoba menampilkan sepuluh foto yang diunggah Hafiz Hawari dengan judul “Lebih Lucu Dibanding Ketoprak Humor”. [Baca : Hasil Analisa Lengkap CCTV Bom Sarinah, Ini Fakta Sebenarnya!]

Foto-foto ini telah tersebar luas dan sampai saat ini telah puluhan ribu share di statusnya. Namun anehnya, Netizen lainnya tidak berani memberikan Komentar. Foto-foto ini bisa dikatakan seperti meme dimana foto rilis dari tempo.co ditambahkan tulisan hasil analisanya.

Layaknya komentator sepak bola, Netizen berhak menilai dan bercerita apapun karena ini negara demokrasi. Ada beberapa catatan dari gambar-gambar yang diunggah ini, berikut adalah analisa versi bidhuan.

  1. Pelaku kali ini berbeda dengan aksi terorisme yang pernah terjadi di seluruh dunia, namun prinsipnya sama yakni berani untuk mati.
  2. Pelaku yang tergambar di foto ini tidak berniat untuk melakukan aksi bom bunuh diri seperti layaknya teroris.
  3. Tidak adanya warga asing, polisi menjadi target. Alasan yang kuat adalah, teroris mengangkat sebuah ikon untuk dijadikan sebuah perbincangan hangat atas aksinya.
  4. Beberapa masyarakat terlihat tanpa ketakutan atas aksi teroris, menandakan ada faktor-faktor yang membuat hal ini terjadi, salah satunya adalah tayangan televisi. [Baca : Gara-Gara Acara TV, Insiden Bom Sarinah dianggap Guyonan]
  5. Aksi teroris yang terlihat santai, bisa saja diluar rencananya karena targetnya adalah bom bunuh diri didalam kawasan sarinah yang banyak para turis. Buktinya tewasnya seorang turis menandakan warga asing adalah target mereka sebenarnya.
  6. Tidak cukup menyimpulkan aksi terorisme hanya dilihat dari CCTV saat kejadian. Diperlukan minimal seminggu sebelum kejadian, pastinya mereka telah melakukan pengintaian.


Mari berpikir cerdas bidhuaners!