Gara-Gara Acara TV, Insiden Bom Sarinah dianggap Guyonan

1360

Gara-Gara Acara TV, Insiden Bom Sarinah dianggap Guyonan. Tragedi bom di kawasan Sarinah yang dilakukan oleh teroris Kamis (14/1) menewaskan 7 orang dan 26 korban luka. 5 orang tewas adalah pelaku aksi teror.

Praktis saat kejadian keadaan di Jakarta mencekam, selang beberapa menit kondisi berubah dengan tagar #KamiTidakTakut yang menggema menjadi trending topik di dunia. Di lapangan pun pada akhirnya para warga sekitar asyik menikmati pemandangan di lokasi terjadinya insiden pemboman dan tembak-menembak.

Tanpa disadari, kejadian bom sarinah berubah menjadi lelucon yang tergambar di sosial media. Pasca Polisi melumpuhkan para teroris, kemudian muncul bergantian di televisi untuk diminta keterangan.

Seorang penulis di akun facebooknya, Wawat Kurniawan menuliskan opininya mengapa hal ini bisa terjadi.

SEMUA GARA GARA TV.
1.Gara2 acara TV sering putar sinetron maka semua PERISTIWA SUNGGUHAN oleh rakyat DIANGGAP SINETRON. Bom Sarinah dianggap tontonan sinetron juga.(Rakyat tak bisa bedakan lg REALITAS DG MIMPI?)
2. Gara2 TV sering putar acara Stand Up Comedy, maka semua PERISTIWA SERIUS DIANGGAP HUMOR. Gambar korban bisa dibikin lelucon.(Nurani Rakyat sdh hambar ? Semua peristiwa dianggap biasa ? Bom meledak dianggap lelucon).
3. Gara2 TV sering bikin acara GOSIP, maka rakyat tidak bisa bedakan mana BERITA BENAR DAN MANA BERITA FITNAH. Sehingga saling gosip dan fitnah sdh jd jadi budaya sehari hari.Termasuk saling fitnah dlm soal pelaku bom.
4. Gara gara kamera TV aparat aparat negara berlomba lomba dan bersaing bicara di depan kamera BERAKTING DAN MEMBANGUN CITRA. Sehingga apa yg seharusnya RAHASIA NEGARA DI UMBAR KE PUBLIK.(Aparat merasa jadi bintang sinetron ?)
RAKYAT DAN APARAT TERMASUK ELITNYA MENDERITA SAKIT APA YA? BANGSA KASIHAN?
SEMUA GARA GARA TV😃😃 MHT15/1/16.



Komentar pun mulai mengisi statusnya dan telah mendapat ratusan share. Entah hal ini  menjadi positif atau negatif, pastinya #KamiTidakTakut menggema yang mungkin salah satunya karena hal ini.

SHARE